Gelandang MU Bahagia Kurangi Beban Ibrahimovic

Gelandang Manchester United (MU) Juan Mata gembira bisa mengurangi beban Zlatan Ibrahimovic dalam mencetak gol.

Mata menutup kemenangan MU atas juara bertahan Liga Inggris Leicester City di King Power Stadium, Senin (6/2/2017). Inilah gol kedelapannya di seluruh kompetisi. Selain Mata, Henrikh Mkhitaryan juga sukses menaklukkan kiper Leicester Kasper Schmeichel.

“Jelas sangat penting bagi saya dan Mkhitaryan untuk berpartisipasi. Sebab Zlatan menyumbang begitu banyak gol. Pada dasarnya setiap pemain selalu mencoba berkontribusi,” kata Mata, dikutip Manchester Evening News.

Mata turut memuji penampilan keseluruhan. Dia merasa rekan-rekannya menunjukkan karakter setelah sempat kesulitan mengembangkan permainan.

Dengan kinerja tersebut, MU pun memperpanjang rekor tidak terkalahkan di Liga Inggris menjadi 15 pertandingan. Mereka kini mengoleksi 45 angka dan hanya tertinggal dua nilai di belakang penghuni peringkat 4 Arsenal.

Meski Mata dan Mkhitaryan, posisi Ibrahimovic sebagai sumber gol utama MU belum tergeserkan. Dia turut merobek gawang Leicester sehingga sudah melesakkan 20 gol di seluruh kompetisi musim ini. Ibrahimovic menjadi pemain MU pertama yang mencetak 20 gol sejak Robin van Persie melakukannya pada 2012-2013.

Lewat catatan itu, Ibrahimovic mempertegas posisi sebagai penyerang berkualitas. Pemain asal Swedia tersebut kini menciptakan minimal 20 gol pada 10 musim terakhir. Dalam periode itu, dia menghasilkan 305 gol.

Sumber : Liputan6.com

Menang Lagi, MU Kian Pede Amankan Posisi 4 Besar Secepatnya

Kemenangan 3-0 dari markas Leicester City belum membuat Manchester United puas. Sang manajer Jose Mourinho bertekad untuk menjaga konsistensi demi empat besar.

Bermain di King Power Stadium, Minggu (5/2/2017) malam WIB, MU menang tiga gol tanpa balas dari Leicester. Tiga gol itu dicetak tiga pemain berbeda, yakni Henrikh Mkhitaryan, Zlatan Ibrahimovic dan Juan Mata.

Tambahan tiga poin itu belum cukup untuk meningkatkan posisi MU di papan klasemen. The Red Devils masih tetap menghuni urutan kelima. Namun, setidaknya MU bisa memangkas jarak dengan tim-tim lain, dengan tinggal dua setrip ke urutan keempat sebagai syarat Liga Champions dan satu poin di belakang Liverpool (posisi 5).

Mourinho mengapresiasi penampilan para pemain MU dalam laga itu. Sebab, MU berhasil mengembalikan laju kemenangan setelah tiga hasil seri beruntun.

“Saya rasa kami bermain seperti biasa. Kami bermain bagus dan mencoba untuk mendapatkan kemenangan. Mereka adalah lawan yang sulit, begitulah cara berpikir kami,” kata Mourinho seperti dikutip Sports Mole.

“Saya tak melihat tim-tim lain yang ada di tabel. Jika kami mampu mengalahkan Hull City dan bermain imbang dengan Leicester, itu tetap hasil yang positif. Faktanya kami seri dengan Hull dan mengalahkan Leicester.

“Kami tetap pada posisi yang sama tapi kami bisa memangkas jarak dengan tim-tim lain, so kami harus harus terus bertarung,” tutur Mourinho.

Sumber : Detik.com

Hasil Lengkap Liga Inggris Tadi Malam

Manchester United harus gigit jari lantaran gagal menang atas tamunya, Hull City di lanjutan Liga Inggris, Kamis (2/2/2017) dinihari. MU pun harus puas dengan tambahan 1 poin.

Sebelum pertandingan, MU diprediksi akan menang. Maklum, Setan Merah unggul kualitas pemain dibanding The Tigers.

Namun jalannya pertandingan di luar prediksi. Hull mampu memberikan perlawanan pada MU. Kiper mereka, Eldin Jakupovic juga tampil heroik dengan menggagalkan beberapa peluang MU.

MU saat ini masih tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 42 poin.

Nasib berbeda dialami Manchester City. Tanpa kesulitan, tim asuhan Pep Guardiola itu menghempaskan tuan rumah, West Ham United dengan skor 4-0.

Kevin De Bruyne mencetak dua gol dalam partai tersebut. Namun yang jadi sorotan adalah Gabriel Jesus.

