Final Liga Champions : 9 Fakta Tersembunyi Real Madrid Vs Atletico

Real Madrid, Atletico Madrid, Final Liga Champions

Real Madrid akan menantang Atletico Madrid dalam final Liga Champions di San Siro Milan, akhir pekan nanti. Kedua klub berambisi juara demi mencatatkan sejarah baru.

Real Madrid memburu gelar ke-11 di Liga Champions atau Undecima. Terakhir kali mereka merengkuh trofi tersebut pada musim 2013/14.

Bagi Atletico Madrid, ini adalah final ketiga kalinya di kompetisi paling elite antarklub Eropa tersebut. Sayangnya, dari dua kesempatan sebelumnya Atletico selalu gagal juara.

Berikut data dan fakta menarik final Liga Champions dari kedua klub:

  1. Zinedine Zidane bisa menjadi pelatih kelahiran Prancis pertama jika sukses juara Liga Champions. Sebelumnya ada nama Helenio Herrera, namun pelatih asal Prancis tersebut lahir di Argentina.
  2. Keylor Navas bakal menjadi pemain Kosta Rika pertama yang bermain di final Liga ini. Dia juga akan menjadi pemain Kosta Rika pertama jika sukses juara Liga Champions.
  3. James Rodriguez bisa menjadi pemain Kolombia pertama yang bermain di final Liga ini. Dia akan mengalahkan Ivan Cordoba yang hanya menjadi cadangan di final Liga Champions musim 2009/10 bersama Inter Milan.
  4. Gareth Bale menjadi pemain kelima asal Wales yang bermain di final Champions. Ia juga bisa menjadi pemain ketiga Wales yang dua kali menjadi juara Liga Champions menyusul Joey Jones (1977, 1978), Ryan Giggs (1999, 2008).
  5. Cristiano Ronaldo bisa menjadi pemain pertama yang mencetak gol di tiga final Liga Champions. Namun ia masih harus mengejar rekor Alfredo di Stefano yang mencetak gol di final Liga ini.
  6. Diego Simeone bisa menjadi pelatih Argentina ketiga yang menjadi juara Liga Champions setelah Luis Carniglia dan Helenio Herrera.
  7. Jan Oblak bisa menjadi pemain Slovenia pertama yang menjuarai Liga Champions.
  8. Stefan Savic bisa menjadi pemain Montenegro pertama yang merengkuh Liga Champions sejak kemerdekaan.
  9. Thomas Partey bisa menjadi pemain Ghana keempat yang merebut Liga Champions setelah Abedi Pele, Samuel Kuffour, dan Sulley Muntari.

Sumber : Liputan6.com