8 Besar Piala Eropa 2016 : Fakta Menarik Polandia Vs Portugal

timnas Polandia

Timnas Polandia akan bertemu dengan timnas Portugal pada babak delapan besar Piala Eropa 2016, Jumat (1/7/2016) dinihari nanti. Bentrokan kali ini merupakan yang ketiga di ajang turnamen besar setelah dua edisi Piala Dunia.

Pada pertemuan pertama di Piala Dunia 1986, Polandia yang dikapteni Zbigniew Boniek menang tipis 1-0 atas Seleccao. Namun, Portugal membalasnya dengan kemenangan telak 4-0 di Piala Dunia 2002.

Sejumlah rekor bakal tercipta pada laga yang digelar di Stade Velodrome di Marseille nanti. Penyerang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo misalnya. Dia bisa melampaui koleksi sembilan gol legenda Prancis Michel Platini di kejuaraan Eropa.

Sedangkan dari sisi Polandia, tim berjuluk Si Elang Putih itu punya catatan positif saat bermain di Marseille. Mereka tak kebobolan saat meladeni Ukraina di fase Grup C kemarin dan menekuk Uni Emirat Arab 4-0 pada 1990.

Selain penjelasan di atas, Liputan6.com akan menyajikan data dan fakta menarik sebelum pertandingan Piala Eropa 2016, timnas Polandia vs timnas Portugal ini. Berikut ulasannya.

  1. Polandia belum terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir dengan Portugal (sekali menang, dua kali imbang).
  2. Terakhir kali Polandia mencapai semifinal di turnamen besar terjadi pada Piala Dunia 1982.
  3. Portugal adalah satu-satunya tim yang mencapai babak perempat final di tiap Piala Eropa sejak 1996.
  4. Portugal memainkan partai paling banyak (32 laga) sepanjang sejarah Piala Eropa, namun belum pernah memenangkannya.
  5. Cristiano Ronaldo hanya mencetak 2 gol dalam 12 pertandingan di fase knock-out semua turnamen besar yang pernah diikutinya.
  6. Polandia adalah tim paling seret gol yang lolos ke delapan besar, karena dalam empat pertandingan, mereka hanya menceploskan tiga gol.

Sumber : Liputan6.com

Dipecat dari Penang FA, Jacksen Kembali ke Indonesia?

Jacksen F Thiago, Penang FA

Setelah sempat ‘digantung’ oleh manajemen Penang FA, pelatih Jacksen F Thiago harus menerima kenyataan pahit. Pelatih asal Brasil itu resmi dipecat.

Jacksen F Thiago sebelumnya memang berstatus diistirahatkan oleh manajemen klub dengan alasan gagal membawa Penang FA meraih prestasi. Di bawah asuhannya, Penang hanya mampu berada di posisi ke sembilan klasemen.

Presiden Penang FA, Datuk Seri Nazir Ariff Mushir Ariff, mengatakan timnya sudah tidak memiliki hubungan lagi dengan Jacksen. Dia hanya berharap klubnya itu bisa tetap bertahan di Malaysia Super League.

“Masa Jacksen telah berlalu dan saya tidak mau membahas lebih lanjut mengenai dirinya,” ujar Nazir seperti dikutip Berita Harian.

Sebagai gantinya, Penang FA telah menunjuk Nenad Bacina sebagai pelatih kepala yang sebelumnya merupakan asisten pelatih. Dia akan dibantu Bojan Hodak sebagai CEO.

Jacksen sendiri saat ini dikabarkan tengah berada di Surabaya. Mantan pelatih timnas Indonesia itu sempat disebut-sebut akan melatih sejumlah klub tanah air, di antaranya Bhayangkara Surabaya United, Persela Lamongan dan Persib Bandung.

Selain pernah melatih Timnas Indonesia, Jacksen F Thiago sempat juga membesut banyak klub di tanah air. Mereka yang pernah merasakan sentuhannya adalah Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara, dan Persipura Jayapura.

Sumber : Detik.com

Prediksi Polandia vs Portugal 1 Juli 2016

timnas Polandia

Timnas Portugal akan mencoba menegaskan kembali status mereka sebagai calon kuat juara Euro 2016 ini. Anak asuh Fernando Santos akan mencoba lolos ke babak semifinal Euro  dengan mengalahkan timnas Polandia di Stade Velodrome pada hari Jumat (1/7) dini hari nanti.

