Aaron Ramsey vs Axel Witsel

Aaron Ramsey, Axel Witsel

Semua mata lebih tertuju pada Gareth Bale di kubu Wales dan Eden Hazard di skuat Belgia. Padahal masih ada Aaron Ramsey dan Axel Witsel yang juga tampil impresif.

Pada tabel statistik Piala Eropa 2016 sejauh ini, Ramsey tercatat sebagai pemain dengan jumlah umpan (passing) terbanyak di kesebelasan Wales. Dari empat pertandingan ia melakukannya sebanyak 198 kali, dan 163 di antaranya akurat (82%).

Selalu jadi starter, Aaron Ramsey sudah mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist. Pemain 25 tahun ini, yang dikenal pula sebagai pecinta hewan dan lingkungan hidup, telah melakukan percobaan (attempt) sebanyak 10 kali, dan lima mengarah ke sasaran.

Sepanjang Euro ini Bale memang menjadi “ruh” sekaligus mesin gol Wales, namun Ramsey adalah motor permainan tim. Gelandang klub Arsenal ini adalah kreator dan penyeimbang yang amat dibutuhkan Chris Coleman, sang pelatih.

Begitu pula dengan Witsel untuk Belgia. Pemain Zenit St Petersburg ini bahkan belum tergantikan. Dari empat pertandingan timnya, ia selalu main sejak menit pertama sampai terakhir!

Dari intensitas aksinya itu Witsel yang berposisi sebagai gelandang tengah, telah menghasilkan tujuh tembakan, yang tiga di antaranya on target, dan satu di antaranya membuahkan gol.

Axel Witsel juga merupakan pemain Belgia yang paling aktif dalam mengumpan. Total ia sudah melakukan passing sebanyak 169 kali, dengan tingkat akurasi 79%. Ia hanya kalah sering dari Hazard, yang sudah meluncurkan 207 umpan.

Pada pertandingan kedua kesebelasan nanti malam, atau Sabtu (2/7) pukul 02.00 WIB, siapa di antara Aaron Ramsey dan Axel Witsel yang akan lebih bersinar dan menentukan buat timnya?

Sumber : Detik.com

8 Besar Piala Eropa 2016 : Fakta Menarik Polandia Vs Portugal

timnas Polandia

Timnas Polandia akan bertemu dengan timnas Portugal pada babak delapan besar Piala Eropa 2016, Jumat (1/7/2016) dinihari nanti. Bentrokan kali ini merupakan yang ketiga di ajang turnamen besar setelah dua edisi Piala Dunia.

Pada pertemuan pertama di Piala Dunia 1986, Polandia yang dikapteni Zbigniew Boniek menang tipis 1-0 atas Seleccao. Namun, Portugal membalasnya dengan kemenangan telak 4-0 di Piala Dunia 2002.

Sejumlah rekor bakal tercipta pada laga yang digelar di Stade Velodrome di Marseille nanti. Penyerang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo misalnya. Dia bisa melampaui koleksi sembilan gol legenda Prancis Michel Platini di kejuaraan Eropa.

Sedangkan dari sisi Polandia, tim berjuluk Si Elang Putih itu punya catatan positif saat bermain di Marseille. Mereka tak kebobolan saat meladeni Ukraina di fase Grup C kemarin dan menekuk Uni Emirat Arab 4-0 pada 1990.

Selain penjelasan di atas, Liputan6.com akan menyajikan data dan fakta menarik sebelum pertandingan Piala Eropa 2016, timnas Polandia vs timnas Portugal ini. Berikut ulasannya.

  1. Polandia belum terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir dengan Portugal (sekali menang, dua kali imbang).
  2. Terakhir kali Polandia mencapai semifinal di turnamen besar terjadi pada Piala Dunia 1982.
  3. Portugal adalah satu-satunya tim yang mencapai babak perempat final di tiap Piala Eropa sejak 1996.
  4. Portugal memainkan partai paling banyak (32 laga) sepanjang sejarah Piala Eropa, namun belum pernah memenangkannya.
  5. Cristiano Ronaldo hanya mencetak 2 gol dalam 12 pertandingan di fase knock-out semua turnamen besar yang pernah diikutinya.
  6. Polandia adalah tim paling seret gol yang lolos ke delapan besar, karena dalam empat pertandingan, mereka hanya menceploskan tiga gol.