Pemain baru ManCity itu akhrinya mencetak gol pertama bagi The Sky Blues. Gabriel gabung ke City dari Palmeiras di bursa transfer Januari ini.

Berkat kemenangan ini, City mengemas 46 poin dan duduk di peringkat ke-5 klasemen sementara Liga Inggris.

  • Berikut hasil lengkap Liga Inggris 2 Februari

West Ham United 0-4 Manchester City

Manchester United 0-0 Hull City

Stoke City 1-1 Everton.

Sumber : Liputan6.com

Carragher: Peluang Juara Liverpool Sudah Habis

Hasil imbang kontra Chelsea patut disesali oleh Liverpool. Pasalnya hasil itu membuat peluang The Reds jadi juara sudah habis.

Begitulah menurut Jamie Carragher, eks bek Liverpool yang kini jadi pandit di Sky Sports usai pertandingan yang berujung hasil imbang 1-1 di Anfield, Rabu (1/2/2017) dinihari WIB kemarin.

Chelsea yang sempat unggul duluan lewat gol David Luiz nyaris menang andaikan penalti Diego Costa tak ditepis Simon Mignolet. Liverpool menyamakan skor lewat Georginio Wijnaldum.

Dengan hasil imbang ini Liverpool tertahan di posisi keempat klasemen dengan 46 poin dari 23 pertandingan. Selain itu ‘Si Merah’ juga meneruskan tren buruknya sepanjang Januari ini yang hanya dilalui dengan satu kemenangan.

Bahkan di Premier League, Liverpool hanya mampu tiga kali imbang dan sekali kalah. Dengan selisih 10 poin dari Chelsea di puncak, maka peluang Liverpool jadi juara akan sangat sulit, kalau tidak boleh dikatakan tertutup sama sekali.

Maka finis empat besar adalah target realistis yang harus mati-matian didapat Liverpool demi tampil di Liga Champions musim depan.

“Memang bukan bulan Januari yang menyenangkan dan peluang merekajadi juara sangat, sangat kecil,” ujar Carragher.

“Saya rasa jika mereka mengalahkan Chelsea maka peluangnya masih terbuka dan begitu juga dengan tim-tim lain di liga ini. Titel juara sudah terlalu jauh,” sambungnya seperti dikutip Soccerway.

“Anda berharap Arsenal mengalahkan Chelsea akhir pekan ini, dan mungkin kita bisa bicara sedikit soal titel juara setelahnya. Tapi untuk saat ini tim-tim lain akan lebih mengkhawatirkan peluang mereka finis empat besar ketimbang titel juara.

“Saya rasa kebanyakan orang akan melihat penampilan oke mereka kemarin dan itu bisa membangkitkan percaya diri, lebih penting empat besar ketimbang titel.”

“Bagi Liverpool, bukan hanya soal mereka tidak kalah, tapi mereka merasa lebih percaya diri karena bermain lebih baik – mereka mampu bangkit setelah penampilan buruk,” tutup Carragher.

Sumber : Detik.com

Hasil Lengkap Liga Inggris Tadi Malam

Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (1/2/2017). Chelsea unggul lebih dulu lewat David Luiz sebelum disamakan oleh Giorginio Wijnaldum.

Hasil ini membuat Liverpool memutus rentetan tiga kekalahan beruntun mereka. Sementara buat Chelsea, mereka tetap tak terusik di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan 56 poin.

Hasil berbeda diperoleh Arsenal. The Gunners di luar dugaan takluk 1-2 dari Watford di Emirates Stadium. Kekalahan ini membuat Arsenal melorot ke peringkat ke-3 klasemen sementara.

Di pertandingan ini, Arsenal masih tanpa manajer mereka, Arsene Wenger. Manajer asal Prancis itu masih menjalani sanksi larangan mendampingi tim di empat pertandingan.

Wenger terkena sanksi usai bertindak kasar pada pertandingan melawan Burnley pekan lalu di Liga Inggris.

  • Berikut hasil lengkap Liga Inggris, Rabu (1/2/2017) dinihari WIB

AFC Bournemouth 0-2 Crystal Palace

Arsenal 1-2 Watford

Burnley 1-0 Leicester City

Middlesbrough 1-1 West Bromwich Albion

Sunderland 0-0 Tottenham Hotspur

Swansea City 2-1 Southampton

Liverpool 1-1 Chelsea.

Sumber : Liputan6.com

‘Kritik terhadap Bravo Tidak Adil’

Claudio Bravo dikritik habis menyusul penampilan kurang meyakinkan Manchester City di musim ini. Namun, hal itu bukan sepenuhnya kesalahan si kiper.