Diperkuat oleh sejumlah bintang kenamaan dunia, Timnas Portugal menjadi salah satu tim yang diperhitungkan untuk menjadi juara di Euro 2016 ini. Namun pada prakteknya, penampilan La Seleccao ini jauh dari kata memuaskan. Selama fase grup mereka hanya mampu meraih tiga hasil seri, dan secara ‘kebetulan’ mereka berhasil mengalahkan Kroasia melalui gol menit akhir Ricardo Quaresma. Untuk itu laga melawan Portugal adalah saat yang tepat untuk Portugal membuktikan diri bahwa mereka adalah kandidat juara yang layak pada turnamen ini.

Polandia sendiri bisa dikatakan salah satu tim kuda hitam yang mampu berbicara banyak di Euro ini. Tim besutan Adam Nawalka ini mengakhiri fase grup dengan dua kemenangan dan satu hasil seri melawan Jerman, sedangkan di babak 16 besar mereka sukses menyingkirkan Swiss melalui babak adu penalti. Untuk itu Polandia akan menjadi lawan yang tepat bagi Portugal untuk membuktikan diri mereka layak diperhitungkan di Euro ini.

Sepanjang sejarah, Kedua negara tercatat sudah bertemu 22 kali, di mana Portugal mampu menang di 11 laga sedangkan Polandia hanya mampu menang di tiga laga. Terakhir kali kedua negara ini bertemu pada partai kompetitif yaitu saat Portugal mengalahkan Polandia dengan skor telak 4-0 di Piala Dunia 2002. Untuk itu Portugal diprediksi akan berusaha mengulangi pencapaian tersebut pada akhir pekan nanti.

Di kubu timnas Polandia, pelatih Adam Nawalka dikabarkan masih tidak bisa memainkan Penjaga Gawang Wojciech Szczesny yang mengalami cedera. Oleh karenanya, kiper Swansea City Lukasz Fabianksi diprediksi akan menjadi andalan Nawalka pada laga ini.

Dengan menggunakan formasi 4-4-1-1, Robert Lewandowski yang tampil kurang maksimal pada di partai-partai sebelumnya kemungkinan akan tetap dimainkan sebagai penyerang tunggal pada laga ini dengan Arkadiusz Milik yang akan menjadi penyerang bayangan pada laga ini. Selain itu lini serang Polandia akan dibantu oleh pergerakan Jacub Blaszczykowski dan Kamil Grosicki dari sayap.

Di kubu Portugal, pelatih Fernando Santos dikabarkan tidak memiliki masalah yang berarti dengan cedera. Hal itu berarti pelatih 61 tahun tersebut bisa menurunkan susunan pemain terbaiknya pada laga ini.

Dengan menggunakan formasi 4-4-2, Luis Nani dan sang kapten Cristiano Ronaldo akan dipercaya menjadi duet maut untuk menjebol gawang Polandia. Dari sayap, Joao Mario dan Andre Gomes akan membantu serangan Portugal sementara Renato Sanches yang tampil impresif pada pertandingan 16 besar kemarin diperkirakan akan tampil bersama William Carvalho untuk mengatur aliran bola Seleccao. Di lini belakang Rui Patricio akan kembali mengawal gawang Portugal sementara Ricardo Carvalho dan Pepe akan menjadi benteng tangguh di pertahanan Portugal.

  • Perkiraan Susunan Pemain Kedua Tim :

Polandia (4-4-1-1): Fabianski; Jedrzejczyk, Glik, Pazdan, Cionek; Grosicki, Jodlowiec, Krychowiak, Blaszczykowski; Milik; Lewandowski

Portugal (4-4-2): Patricio; Guerreiro, Carvalho, Pepe, Soares; Gomes, Sanches, W.Carvalho, Mario; Nani, Ronaldo

  • Statistik Kedua Tim

 

  • Head to Head

01/03/12 Polandia 0 – 0 Portugal (Uji Coba)

09/09/07 Portugal 2 – 2 Polandia (Kualifikasi Euro)

12/10/06 Polandia 2 – 1 Portugal (Kualifikasi Euro)

10/06/02 Portugal 4 – 0 Polandia (Piala Dunia)

08/06/86 Polandia 1 – 0 Portugal (Piala Dunia)

  • Lima Pertandingan Terakhir Polandia (S-M-S-M-M)

06/06/16 Polandia 0 – 0 Lithuania (Uji Coba)

