De Boer Dikaitkan dengan Inter, Agen : Belum Ada Pendekatan

Inter Milan, Frank de Boer

Inter Milan kabarnya mengincar Frank de Boer jika mereka benar-benar berpisah dengan Roberto Mancini. Terkait hal ini, agen De Boer menyatakan bahwa kubu Inter belum melakukan pendekatan.

Mancini, yang masih punya sisa kontrak setahun dengan Inter, kabarnya berselisih dengan pihak klub akhir-akhir ini. Pelatih berusia 51 tahun itu disebut-sebut berbeda pandangan dengan pemilik baru Inter, Suning Group, soal kebijakan transfer.

Suning Group ingin fokus pada pemain-pemain muda, sementara Mancini meminta pemain-pemain yang lebih berpengalaman. Inter Milan berambisi lolos ke Liga Champions, sementara Mancini merasa skuat yang dimilikinya tidak cukup tangguh untuk memenuhi target tersebut dan berharap ada suntikan pemain-pemain baru.

Jika tidak “berdamai” dengan Roberto Mancini, Inter kabarnya siap mencari pelatih baru. De Boer dilaporkan masuk radar Nerazzurri. Pria asal Belanda itu sekarang menganggur setelah mundur dari Ajax Amsterdam beberapa waktu lalu.

“Kami belum mendengar apapun dari Inter,” terang agen Frank de Boer, Guido Albers, kepada Voetbal International.

“Mereka adalah klub yang bagus. Namun, pada saat ini kami cuma bisa menunggu,” kata Albers.

Sumber : Detik.com

Frank de Boer Tinggalkan Ajax

Frank de Boer, Ajax Amsterdam

Frank de Boer akhirnya memutuskan untuk berpisah jalan dengan Ajax Amsterdam. Ia belum memutuskan selanjutnya akan ke mana.

De Boer sebenarnya masih punya kontrak hingga 1 Juli 2017. Namun, ia memilih untuk memutus kontraknya, lebih dari setahun dari masa berakhirnya. Pembicaraan sudah dilakukan oleh De Boer dengan petinggi-petinggi Ajax Amsterdam dalam beberapa bulan terakhir, tapi De Boer tetap pada keputusannya: Meninggalkan Ajax.

” Kami menyayangkan kepergiannya. Tapi, begitu ia memberitahu bahwa ini adalah keputusannya sendiri, kami membuat keputusan untuk memutus kontrak atas kesepakatan bersama, ” ujar Direktur Ajax, Edwin van der Sar, di situs resmi klub.

” Frank telah menjadi duta yang luar biasa untuk klub ini. Dia selalu meluangkan waktu untuk fans, media, proyek sosial yang dijalankan klub, dan juga sponsor. Belum tahu apa yang akan dilakukannya setelah ini, ” lanjut Van der Sar.

Frank de Boer, 45 tahun, mengawali karier sebagai pemain di Ajax bersama dengan saudara kembarnya, Ronald. Ia meninggalkan Ajax pada 1999 untuk bergabung dengan Barcelona dan baru kembali ke Ajax pada 2007, untuk menjadi pelatih tim junior mereka.

Pada 2010, ia menjadi pelatih tim utama. Di tangan De Boer, Ajax meraih empat gelar juara Eredivisie secara beruntun, dari 2011 hingga 2014. Dominasi empat tahun Ajax berakhir setelah Phillip Cocu menangani PSV Eindhoven dan membawa PSV menjuarai Liga Belanda dalam dua musim terakhir.

Musim ini, De Boer sebenarnya berpeluang untuk meraih gelar juara Liga Belanda kelimanya sebagai pelatih. Namun, Ajax disalip PSV di pekan terakhir. Butuh kemenangan, Ajax malah bermain imbang 1-1 dengan De Graafschap. Di sisi lain, PSV menang 3-1 atas PEC Zwolle.

” Saya menjalani masa-masa fantastis di sini. Pertama sebagai pemain, lalu dalam sedekade terakhir sebagai pelatih. Ajax telah memberikan kesempatan pada saya untuk menjadi pelatih dan saya selamanya berterima kasih untuk itu, ” ucap De Boer.

” Setelah memenangi empat gelar beruntun, musim 2014/2015 berakhir dengan kekecewaan. Kami ingin memperbaikinya musim ini, kami sudah berusaha yang terbaik, tapi pada akhirnya tidak berakhir seperti yang kami inginkan. ”

De Boer belum tahu akan berlabuh ke klub mana setelah ini. Ada kabar bahwa Everton meminatinya. Namun, De Boer juga mengatakan, menganggur selama semusim juga ada dalam opsinya.

” Saya akhirnya berpikir bahwa ini adalah waktunya untuk melakukan sesuatu yang lain. Saya pikir, ini yang terbaik buat saya dan Ajax Amsterdam. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Setahun tanpa klub juga ada dalam pilihan saya, ” kata Frank de Boer.

Sumber : Detik.com