Jika Kane Absen Lama, Lloris Yakin Spurs Mampu Mengatasinya

harry-kane-cedera

Hugo Lloris menyebut Tottenham Hotspur tak akan punya masalah jika Harry Kane harus absen lama. Spurs disebutnya punya cukup kualitas untuk menggantikan Kane.

Kane menjadi pahlawan dalam kemenangan 1-0 Spurs atas Sunderland, Minggu (18/9/2016) lalu. Tapi Kane kemudian mengalami cedera yang membuat Spurs cemas.

Kane yang terpincang-pincang usai melakukan tekel terhadap Djilobodji kemudian digantikan oleh Vincent Janssen. Striker internasional Inggris itu kemudian terlihat meninggalkan stadion dengan menggunakan kruk dan sepatu pelindung di kaki kanannya.

Belakangan kabar yang beredar menyebut bahwa Kane mengalami cedera pada ligamen di engkelnya. Cedera tersebut kabarnya akan membuat Kane absen sampai dua bulan.

Lloris berharap cedera Kane tidak serius. Tapi, jika pada akhirnya Kane harus menepi cukup lama, Lloris yakin Spurs bisa mengatasinya.

“Kami punya tim yang kompetitif dan percaya sepenuhnya kepada setiap pemain. Ketika satu pemain absen, itu memberi kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan, energi, dan kualitasnya,” ujar Lloris seperti dikutip dari London Evening Standard.

“Ini adalah cerita dari musim ini dan itulah mengapa kami butuh semua pemain yang terlibat agar berkomitmen kepada klub karena ketika manajer membutuhkan Anda, Anda harus merespons dengan baik.”

“Kami hanya berharap itu (cedera Kane) tidak terlalu buruk. Benar bahwa jika Anda melihat gambarnya, kami bisa sedikit khawatir tapi staf medis akan mencoba untuk membuatnya kembali bermain sesegera mungkin. Kami harus menunggu diagnosisnya,” kata Lloris.

Sumber : Detik.com

Harry Kane Santai Saja Walau Belum Menciptakan Gol

Harry Kane, Tottenham Hotspur

Sejauh ini, Harry Kane tampaknya masih terus diragukan lantaran lumayan lama dirinya tak menciptakan gol. Namun, ternyata hal itu menjadikan Kane gelisah.

Seperti yang kita ketahui, hingga saat ini Kane masih belum mencatatkan gol di tingkat klub ataupun timnas. Sebelumnya gol terakhir yang diciptakannya terjadi di gawang Turki tepatnya di bulan Mei di laga ujicoba jelang Piala Eropa 2016 kemarin. Lantas di Tottenham Hotspur, penyerang yang baru menginjak 23 tahun itu juga belum mampu menciptakan gol di tiga laga pertama Premier League tahun ini.

Hal seperti ini sejatinya pernah dialami oleh Kane di tahun lalu. Saat itu, ia tak menciptakan satupun gol di enam laga pertama Premier League. Meski begitu, Kane masih mampu menuntaskan musim dengan torehan sebagai top skorer di liga dengan total 26 gol.

Dikarenakan sudah pernah merasakan situasi seperti itu, Kane mengaku tak terlalu gelisah. Ia menilai bahwa cuma mengenai waktu saja hingga dirinya dapat menciptakan gol lagi.

“Sayangnya ada banyak rumor di musim kemarin dan saya mampu membuktikan mereka itu salah, jadi hal yang sama juga akan terjadi di musim ini,” ucap Kane di lansir dari salah satu media asing.

“Ini merupakan salah satu bagian dari sepakbola. Beginilah yang mereka lakukan. Saya optimis dengan kualitas saya. Saya mengerti kalau saya terus lanjutkan apa yang tengah saya lakukan, gol bakal tercipta, inilah yang dapat saya lakukan.”

“Saya kira saya tidak menciptakan gol di tujuh atau delapan laga perdana dan lantas waktu berlalu dan saya mampu meraih sepatu emas serta menunjukkan bahwa semua itu cuma mengenai waktu.”

“Mereka dapat saja bicara saat ini ataupun kalau saya tak berhasil membuat gol di lima atau enam laga selanjutnya, itu tak bakal mengganggu saya. Saya pemain yang amat optimis.”

Sumber : Sepak.com

Aksi Brutal Bek Portugal kepada Striker Inggris

bruno dan harry

Ada kejadian tidak terpuji pada laga persahabatan timnas Inggris versus timnas Portugal dini hari tadi. Bek Bruno Alves melakukan tendangan Kung-Fu ke wajah striker Harry Kane pada menit 35. Beruntung, Kane tidak mengalami cedera.

Imbas dari aksi kasarnya itu, bek gaek berusia 34 tahun itu mendapatkan kartu merah. Kondisi itu pun dimanfaatkan oleh skuat Tiga Singa. Alhasil, mereka menang 1-0 berkat gol Chris Smalling pada menit 86.

Sadar tindakannya itu membahayakan, Bruno Alves langsung meminta maaf kepada Harry Kane.

” Itu adalah tindakan di luar kendali. Saya tidak ingin melakukan pelanggaran, tetapi saya terlambat, ” ujar Alves seperti dilansir ESPN, Jumat (3/6/2016).

” Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi. Saya mengakui kesalahan dan menerima konsekuensi. Hal ini penting bagi saya untuk tidak mengulanginya. Saya merasakan dukungan untuk tidak melakukan hal yang sama, ” sambungnya.

Sebelumnya, Kane sempat berkomentar terkait insiden yang ia alami. ” Saya berhasil lolos dari insiden itu, saya merasa senang karena saya masih berada di sini. Beruntung, saya tidak memiliki jahitan di kepala saya, ” ujar Harry Kane.

Sumber : Metrotvnews.com