12/06/16 Polandia 1 – 0 Irlandia Utara (Euro 2016)

17/06/16 Jerman 0 – 0 Polandia (Euro 2016)

21/06/16 Ukraina 0 – 1 Polandia (Euro 2016)

25/06/16 Swiss 1 – 1 Polandia (Euro 2016)

  • Lima Pertandingan Terakhir Portugal (M-S-S-S-M)

09/06/16 Portugal 7 – 0 Estonia (Uji Coba)

15/06/16 Portugal 1 – 1 Islandia (Euro 2016)

19/06/16 Portugal 0 – 0 Austria (Euro 2016)

22/06/16 Hungaria 3 – 3 Portugal (Euro 2016)

26/06/16 Kroasia 0 – 1 Portugal (Euro 2016)

  • Prediksi Skor

Pertandingan yang digelar di Stade Velodrome ini diprediksi akan berjalan dengan ketat. Pasalnya kedua tim memperebutkan satu tiket ke babak semi final Euro 2016 sehingga kedua tim akan mempertaruhkan semua yang mereka punya untuk memenangkan laga ini.

Jika melihat performa kedua tim selama babak grup dan 16 besar, Portugal kemungkinan besar tidak akan diunggulkan pada laga ini. Pasalnya anak asuh Fernando Santos ini tampil mengecewakan, di mana permainan mereka masih tidak terorganisir dan terlalu bertumpu pada sosok Cristiano Ronaldo.

Di sisi lain, Polandia menunjukkan permainan tim yang sangat bagus selama babak grup kendati juru gedor utama mereka Robert Lewandowski belum menunjukan taji mereka. Laga akan berakhir dengan kemenangan Polandia dengan skor tipis 1-0.

Sumber : Liputan6.com

Istri Rooney Sewot Putranya Jadi Bahan Sindiran Kegagalan Inggris

Coleen Rooney

Istri Wayne Rooney, Coleen Rooney, naik darah ketika mengetahui putranya, Kay, menjadi sampul The Sun. Sampul dengan wajah Rooney, Roy Hodgson, dan Kai tersebut terpampang tanpa seizin keluarganya Rooney.

Sampul media asal Inggris itu menunjukkan gestur yang mirip antara Wayne Rooney, Hodgson, dan Kai, yakni tangan memegang kening tanda kecewa. Hal itu sebagai bentuk sindiran The Sun terhadap kegagalan Inggris di Piala Eropa 2016.

Seperti diketahui, Inggris harus tersingkir di babak 16 besar turnamen antarnegara Eropa. Parahnya, The Three Lions kalah dari negara kecil seperti Islandia, yang sebelumnya bahkan tidak difavoritkan untuk lolos dari penyisihan grup.

Coleen bereaksi keras atas kebijakan The Sun yang menaruh foto putranya yang baru berusia enam tahun itu tanpa izin. Wanita berusia 30 tahun ini menunjukkan kemarahannya di akun media sosial Twitter pribadinya, @ColeenRoo.

“Ya, saya melihat itu (foto Kai) di halaman depan (The Sun) dan itu benar-benar mengejutkan saya,” tulis Coleen.

The Sun sendiri diyakini mengambil foto Kai sebagai bentuk sindiran kepada Coleen, yang diajak ke Prancis untuk menyaksikan laga Inggris pekan lalu. Padahal, Kai harus sekolah dan keputusan Coleen mengajak putra pertamanya menyaksikan ayahnya bermain di Piala Eropa sempat mendapat kritikan.

Kala itu, Coleen Rooney membela diri dengan alasan bahwa Kai sudah mengikuti sekolah pribadi. Jadi, Kai tidak bolos sekolah dan tidak ketinggalan pelajaran karena menyaksikan langsung Piala Eropa 2016 di Prancis.

Sumber : Liputan6.com

Pamer Tas Mahal, WAGs Rusia Dihujat Netizen

Miranda Shelia pamer tas mahal

Rusia gagal total di Piala Eropa 2016. Mereka hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan di babak penyisihan Grup B.

Meski demikian, bukan berarti kekasih dari pemain Rusia, Fedor Smolov, Miranda Shelia larut dalam kesedihan. Miranda tahu betul caranya bersenang-senang.

