Wenger Temui Xhaka, Bahas Kasus Rasis

Arsene Wenger disebut sudah bertemu empat mata dengan Granit Xhaka, usai sang gelandang dituding melakukan tindakan rasis pada seorang pekerja bandara, menurut The Mirror.

Wenger bertemu dengan Xhaka di markas latihan Arsenal pekan ini, usai sebelumnya beredar kabar bahwa sang pemain ditanyai oleh polisi, setelah ia dilaporkan karena menghina salah seorang petugas di bandara Heathrow.

Xhaka membantah semua tudingan tersebut dan Arsenal ingin mengetahui detail kejadiannya dari yang bersangkutan

Wenger sendiri lantas diyakini sudah mengingatkan Xhaka akan tanggung jawabnya sebagai bagian dari klub.

Sementara itu, Wenger sepertinya tidak akan mengajukan banding atas dakwaan FA, usai ia pekan lalu bentrok dengan wasit Anthony Taylor, ketika tim menang 2-1 atas Burnley di Emirates pekan lalu.

Hal tersebut dilakukan oleh pria Prancis dengan harapan FA akan meringankan hukuman yang nanti akan diberikan padanya.

Sumber : Bola.net

Usai Kalah Dari Everton, Wenger Tak Panik ke Kandang City

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan tak lama berkubang di kesedihan usai kalah dari Everton tengah pekan ini.

Arsenal gagal mengkudeta posisi Chelsea di puncak klasemen setelah mereka kalah 1-2 di markas Everton. Sempat unggul lebih dahulu lewat gol tendangan bebas Alexis Sanchez, The Gunners justru pulang tanpa poin.

Dua gol dari Seamus Coleman dan AShley Williams mengakhiri catatan tak pernah kalah The Gunners dalam 14 pertandingan terakhir.

Kekalahan ini dikhawatirkan akan membuat skuat Arsenal down saat mereka bertandang ke Etihad Stadium, markas Manchester City akhir pekan ini.

“Kami harus bangkit. Kami memainkan lima pertandingan tandang dari enam pertandingan dan kami memiliki rekor fantastis,” ujarnya saat ditanya tentang pertemuan melawan Manchester City akhir pekan nanti.

“Kami ingin tetap kuat dan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini,” tandasnya.

Sumber : Bola.net

Kontrak Segera Habis, Sanchez Makin Bersinar di Arsenal

alexis-sanchez-dan-arsene-wenger

Alexis Sanchez makin bersinar bersama Arsenal. Uniknya, penampilan ciamik striker asal Chile ini juga membuat gundah Arsenal.

Maklum, Sanchez saat ini hanya menyisakan 18 bulan kontrak lagi. Saat ini, dia digaji 130 ribu pound sterling per pekan dan masih enggan melakukan negoisasi.

Sanchez memborong dua gol saat Arsenal menang 3-1 atas Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (27/11/2016). Manajer Arsenal, Arsene Wenger, masih enggan mengomentari kontrak Sanchez.

Dia hanya ingin memuji penampilan eks Barcelona itu yang terus membantu The Gunners dalam suasana sulit.

“Bahkan saat Sanchez terlihat kesulitan, dia mampu bangkit dan dapatkan cara untuk mencetak gol. Dia punya keberanian untuk tampil berbahaya saat bola bersama dia,” ujarnya seperti dikutip Mirror.

“Kontrak itu penting. Berapa penting saya tidak tahu. Tapi kami tak akan rampungkannya malam ini. Masih ada waktu lakukan itu,” kata Wenger.

Sumber : Liputan6.com

Boyong Pogba, Mourinho Ledek Wenger dan Klopp

Jose Mourinho, Arsene Wenger, Jurgen Klopp

Manajer Manchester United, Jose Mourinho kembali melepar ledekan untuk manajer Arsenal, Arsene Wenger dan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Mourinho meledek keduanya setelah berhasil memboyong Paul Pogba dari Juventus dengan mahar 105 juta euro.

Sebelum transfer Pogba rampung, Wenger dan Klopp kompak menyindir rencana Mourinho. Menurut keduanya, Mourinho sudah melakukan hal gila demi mendapatkan tanda tangan gelandang Timnas Prancis tersebut.

Mourinho memang sudah membalas kritikan tersebut dengan menyebut ocehan keduanya sangat tidak etis. Namun, pelatih berjulukan The Special One tersebut tampaknya belum puas meledek Wenger dan Klopp.

“Saya tahu komentar mereka dan sangat memahaminya. Dalam sepak bola, banyak hal bisa terjadi dan beberapa klub melakukan pemecahan rekor transfer. Hal ini sangat mungkin terjadi di klub seperti Manchster United,”  ucap Mourinho, dikutip dari Soccerway.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut malah mengatakan bahwa Wenger dan Klopp iri kepadanya. Mourinho menyebut kekuatan finalsial MU jauh lebih besar dari Arsenal dan Liverpool yang membuat dua pelatih top itu menyindir transfer Pogba.

“Saya pikir mereka memiliki masalah ini (finansial). Kalau ini yang dicari, sebaiknya Anda berada di salah satu klub top dunia. Jadi hal yang terjadi di MU bisa juga dirasakan (mereka),” katanya.