Sumber : Liputan6.com

Prediksi Polandia vs Portugal 1 Juli 2016

timnas Polandia

Timnas Portugal akan mencoba menegaskan kembali status mereka sebagai calon kuat juara Euro 2016 ini. Anak asuh Fernando Santos akan mencoba lolos ke babak semifinal Euro  dengan mengalahkan timnas Polandia di Stade Velodrome pada hari Jumat (1/7) dini hari nanti.

Diperkuat oleh sejumlah bintang kenamaan dunia, Timnas Portugal menjadi salah satu tim yang diperhitungkan untuk menjadi juara di Euro 2016 ini. Namun pada prakteknya, penampilan La Seleccao ini jauh dari kata memuaskan. Selama fase grup mereka hanya mampu meraih tiga hasil seri, dan secara ‘kebetulan’ mereka berhasil mengalahkan Kroasia melalui gol menit akhir Ricardo Quaresma. Untuk itu laga melawan Portugal adalah saat yang tepat untuk Portugal membuktikan diri bahwa mereka adalah kandidat juara yang layak pada turnamen ini.

Polandia sendiri bisa dikatakan salah satu tim kuda hitam yang mampu berbicara banyak di Euro ini. Tim besutan Adam Nawalka ini mengakhiri fase grup dengan dua kemenangan dan satu hasil seri melawan Jerman, sedangkan di babak 16 besar mereka sukses menyingkirkan Swiss melalui babak adu penalti. Untuk itu Polandia akan menjadi lawan yang tepat bagi Portugal untuk membuktikan diri mereka layak diperhitungkan di Euro ini.

Sepanjang sejarah, Kedua negara tercatat sudah bertemu 22 kali, di mana Portugal mampu menang di 11 laga sedangkan Polandia hanya mampu menang di tiga laga. Terakhir kali kedua negara ini bertemu pada partai kompetitif yaitu saat Portugal mengalahkan Polandia dengan skor telak 4-0 di Piala Dunia 2002. Untuk itu Portugal diprediksi akan berusaha mengulangi pencapaian tersebut pada akhir pekan nanti.

Di kubu timnas Polandia, pelatih Adam Nawalka dikabarkan masih tidak bisa memainkan Penjaga Gawang Wojciech Szczesny yang mengalami cedera. Oleh karenanya, kiper Swansea City Lukasz Fabianksi diprediksi akan menjadi andalan Nawalka pada laga ini.

Dengan menggunakan formasi 4-4-1-1, Robert Lewandowski yang tampil kurang maksimal pada di partai-partai sebelumnya kemungkinan akan tetap dimainkan sebagai penyerang tunggal pada laga ini dengan Arkadiusz Milik yang akan menjadi penyerang bayangan pada laga ini. Selain itu lini serang Polandia akan dibantu oleh pergerakan Jacub Blaszczykowski dan Kamil Grosicki dari sayap.

Di kubu Portugal, pelatih Fernando Santos dikabarkan tidak memiliki masalah yang berarti dengan cedera. Hal itu berarti pelatih 61 tahun tersebut bisa menurunkan susunan pemain terbaiknya pada laga ini.

Dengan menggunakan formasi 4-4-2, Luis Nani dan sang kapten Cristiano Ronaldo akan dipercaya menjadi duet maut untuk menjebol gawang Polandia. Dari sayap, Joao Mario dan Andre Gomes akan membantu serangan Portugal sementara Renato Sanches yang tampil impresif pada pertandingan 16 besar kemarin diperkirakan akan tampil bersama William Carvalho untuk mengatur aliran bola Seleccao. Di lini belakang Rui Patricio akan kembali mengawal gawang Portugal sementara Ricardo Carvalho dan Pepe akan menjadi benteng tangguh di pertahanan Portugal.