Melalui akun Instagram pribadinya, dia terlihat sedang menikmati sisa liburannya di Four Season, salah satu hotel termahal di Prancis. Tidak hanya itu, Miranda juga mengunggah foto dirinya tengah bersantai di salah satu taman kota.

Menariknya, di foto Miranda Shelia yang bersantai di taman kota itu dia memamerkan tas barunya. Model kelahiran Georgia itu menonjolkan tas Hermes Kelly yang harganya mencapai 10 ribu pounds atau Rp 185 juta.

Aksi Miranda itu tentu menuai banyak kritikan. Banyak pengikutnya di Instagram yang tidak suka dengan sikapnya yang suka pamer barang mewah.

“Astaga menghabiskan banyak uang untuk tas yang tidak ada apa-apanya. Uang itu akan menjadi lebih baik bila dikasih ke anak-anak yang membutuhkan,” cibir salah satu pengikutnya, dikutip dari The Sun.

Tidak hanya itu, netizen lainnya juga menghujat Miranda Shelia. “Pemain Rusia, Fedor Smolov layak mendapat respek. Tapi pacarnya tidak. Dia (Miranda) tidak bisa diharapkan,” kata netizen yang tidak disebutkan namanya.

Sumber : Liputan6.com

Inilah Calon Rekrutan Pertama AC Milan

AC Milan, Gianluca Lapadula, Pescara

Diam-diam AC Milan akan melakukan gebrakan di bursa transfer musim panas ini. I Rossoneri selangkah lagi akan mengumumkan pembelian penyerang Gianluca Lapadula dari Pescara.

Media-media Italia seperti  Sky, Mediaset, Tuttomercatoweb dan Gazzetta dello Sport sama-sama mengklaim Milan telah memenangi persaingan mendapatkan pemain 26 tahun itu.

Lapadula akan menjalani tes medis bersama Milan hari ini, Jumat (24/6/2016). Keberhasilan Milan merekrut Lapadula sangatlah mengejutkan.

Awalnya Lapadula dikaitkan dengan Juventus, Napoli dan Leicester City. AC Milan baru ikut persaingan pada pekan lalu. Namun Milan yang paling serius. CEO Adriano Galliani menemui langsung bos Pescara.

Gianluca Lapadula mencuri perhatian banyak klub besar setelah tampil gemilang bersama Pescara musim lalu. Dia menjadi top skor Serie B dan membawa Pescara promosi ke Serie A.

Sumber : Liputan6.com

Italia Janjikan Performa Berbeda Lawan Spanyol

Timnas Italia, Euro 2016

Timnas Italia kalah dari Republik Irlandia di laga terakhir fi fase grup Euro 2016. Sudah ditunggu Spanyol di babak 16 besar, Italia janjikan penampilan yang berbeda.

Timnas Italia, yang sudah dipastikan jadi juara Grup E Euro 2016, melakukan sejumlah perubahan kala menghadapi Republik Irlandia di laga terakhir fase grup, Kamis (23/6/2016) dinihari WIB. Antonio Conte melakukan rotasi pemain, termasuk memasang Salvatore Sirigu di bawah mistar gawang.

Sepanjang laga, Italia banyak ditekan oleh Republik Irlandia yang butuh kemenangan untuk mengamankan posisi di babak 16 besar. Italia tercatat cuma melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang. Sementara Republik Irlandia tampil agresif dengan melepaskan 12 tembakan, empat di antaranya on target.

Pada akhirnya, Italia menelan kekalahan 0-1. Gol Republik Irlandia dibuat oleh Robbie Brady lima menit jelang laga usai lewat sebuah sundulan meneruskan umpan Wes Hoolahan.

Hasil tersebut memang tak menggoyahkan Italia dari puncak klasemen Grup E dengan enam poin. Sementara lewat kemenangan ini, Republik Irlandia yang punya empat poin melaju ke babak 16 besar melalui jalur peringkat tiga terbaik.

Di babak 16 besar, Italia sudah ditunggu oleh sang juara bertahan, Spanyol. Sirigu menjamin Italia akan tampil beda melawan La Furia Roja.

“Sayang sekali soal hasilnya dan kesalahan bodoh di akhir. Kami mencoba untuk main maksimal malam ini, meski sudah mendapat posisi pertama, tapi kecewa dengan cara kekalahan ini didapat,” ucap Sirigu kepada Rai Sport seperti dikutip dari Football Italia.

“Kami kurang akurasi malam ini, tapi juga beberapa hal bagus,” lanjut Sirigu.