Manajer asal Portugal itu melanjutkan, Manchester United memang membutuhkan Pogba karena kekuatannya di lini tengah. Menurut Mourinho, Pogba tidak hanya kuat, gelandang berusia 23 tahun tersebut juga sangat lincah.

“Dia memiliki segalanya, mulai dari fisik, keterampilan, hingga sangat baik dalam berkoordinasi. Sekarang yang harus Pogba lakukan adalah beradaptasi dengan gaya permainan kami,” ucap Jose Mourinho mengakhiri.

Sumber : Liputan6.com

Gelar Premier League Bukan Mission Impossible bagi Wenger

Arsenal, Arsene Wenger, Premier League

Di antara tim-tim top Premier League, Arsenal salah satu yang kurang agresif di bursa transfer musim panas ini. Tak berarti gelar juara otomatis tak terjangkau.

Arsene Wenger berpandangan demikian. Timnya, Arsenal, saat ini berada di lingkaran tekanan besar menyusul belanja besar tim-tim rival untuk musim baru.

Manchester United menghabiskan 145 juta poundsterling dan mendapatkan empat pemain kelas atas dalam diri Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, Eric Bailly, dan Paul Pogba. Manchester City mengeluarkan angka nyaris serupa, 145,3 juta pounds, untuk tujuh pemain baru. Di dalamnya termasuk nama-nama Ilkay Guendogan, Nolito, Leroy Sane, Gabriel Jesus, dan John Stones. Read more “Gelar Premier League Bukan Mission Impossible bagi Wenger”

Mesut Ozil Tolak Saran Penting dari Arsene Wenger

Mesut Ozil, Arsene Wenger

Mesut Ozil secara mengejutkan telah menolak satu saran penting yang telah dilontarkan oleh sosok Arsene Wenger. Saran sang pelatih ternyata sama sekali tak mengubah keputusannya untuk satu hal ini.

Mesut Ozil secara mengejutkan telah mengatakan bahwa ia sama sekali tidak ingin mengubah gaya permainannya, tak peduli apapun yang dikatakan oleh orang lain yang melihatnya beraksi di atas lapangan. Ucapan Wenger juga tak akan sanggup mengubah keputusannya.

Gelandang Arsenal itu memang pernah mendapatkan nasihat bijak dari manajer Arsene Wenger untuk bersikap lebih egois, dan lebih sering melepaskan tembakan ke arah gawang untuk memperbesar catatan golnya. Sang bintang hanya dua kali mencetak dua angka gol di enam musim terakhirnya. Hal itu dinilai masih kurang oleh Wenger.

Namun bukannya menurut, Ozil malah bersikeras bahwa gaya bermain yang ia usung selama ini telah membuatnya meraih sukses di banyak negara di Eropa dan ia berkeras untuk mempertahankannya sampai kapanpun.

“Saya tidak akan pernah mengubah permainan saya, dan saya tidak harus melakukannya,” tutur Ozil menurut laporan Evening Standard.

“Saya sudah meraih sukses yang luar biasa di beberapa tahun terakhir, tidak peduli di belahan dunia manapun saya bermain. Ada yang mengatakan bahwa saya harus bermain lebih egois. Namun saya hanya seseorang yang akan mengumpan ketika ada pemain lain yang ada di posisi lebih bagus,” pungkasnya dengan serius.

Sumber : Gilabola.com

Soal Masa Depan Wenger, Arsenal Tak Akan Tunggu sampai Akhir Musim Depan

Arsene Wenger, Kontrak Wenger, Arsenal

Arsene Wenger memasuki tahun terakhir dari kontraknya di Arsenal. Soal masa depan Wenger, Arsenal yakin bisa menyelesaikannya sebelum akhir musim depan.

Kontrak Wenger bersama Arsenal akan habis di akhir musim depan. Soal hal ini, Wenger pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak masalah jika harus menunggu hingga akhir musim depan untuk membicarakan kelanjutan masa depannya.

Namun klub ini tak akan menunggu hingga waktunya mepet. Apakah Arsene Wenger akan tetap lanjut di Emirates usai kontraknya habis atau tidak, The Gunners yakin akan mendapat jawabannya sebelum musim depan habis.

” Dia di usia pertengahan 60-an, wajar kalau berpikir soal kapan waktunya di sini mungkin akan berakhir, tapi kenyataannya tidak ada yang tahu. Dia dalam kondisi yang bagus. Dia sangat terikat dan bersemangat, ” ucap CEO Arsenal, Ivan Gazidis, kepada Telegraph.

” Salah satu tantangan terbesar yang akan kami hadapi adalah transisi, kapanpun itu terjadi, tapi itu bukan sesuatu yang akan segera kami hadapi. Jelas dia akan memanajeri kami musim depan dan kami sedang membuat rencana dan banyak keputusan untuk jangka panjang. ”

” Kenyataanya adalah kami tidak akan membiarkannya sampai menit terakhir. Saya tidak masalah baik jika Arsene akan memperpanjang kami akan tahu itu dan jika, kapanpun itu, dia sudah selesai, dia akan memberi kami waktu yang kami butuhkan untuk mempersiapkan transisi, ” lanjut Gazidis.

” Hubungan dengan Arsene Wenger sangat dalam. Ini akan dikerjakan secara tertutup dan kami akan punya rencana transisi tersusun dengan baik, ” katanya.

Sumber : Detik.com