Manajer City Josep Guardiola ngotot mendatangkan kiper Chile itu dari Barcelona karena dinilai mampu mendukung sistem permainannya. Kehadiran Bravo lantas menggusur kiper nomor 1 City selama bertahun-tahun: Joe Hart, yang mesti dipinjamkan ke Torino.

Akan tetapi, performa Bravo tak lebih baik dari Hart, bahkan ada yang menganggap justru lebih buruk. Dalam 22 pertandingan Premier League yang telah bergulir, gawang City telah jebol 28 kali terbanyak diantara tim-tim di tujuh besar klasemen sementara.

Kiper berusia 33 tahun itu bertanggung jawab atas 25 gol yang bersarang di gawang timnya, dan baru membuat empat kali clean sheet di liga. Statistik itu diperburuk dengan fakta bahwa Bravo tak mampu melakukan penyelamatan dalam 180 menit penampilannya.

Alhasil, City pun tercecer dari perburuan gelar juara. The Citizens kini terlempar dari empat besar dengan selisih 12 poin dari Chelsea yang memuncaki klasemen sementara.

Mantan kiper City di awal 2000-an, David James, mengira ada kesalahan Guardiola dalam performa buruk Bravo.

“Bravo disorot besar-besaran belakangan ini, saya pikir itu tidak adil,” nilai James, yang dilansir Soccer Way. “Halitu hampir seperti sebuah klise, seperti ‘ini kesalahan Bravo’. Bukannya, Anda menganalisa gol-gol yang sudah terjadi dan dia begitu terbuka.”

“Coba pikir, kalau semua orang maju ke depan, dan saya harus kembali ke sudut pandang analisis saya bahwa seseorang seperti (Kevin) De Bruyne yang, sebelum dia bergabung City, mungkin ada gelandang yang sempurna. Dia maju ke depan, mengkreasi gol, mencetak banyak gol, tapi dia juga melakukan tekel di areanya sendiri. Sekarang saya tidak melihat dia yang demikian, di musim ini.”

“Lagi, kalau kritik untuk setiap pemain harus ditantang dengan pemahaman sebenarnya tentang apa yang sebenarnya diinginkan manajer. Kalau Pep Guardiola ingin Bravo bermain dengan cara tertentu, yang sudah pasti dilakukannya, maka si pemian kan harus melakukan apa yang diinginkan manajer,” simpul eks pemain timnas Inggris itu.

Di akhir pekan ini, City akan menghadapi Crystal Palace di babak kelima Piala FA. Setelahnya Bravo dkk. akan menyambangi markas West Ham untuk melakoni lanjutan Premier League di tengah pekan.

Sumber : Detik.com

Kritik Carragher kepada Sturridge

Jamie Carragher menilai Liverpool seperti main dengan 10 orang lawan Southampton karena Daniel Sturridge tidak berkontribusi maksimal.

Liverpool kalah 0-1 dari Southampton dalam partai leg kedua semifinal Piala Liga Inggris di Anfield, Kamis (26/1/2017) dinihari WIB. The Reds pun tersingkir dengan agregat 0-2.

Di akhir pertandingan Carragher sangat kecewa dengan penampilan Sturridge yang bermain penuh dalam pertandingan dinihari tadi. Apalagi menurut Whoscored, Sturridge hanya melepaskan satu tembakan terarah dari empat percobaan.

“Ketika dia tidak mencetak gol, ini seperti bermain dengan sepuluh orang karena dia tidak memberi efek apa pun, sama sekali,” ujar pria yang akrab disapa Carra itu, yang dikutip The Telegraph.

Ketika baru berseragam Liverpool, Sturridge langsung mencetak 10 gol dalam 14 pertandingan di Premier League 2012/13, dan musim selanjutnya ia mampu cetak 21 gol dalam 29 penampilan. Carragher pun membandingkan hal itu dengan performanya saat ini.

“Sekarang Sturridge telah menjadi pemain yang berbeda dengan apa yang ia lakukan ketika pertama kali datang. Anda bisa menghubungkan performa dia dengan (Sadio) Mane ketika pertama kali datang,” sambung pria kelahiran 28 Januari 1978 itu.

“Satu-satunya alasan untuk memiliki Sturridge pada tim saat ini karena penyelesaian akhirnya. Tapi dia tidak lagi melakukan hal-hal itu dalam permainan, seperti apa yang dia lakukan saat pertama kali datang. Saya tidak tahu apakah kemampuannya sudah benar-benar hilang, atau dia hanya khawatir dengan cedera,” tutupnya.

Sumber : Detik.com

Wenger Temui Xhaka, Bahas Kasus Rasis

Arsene Wenger disebut sudah bertemu empat mata dengan Granit Xhaka, usai sang gelandang dituding melakukan tindakan rasis pada seorang pekerja bandara, menurut The Mirror.