” Timnas Italia yang berbeda akan melawan Spanyol dan kami juga akan bermain dengan level psikologi yang berbeda,” katanya menambahkan.

Sumber : Detik.com

Ini Pemain Tercepat dan Berdaya Jelajah Tertinggi di Euro Sejauh Ini

 Kingsley Coman

Tidak sampai menyamai kecepatan lari Usain Bolt tentu saja, tapi Kingsley Coman sejauh ini adalah pelari terkencang di Piala Eropa 2016.

Pemain muda Prancis itu sempat berlari dengan kecepatan mencapai 32,8 km/jam, yaitu saat timnya bertanding melawan Swiss. Dicatat situs resmi Euro, itulah rekor pelari terkencang sampai hari Selasa (21/6) lalu.

  • Daftar 10 pemain tercepat di Euro 2016 (dalam km/jam)

32,8: Kingsley Coman (Prancis v Swiss)

31,6: Richard Guzmics (Hongaria v Austria)

31,5: Kolbeinn Sigthorsson (Islandia v Portugal)

31,4: Birkir Savarsson (Islandia v Portugal)

31,4: Xherdan Shaqiri (Swiss v Prancis)

31,2: Jonny Evans (Irlandia Utara v Polandia)

31,2: Dragos Grigore (Rumania v Albania)

31,1: Ragnar Sigurdsson (Islandia v Portugal)

31,0: Nani (Portugal v Islandia)

30,9: Georgi Schennikov (Rusia v Slovakia)

  • Sebagai pembanding:

389 km/jam: Kecepatan tertinggi yang pernah dilakukan seekor elang pemburu (falcon) saat terbang menukik untuk mengejar mangsanya. Dialah anggota tercepat dalam kerajaan hewan (animal kingdom).

120,7 km/jam : Rekor kecepatan sprint seekor cheetah, mamalia terkencang di dunia.

41 km/jam: Kecepatan Usain Bolt saat mencetak rekor lari 100 meter di Manchester pada tahun 2009.

34 km/jam: Kecepatan sprinter Amerika Serikat, Donald Lippincott, kala membukukan rekor pertama untuk lari nomor 100 meter yang diakui IAAF (federasi atletik internasional), yaitu 10,6 detik pada Juli 1912.

0,12 km/jam: Adalah top speed untuk sebuah kemalasan.

  • Parolo dan Darida si pelari maraton

Adapun kategori pemain dengan daya jelajah tertinggi, sejauh ini pemenangnya adalah Marco Parolo. Gelandang Italia itu mencatat jarak sejauh 12.570 m (12,58 km) ketika turut bertanding melawan Belgia.

Meski demikian, Vladimir Darida boleh jadi “tukang angkut air” sesungguhnya. Buktinya, dalam dua pertandingan dia selalu tercatat sebagai “pelari maraton terjauh”, yakni saat Republik Ceko menghadapi Kroasia dan Spanyol.

  • Daftar 10 pemain dengan daya jelajah tertinggi per pertandingan di Euro 2016 (dalam meter).

12.570: Marco Parolo (Italia v Belgia)

12.563: Vladimir Darida (Republik Ceko v Kroasia)

12.374: Emanuele Giaccherini (Italia v Belgia)

12.341: Vladimir Darida (Republik Ceko v Spanyol)

12.290: Peter Pekarik (Slovakia v Wales)

12.268: Adam Nagy (Hongaria v Austria)

12.150: Taras Stepanenko (Ukraina v Jerman)

12.143: Amir Abrashi (Albania v Swiss)

12.081: Adam Lallana (Inggris v Rusia)

12.081: Marcelo Brozovic (Kroasia v Republik Ceko)

Sumber : Detik.com

Jeremy Menez Menuju Pintu Keluar dari Milan

Jeremy Menez, AC Milan

Jeremy Menez sepertinya tidak akan lagi berseragam AC Milan musim depan. Sebab, Menez diklaim bakal meninggalkan San Siro di musim panas ini.

Karier Jeremy Menez sepanjang musim lalu boleh dibilang terbilang mengecewakan. Dia hanya tampil 12 kali di seluruh kompetisi dan membuat empat gol dengan waktu main 383 menit.

Cedera punggung dan pinggul membuat penampilannya terbatas. Sudah begitu Menez juga punya hubungan tak harmonis dengan Sinisa Mihajlovic yang membuatnya tak jadi pilihan utama tim.