  • Perkiraan Susunan Pemain Kedua Tim :

Polandia (4-4-1-1): Fabianski; Jedrzejczyk, Glik, Pazdan, Cionek; Grosicki, Jodlowiec, Krychowiak, Blaszczykowski; Milik; Lewandowski

Portugal (4-4-2): Patricio; Guerreiro, Carvalho, Pepe, Soares; Gomes, Sanches, W.Carvalho, Mario; Nani, Ronaldo

  • Statistik Kedua Tim

 

  • Head to Head

01/03/12 Polandia 0 – 0 Portugal (Uji Coba)

09/09/07 Portugal 2 – 2 Polandia (Kualifikasi Euro)

12/10/06 Polandia 2 – 1 Portugal (Kualifikasi Euro)

10/06/02 Portugal 4 – 0 Polandia (Piala Dunia)

08/06/86 Polandia 1 – 0 Portugal (Piala Dunia)

  • Lima Pertandingan Terakhir Polandia (S-M-S-M-M)

06/06/16 Polandia 0 – 0 Lithuania (Uji Coba)

12/06/16 Polandia 1 – 0 Irlandia Utara (Euro 2016)

17/06/16 Jerman 0 – 0 Polandia (Euro 2016)

21/06/16 Ukraina 0 – 1 Polandia (Euro 2016)

25/06/16 Swiss 1 – 1 Polandia (Euro 2016)

  • Lima Pertandingan Terakhir Portugal (M-S-S-S-M)

09/06/16 Portugal 7 – 0 Estonia (Uji Coba)

15/06/16 Portugal 1 – 1 Islandia (Euro 2016)

19/06/16 Portugal 0 – 0 Austria (Euro 2016)

22/06/16 Hungaria 3 – 3 Portugal (Euro 2016)

26/06/16 Kroasia 0 – 1 Portugal (Euro 2016)

  • Prediksi Skor

Pertandingan yang digelar di Stade Velodrome ini diprediksi akan berjalan dengan ketat. Pasalnya kedua tim memperebutkan satu tiket ke babak semi final Euro 2016 sehingga kedua tim akan mempertaruhkan semua yang mereka punya untuk memenangkan laga ini.

Jika melihat performa kedua tim selama babak grup dan 16 besar, Portugal kemungkinan besar tidak akan diunggulkan pada laga ini. Pasalnya anak asuh Fernando Santos ini tampil mengecewakan, di mana permainan mereka masih tidak terorganisir dan terlalu bertumpu pada sosok Cristiano Ronaldo.

Di sisi lain, Polandia menunjukkan permainan tim yang sangat bagus selama babak grup kendati juru gedor utama mereka Robert Lewandowski belum menunjukan taji mereka. Laga akan berakhir dengan kemenangan Polandia dengan skor tipis 1-0.

Sumber : Liputan6.com

Rakitic : Semoga Busquets atau Iniesta Memberiku Assist

Ivan Rakitic

Penggawa Kroasia, Ivan Rakitic, mengucapkan gurauan menjelang laga melawan Spanyol. Dia berharap Sergio Busquets atau Andres Iniesta akan memberinya assist.

Kroasia dan Spanyol akan saling berhadapan di Stade de Bordeaux, Rabu (22/6/2016) dinihari WIB. Rakitic akan berduel dengan rekan-rekannya di Barcelona.

Dalam tiga pertandingan terakhir saat melawan Spanyol, Kroasia selalu menelan kekalahan. Mereka juga cuma mampu mencetak dua gol dalam empat laga terakhir.

Ivan Rakitic pun bilang bahwa Kroasia memang mempunyai respek yang tinggi untuk tim yang ditangani oleh Vicente del Bosque itu. Dia juga berharap agar Busquet dan Iniesta kebingungan dengan keberadaannya di laga itu.

“Semoga mereka mengirimkan assist untukku. Mungkin mereka akan kebingungan,” kata Rakitic seperti dilansir oleh Soccerway.

“Kami hanya berpikir mengenai diri kami sendiri. Tapi, Spanyol juga ingin finis di posisi pertama grup, itu takkan menjadi kalulasi.”

“Kami mempunyai respek untuk mereka. Mereka tim nasional yang paling kuat di dunia. Aku tahu segalanya mengenai mereka,” imbuhnya.

Sumber : Detik.com

Euro 2016 : Menghitung Peluang Para Raksasa

Ronaldo di timnas Portugal

Fase grup Piala Eropa 2016 memasuki pertandingan terakhir. Sejauh ini, baru tiga tim, Prancis, Italia dan Spanyol yang menjejakkan kaki ke babak 16 besar Prancis, Spanyol dan Italia tidak perlu memastikan tiket hingga pertandingan terakhir karena sudah dua kali memetik kemenangan.