Wenger bertemu dengan Xhaka di markas latihan Arsenal pekan ini, usai sebelumnya beredar kabar bahwa sang pemain ditanyai oleh polisi, setelah ia dilaporkan karena menghina salah seorang petugas di bandara Heathrow.

Xhaka membantah semua tudingan tersebut dan Arsenal ingin mengetahui detail kejadiannya dari yang bersangkutan

Wenger sendiri lantas diyakini sudah mengingatkan Xhaka akan tanggung jawabnya sebagai bagian dari klub.

Sementara itu, Wenger sepertinya tidak akan mengajukan banding atas dakwaan FA, usai ia pekan lalu bentrok dengan wasit Anthony Taylor, ketika tim menang 2-1 atas Burnley di Emirates pekan lalu.

Hal tersebut dilakukan oleh pria Prancis dengan harapan FA akan meringankan hukuman yang nanti akan diberikan padanya.

Sumber : Bola.net

Rooney Masih Berguna bagi MU

Mantan bek Manchester United (MU) Jonny Evans mengaku yakin Wayne Rooney masih berguna bagi Setan Merah. Evans percaya karier Rooney belum habis.

Rooney sering dikritik musim ini. Bagaimana tidak, ia hanya mampu mencetak dua gol dalam 16 pertandingan Liga Inggris. Alhasil, mantan pemain Everton itu tak lagi masuk tim utama.

Meski demikian, pemain 31 tahun itu tak patah semangat. Ia terus bekerja keras sampai akhiirnya sukses memecahkan rekor gol Sir Bobby Charlton di MU dan Timnas Inggris. Rooney kini resmi jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Setan Merah dan The Three Lions.

“Bukan musim ini saja Rooney bermain untuk MU, tetapi Anda juga harus mempertimbangkan bahwa ia telah bermain di sebagian besar pertandingan setiap musim dengan intensitas yang sama,” kata Evans di situs resmi klub.

“Rasanya luar biasa melihat cara dia melakukannya. Dia masih bisa memberikan banyak hal. Dia masih mencetak gol untuk MU dan saya pikir dia akan mendapatkan beberapa gol lagi sebelum musim berakhir,” Evans menambahkan.

Rooney sendiri kini sedang diincar klub Tiongkok. Mereka siap membayar pemain nasional Inggris itu satu juta pound (Rp 16 miliar) per pekan.

Tawaran mewah ini diharapkan akan membuat Rooney tergoda pindah ke Tiongkok musim panas nanti. Pasalnya gaji yang diterima Rooney lebih dari tiga kali lipat dibanding yang diberikan MU sebesar 300.000 pound per pekan.

Sumber : Liputan6.com

Gerrard Kembali ke Liverpool, Ini yang Bakal Klopp Lakukan

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, berjanji akan melakukan semua yang dia bisa untuk membantu Steven Gerrard mewujudkan ambisinya menjadi seorang pelatih. Beberapa hari lalu, mantan kapten Liverpool itu diumumkan kembali bergabung dengan klub asal kota kelahirannya sebagai pelatih akademi, mulai Februari 2017 nanti.

Klopp juga mengatakan, Gerrard akan diyakinkan dengan dukungan darinya dalam memulai babak baru di karier sepak bolanya. Menurut Klopp, dirinya memiliki komunikasi yang sangat bagus dengan Gerrard dan sempat berbincang dalam waktu yang lama.

“Semua orang di ruangan ini tahu kalau dia adalah pria yang hebat, dan itu penting untuk mengetahui apa yang diinginkan Steven. Dia mengatakan, ingin menjadi seorang pelatih di masa depan. Itu keren,” kata Klopp, dikutip dari Goal.

“Saya akan melakukan semuanya untuk membantu dia dalam perjalanan untuk menjadi manajer terbaik. Saya siap untuk ini, dan saya ingin melakukannya,” ucap Klopp menambahkan.

Dengan mengawali karier sebagai pelatih akademi, Klopp menilai hal itu sebagai langkah sempurna. Terutama akan baik bagi pihak Liverpool. Maklum, banyak pelatih top di Eropa dan dunia lahir dari akademi. Sebut saja Josep Guardiola atau Luis Enrique yang mengawali kariernya di skuat junior Barcelona. Ada juga Zinedine Zidane di Real Madrid.

“Menjadi manajer adalah pekerjaan Anda dan itu harus belajar. Ketika orang seperti Steven Gerrard dan pemain lain siap untuk membuat langkah-langkah, itu berita bagus untuk sepak bola,” ucap pelatih asal Jerman itu.

“Menggabungkan pengalaman bermain dengan semua hal saat masih aktif, termasuk di Liverpool, dia akan belajar dari sekarang untuk masa depan yang cerah. Ini brilian,” ujar Klopp menuturkan.

Sumber : Liputan6.com