Kondisi ini mau tak mau membuat Menez gerah. Ditambah situasi internal Milan yang sedang tak kondusif menyusul kemungkinan adanya kepemilikan baru, maka Menez pun memilih untuk pergi dari klub tersebut musim depan.

Disebut beberapa klub Prancis tertarik untuk memboyong Menez yang sejatinya masih terikat kontrak hingga 2017.

“Dia masih punya sisa kontrak setahun dengan Milan dan saya rasa dia bakal meninggalkan klub, jadi di momen itu kami akan memikirkan soal masa depannya,” ujar agen Menez, Alain Migliaccio, seperti dikutip Football Italia.

“Kapan dia akan pergi? Musim panas ini. Kami akan melihat tawaran yang datang. Ligue 1? Kenapa tidak,” sambungnya.

Jeremy Menez, 29 tahun, bergabung dengan AC Milan sedari 2014 setelah dilepas kontraknya oleh Paris St-Germain. Selama dua musim di Milan, Menez tampil 46 kali di seluruh kompetisi dengan 20 gol dan empat assist.

Sumber : Detik.com

Persib vs Persija : Ini Alasan Jakmania Dilarang Masuk Bandung

Persija Jakarta, Persib Bandung, Ridwan Kamil

Pelarangan suporter Persija Jakarta untuk menghadiri pertandingan di Kota Kembang melawan Persib Bandung, Sabtu (16/7) mendatang sangat disesali.

Operator Torabika Soccer Championship (TSC), PT. Gelora Trisula Semesta (PT GTS) menginstruksikan agar laga terpanas kedua tim tidak dihadiri oleh Jakmania di Bandung.

Sebelumnya, Ridwan Kamil selaku walikota Bandung mempersilahkan Jakmania untuk datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage untuk menyaksikan laga panas tersebut.

Menurut kang Emil, begitu ia biasa disapa, dirinya sudah mendapatkan dukungan dan persetujuan dari Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito.

Dalam pertemuan tertutup yang dihadiri oleh pentolan suporter Persija dan manajer Persib Haji Umuh Muchtar serta kang Emil, Kapolda Jabar akan menjamin keamanan Jakmania yang akan tandang ke Bandung.

“Saya yang undang. Kemarin saya sudah ketemu dengan pak Kapolda mengantar Jakmania, sehingga nanti insha Allah menurut pak Kapolda suporter Persija bisa hadir juga. Enggak ada masalah,” ujar Emil, sesuai laga Persib Bandung versus Mitra Kukar pekan lalu.

Jaminan yang diberikan oleh Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar ini dikeluarkan karena Jakmania hanya akan mengisi 10 persen dari kapasitas GBLA nanti.

“Tidak ada bedanya saat lawan Mitra Kukar (jumlah penonton tim tamu). Bedanya hanya mitos seolah akan terjadi sesuatu yang heboh. Itu mah mitos,” katanya seperti dikutip dari Simamaung.

Akan tetapi undangan dari Ridwan Kamil ditolak oleh PT GTS dengan pertimbangan faktor keamanan. Joko Driyono selaku Direktur Utama PT GTS masih melihat adanya pergesekan antara suporter kedua kesebelasan.

Namun demikian, Joko Driyono tidak memungkiri jika dikemudian hari laga tersebut akan bisa dihadiri oleh kedua suporter klub.

“Tentunya kita tidak boleh putus asa untuk mencari cara. Tapi untuk saat ini opsi agar suporter tidak ikut saat timnya bertandang menjadi pilihan tepat,” ungkapnya.

Pelarangan ini menimbulkan polemik, sebab akan menambah faktor gengsi dan juga mental berjuang kedua kesebelasan. Akan tetapi Umuh Muchtar memiliki pendapatnya sendiri.

“Yang dimaksud oleh PT GTS itu kalau Persija Jakarta main di Bandung, Jakmania tidak hadir. Begitu juga sebaliknya, Persib main di Jakarta, Bobotoh tidak bisa hadir,” ujarnya di kantor PSSI.

“Kalau nantinya pertandingan Persib Bandung versus Persija Jakarta tidak dihadiri oleh pentonton itu tidak tepat. Bubarkan saja GTS kalau pilihan itu dipakai. Tidak jelas kalau memang GTS menggunakan opsi tersebut.”

Sumber : Gilabola.com