Tiga Kali Dikartu Merah, Fernandinho Akan Belajar dari Kesalahannya

Fernandinho sudah tiga kali dikartu merah pada musim ini. Gelandang Manchester City itu mengaku akan belajar dari kesalahan-kesalahannya dan bekerja keras agar kembali ke tim inti.

Fernandinho diganjar tiga kartu merah hanya dalam enam pertandingan pada November-Januari. Kartu merah pertama dia dapat saat City bermain imbang 1-1 dengan Borussia Moenchengladbach di fase grup Liga Champions.

Gelandang asal Brasil itu kemudian dikartu merah lagi ketika timnya dikalahkan Chelsea di Etihad Stadium. Saat itu, dia tak bisa mengontrol emosinya pada menit-menit akhir dan mencekik serta mendorong Cesc Fabregas. Sanksi larangan bermain pada tiga laga pun harus dia jalani.

Tak lama setelah bebas dari hukuman, Fernandinho kembali diusir wasit. Dia diganjar kartu merah langsung pada laga melawan Burnley akibat tekel dua kakinya ke pemain lawan. Karena sebelumnya sudah kena skorsing tiga laga, dia pun mendapatkan hukuman yang lebih berat, yaitu larangan bermain pada empat laga.

Setelah masa hukumannya berakhir, Fernandinho bisa main lagi pada Rabu (1/2/2017) lalu dan menjadi pemain pengganti saat City mengalahkan West Ham United 4-0.

“Orang-orang mengenal saya selama tiga musim saya di sini. Saya sebelumnya tidak pernah seperti ini, jadi mereka mengubah cara untuk menghukum para pemain musim ini,” ujar Fernandinho di Manchester Evening News.

“Itu berarti saya telah absen pada tujuh pertandingan, tapi saya harus menerimanya. Itu berat, tapi ini adalah soal kesiapan ketika saya mendapatkan kesempatan dan West Ham adalah penampilan pertama setelah bebas dari hukuman,” lanjutnya.

Selama Fernandinho absen, manajer Pep Guardiola memasang Yaya Toure di posisi gelandang bertahan yang biasanya ditempati Fernandinho.

“Sekarang saya harus bekerja keras untuk masuk skuat,” tutur Fernandinho.

Ada hikmah di balik hukuman yang harus dijalani Fernandinho, yaitu dia memiliki kesempatan untuk “mengisi ulang baterai” setelah bermain pada banyak pertandingan di paruh pertama musim.

“Ini bukan cara yang saya inginkan!” katanya.

“Saya cuma ingin belajar dari kesalahan-kesalahan ini dan kami siap untuk bulan Februari yang berisi Liga Champions dan beberapa pertandingan bagus,” ujar Fernandinho.

Berkat kemenangan atas West Ham, City tetap menempati posisi kelima di klasemen sementara Premier League dengan 46 poin dari 23 laga. Mereka tertinggal 10 poin dari Chelsea yang berada di puncak, tapi cuma berjarak satu poin dari Tottenham Hotspur yang menghuni posisi kedua.

Sumber : Detik.com

Celtic sedang Terluka, Fernandinho Peringatkan City

fernandinho

Setelah mengawali dengan kekalahan memalukan Celtic berniat mencari penebusan di matchday kedua. Manchester City diingatkan Fernandinho agar waspada penuh.

City akan menantang klub Skotlandia itu di Celtic Park, Kamis (29/9/2016) dinihari WIB. Kedua klub menjalani laga pertama yang berkebalikan; City menang telak 4-0 atas Borussia Moenchengladbach sedangkan Celtic justru dihancurkan Barcelona 7-0.

Laga kandang melawan City akan menjadi ajang kebangkitan bagi pasukan Brendan Rodgers ini. Sedangkan The Citizens bertekad untuk menjaga tren kemenangannya.

Fernandinho pernah memiliki pengalaman tidak mengenakkan melawan Celtic. Pada 2007, Fernandinho yang masih memperkuat Shakhtar Donetsk menghadapi Celtic di laga kedua terakhir babak grup dan hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak knockout.

Sampai pertandingan memasuki menit-menit akhir, Shakhtar mampu unggul 1-1. Akan tetapi, di injury time Celtic mampu mencetak gol kemenangan untuk memenangi laga 2-1 untuk finis kedua sekaligus mendepak Shakhtar.

“Tentu saja mereka mengalami kekalahan menyakitkan bagi diri mereka sendiri dan pendukung mereka, tapi mungkin itu adalah salah satu dari alasan mereka akan tampil dengan konsentrasi lebih baik, motivasi lebih besar untuk mencoba memenangi pertandingan kandang ini,” ucap Fernandinho di Manchester Evening News.

“Jadi kami harus sangat hati-hati dan tetap sangat fokus untuk tidak membiarkan hal itu terjadi.”

“Terus terang, ini akan menjadi yang pertama bagiku bermain di Skotlandia, melawan Celtic. Aku pernah menghadapi mereka pada 2007, tapi saat itu pertandingan kandang kami — aku diskors saat laga tandang jadi aku tidak bermain.”

“Tapi pertandingan Liga Champions selalu istimewa, tidak peduli di mana tempatnya, tidak peduli stadion mana Anda berada ataupun di mana Anda bermain,” kata pemain Brasil itu.

Sumber : Detik.com

‘Guardiola Mengubah Mentalitas City’

pep-guardiola

Kedatangan Pep Guardiola disebut Fernandinho mengubah beberapa hal di Manchester City. Satu hal yang disebutnya paling utama adalah perubahan mentalitas tim.

Sejak awal kedatangannya, Guardiola memang menghadirkan hal yang berbeda di City. Salah satu contohnya adalah peraturan diet yang ketat yang diterapkan kepada para pemain.

Guardiola menuntut fisik yang prima dari para pemainnya. Mereka yang dinilai kegemukan tidak akan diperbolehkan mengikuti latihan.

Itu baru soal fisik. Soal mental pemain, Guardiola juga disebut telah melakukan perubahan. Fernandinho mengungkapkan bahwa manajer asal Spanyol itu telah menanamkan mental juara kepada para pemainnya.

“Ketika dia datang ke City, hal pertama yang dia coba untuk ubah adalah mentalitas tim, pemain, dia mencoba menanamkan mental juara ke dalam kepala kami,” ujar Fernandinho seperti dikutip dari Soccerway.

“Untuk menjadi juara, kami harus mengubah beberapa hal — sesi latihan, permainan, banyak hal. Kami sedang mencoba melakukannya. Setiap sesi, dan setiap pertandingan, kami mencoba untuk lebih baik tapi kami masih di awal, baru dua bulan bersama.”

“Kami sudah melihat beberapa perubahan, beberapa hal positif. Kami sudah memenangi tiga laga terakhir di Premier League,” lanjut gelandang asal Brasil itu.

“Ini penting karena di akhir musim kami ingin mengangkat trofi, jadi awalnya harus sangat, sangat bagus. Saya harap kami bisa melakukan ini sampai akhir musim,” katanya.

Sumber : Detik.com