Prancis sebagai tuan rumah, memastikan diri menjadi tim yang pertama yang melaju ke fase knock-out setelah mengalahkan Albania di pertandingan kedua dengan skor 2-0. Dimitry Payet dan Antoine Griezmann menjadi bintang kemenangan Tim Ayam Jantan. Sebelum mengalahkan Albania, Prancis menekuk Rumania di partai pembuka.

Tim raksasa lainnya, Italia menyusul langkah Prancis ke babak 16 besar. Tim besutan Antonio Conte ini memetik dua kemenangan melawan Belgia dan Swedia. Dengan dua kemenangan, Gli Azzurri menyambar satu tiket knock-out dari babak penyisihan grup D.

Sementara itu, juara bertahan Piala Eropa 2012, Spanyol tampil perkasa di grup D. La Furia Roja memuncaki klasemen memetik enam poin hasil dari dua kali kemenangan melawan Republik Ceko dan Turki. Memasuki pertandingan ketiga, masih terdapat tiga tim unggulan yang masih belum memastikan langkah ke babak 16 besar. Mereka adalah timnas Inggris, timnas Jerman dan timnas Portugal.

  • Timnas Inggris

TheThree Lions masih harus menunggu pertandingan terakhir untuk menentukan nasib. Kepercayaan Inggris sedang berlipat setelah di partai kedua mereka memetik kemenangan atas Wales dengan skor 2-1. Tambahan tersebut membuat Inggris berpeluang lolos ke babak 16 besar. Syaratnya, mereka bisa mengalahkan Slovakia di laga terakhir. Inggris kini mengemas 4 poin.

Lantas bagaimana dengan juara dunia, Jerman? Tim besutan Joachim Loew itu sempat memetik kemenangan di laga pertama melawan Ukraina dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas. Sayang, di pertandingan kedua Jerman harus bermain seri dengan negara serumpun, Polandia.

  • Timnas Jerman

Jerman masih bisa lolos dengan hasil imbang di pertandingan terakhir kontra Irlandia. Namun posisi ini masih belum aman. Pasalnya, Jerman masih bergantung di pertandingan lainnya. Ukraina harus mampu mengalahkan Polandia untuk memuluskan jalan Jerman ke 16 besar bila mendapat hasil imbang.

Sedangkan, Portugal terancam batal ke 16 besar untuk pertama kali sejak pertama kali tampil di Piala Eropa 1996. Portugal kini menempati peringkat 3 klasemen grup F. Kemungkinan tersebut didapat menyusul hasil dua kali imbang yang didapat dari tangan Islandia dan Austria. Pada pertandingan terakhir kontra Austria, sang megabintang, Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti. Portugal akan lolos ke 16 besar bila memetik kemenangan di pertandingan terakhir kontra Hungaria.

  • Timnas Portugal

Pasalnya, Portugal memiliki poin yang sama dengan Islandia, sama-sama mengantongi 2 poin. Bila Islandia menang atas Austria, sedangkan Portugal bermain imbang kontra Hungaria, maka Portugal berada dalam lubang jarum. Portugal tinggal berharap lolos dari peringkat 3 terbaik.

Sumber : Liputan6.com

Jerman Terancam Tanpa Hummels di Laga Pembuka

Piala Eropa 2016, Mats Hummels, Timnas Jerman

Timnas Jerman terancam tanpa diperkuat Mats Hummels pada laga pembuka Piala Eropa 2016. Hummels yang menderita cedera betis meragukan dirinya bisa tampil memperkuat Jerman kontra Ukraina, 12 Juni nanti.

Bek yang baru bergabung dengan Bayern Muenchen ini belum bisa mengikuti latihan timnas Jerman di Ancona. Namun, ia optimistis bisa pulih dalam waktu cepat untuk bermain di Prancis nanti.

” Cedera ini sedang dalam masa penyembuhan, tapi akan memakan waktu. Kapan saya kembali ke skuat? Tergantung dari apa yang saya rasakan dan apa penilaian pelatih, ” ucap Mats Hummels.

” Idealnya, saya akan kembali saat melawan Ukraina, tapi tidak masalah jika saya baru bisa comeback di laga kedua atau ketiga. Anda tak bisa memprediksi, tapi saya akan bermain di Piala Eropa jika semua berjalan sesuai rencana, ” sambungnya.

