Barcelona Awali Musim 2016/2017 Tanpa Iniesta

Andres Iniesta

Petaka menimpa Barcelona jelang dimulainya La Liga 2016/2017. Gelandang serang Andres Iniesta mengalami cedera dan terpaksa melewatkan dua laga awal di musim yang baru.

Iniesta mengalami cedera lutut saat Barcelona menang 2-0 di leg pertama Piala Super Spanyol melawan Sevilla akhir pekan kemarin. Awalnya muncul kekhawatiran Iniesta menderita kerusakan ligamen.

Namun hasil pemeriksaan yang dilakukan hari Senin menunjukkan cedera yang dialami Iniesta tidak terlalu parah. Menurut AS, lutut Iniesta hanya tegang saja. Meski demikian Iniesta harus istirahat selama dua pekan.

Dengan menepi selama dua pekan maka Iniesta akan melewati pekan perdana La Liga 2016/2017 melawan Real Betis serta pekan kedua kontra Athletic Bilbao. Iniesta pun takkan bisa main di leg kedua Piala Super Spanyol.

Selain itu, Iniesta harus melewati dua pertandingan internasional timnas Spanyol kala beruji coba dengan Belgia (1 September) dan Kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Liechtenstein (5 September).

Barcelona juga kehilangan bek Jeremy Mathieu di laga kontra Sevilla. Bek asal Prancis tersebut absen selama tiga pekan akibat mengalami cedera hamstring.

Sumber : Liputan6.com

Iniesta yang Makin Penting untuk Spanyol

Andres Iniesta, timnas Spanyol

Usia Andres Iniesta yang terus bertambah tak membuat kontribusinya untuk timnas Spanyol berkurang. Perannya malah terus bertambah besar untuk La Furia Roja.

Performa Andres Iniesta tidak meredup seiring rambutnya yang makin sedikit menghiasi kepala. Saat Spanyol menundukkan Republik Ceko, dia mengorkestrai permainan.

Iniesta malah punya peran sangat besar karena umpan yan dia kirim ke Gerard Pique dituntaskan menjadi gol. Atas performa impresifnya ini, Iniesta diklaim masih menjadi pemain kunci bagi Spanyol oleh rekan-rekan setimnya.

” Semakin ke sini, ia (Iniesta) bermain lebih baik dan ia semakin penting bagi kami di lapangan, ” ucap gelandang Spanyol lainnya, Sergio Busquets dikutip dari Reuters.

” Sebuah kehormatan kami memiliki dia. Dia ajaib, ” lanjut rekan Iniesta di Barcelona itu.

Permainan yang ditunjukkan Iniesta ketika melawan Republik Ceko memang membuktikan itu. Selain menciptakan assist, Iniesta mampu mengatur ritme permainan Spanyol dengan keberhasilan membuat 85 operan dari 93 percobaan. Iniesta juga berhasil membuat empat peluang lain bagi Spanyol.

Pemain berusia 32 tahun ini akan kembali jadi otak permainan timnas Spanyol ketika menghadapi Turki, Sabtu (18/06/2016). Iniesta mengaku senang mengemban tanggung jawab yang ada sekarang.

” Aku selalu berusaha untuk memegang tanggung jawab ketika kami bermain. Itu adalah caraku menikmati sepakbola. Bagiku, sepakbola adalah permainan kolektif dan aku senang dapat bertanggung jawab untuk mengatur itu, ” ucap pemilik 107 caps di Timnas Spanyol itu.

Kemenangan melawan Turki akan memastikan tim asuhan Vicente del Bosque lolos ke babak selanjutnya. Demi memastikan itu, kegemilangan Iniesta ketika melawan Republik Ceko akan kembali dibutuhkan oleh Spanyol.

Sumber : Detik.com