Timnas Jerman akan menghadapi Ukraina pada partai pertama di Grup C Piala Eropa 2016. Setelah itu, tim Panzer akan melawan Polandia pada 16 Juni dan Irlandia Utara pada 21 Juni mendatang.

Sumber : Metrotvnews.com

Irlandia Utara Berharap Tiru Kesuksesan Leicester di Piala Eropa 2016

Piala Eropa 2016, Irlandia Utara

Berangkat ke Prancis, Irlandia Utara bermodalkan status juara grup F. Kini mereka menatap optimistis di kejuaraan Piala Eropa 2016.

Selama ini, tim besutan Michael O’Neill tersebut selalu dianggap sebelah mata. Mereka sangat jauh jika disejajarkan dengan tim-tim kuat seperti Jerman, Spanyol, Italia, ataupun tuan rumah Prancis.

Tapi di sinilah nada optimistis muncul dari para pemain Irlandia Utara. Termasuk sang kapten, Steven Davis. Gelandang Southampton tersebut telah mendesak para rekan setimnya untuk memompa semangat dan meniru Leicester City yang sukses menjuarai Liga Primer Inggris dengan status tim kuda hitam.

” Saya pikir akan ada sedikit gangguan. Leicester telah memberikan harapan dan inspirasi terhadap orang lain. Saya pikir mereka akan membawa kami jauh lebih serius karena kami juara grup, tapi kami hanya ingin mencobanya kenyataan itu dengan baik, ” ujar Davis.

Pertandingan pertama Irlandia Utara di Piala Eropa 2016 akan bertemu dengan Polandia di Nice 12 Juni mendatang. Kemudian ditantang Ukraina di Lyon, dan menjajal kekuatan Jerman di Paris.

” Kami semua tahu, Jerman akan menjadi tantangan besar. Tapi Polandia dan Ukraina akan menjadi laga realistis bagi kami untuk meraih tiga poin, ” tegasnya.

Sumber : Metrotvnews.com

Henderson Berpeluang Masuk Timnas Inggris Di Euro

peluang jordan Henderson di euro

Manajer Liverpool yakni Jurgen Klopp memaparkan bahwa Jordan Henderson masih mempunyai kesempatan untuk bergabung dalam timnas Inggris di ajang Piala Eropa 2016 pada musim panas mendatang di Prancis. cedera yang cukup serius menjadi salah satu alasan dia untuk mundur dari timnas.

Kapten Liverpool tersebut mengalami cedera parah pada bagian lututnya saat ikut berlaga melawan Borussia Dortmund pekan kemarin. Cedera pada bagian ligamennya tersebut diperkirakan akan menjadikan Jordan Henderson absen sekitar delapan pekan.

Cedera tersebut juga membuatnya sempat diragukan akan masuk dan memperkuat Timnas Inggris. Roy Hodgson sempat dilema untuk memasukkan namanya dalam skuat Inggris yang akan berlaga di ajang Piala Eropa 2016 mendatang. Akan tetapi, Klopp memaparkan walau dia mengalami cedera serius, gelandang 25 tahun tersebut masih memiliki peluang untuk ikut ambil bagian dalam perhelatan turnamen sepakbola besar di Prancis tersebut.

” Cederanya memang cukup serius, akan tetapi, hal ini tidak seserius yang diprediksi. Dia masih dalam pengobatan dan pemulihan. Walau, dia tidak dapat ikut bersama kami dalam mungkin dalam satu atau dua laga terakhir, ” ujar Klopp.

Walau demikian, Jurgen Klopp menjelaskan masih melihat harapan bagi Jordan Henderson menapaki pertandingan di Euro mendatang. “ Khusus untuk kami, Henderson adalah pemain yang sangat baik. Dia memiliki peranan penting yang penampilannya semakin baik dan mengesankan dari hari ke hari. Akan tetapi, ia juga pemain yang sangat dibutuhkan di timnas Inggris. Jadi tidak ada penilaian final bahwa ia tak mempunyai harapan bermain di Piala Eropa 2016 nanti, ” tegasnya.

Senada dengan Klopp, Roy Hodgson juga sangat menginginkan dia untuk ikut bersama timnas nantinya. Saat ini Jordan Henderson tengah sibuk masuk ruang perawatan dan pemulihan. Dia harus melewatkan beberapa pertandingan jelang akhir musim ini bersama Liverpool.