Lumat Lazio, Inter Catatkan Kemenangan Tiga Kali Beruntun

Inter Milan menang meyakinkan atas Lazio dalam pertemuan Serie A pekan ke-18 di San Siro, Kamis (22/12).  Kemenangan ini merupakan kemenangan tiga kali beruntun bagi Nerazzurri.

Berkat kemenangan ini, Inter naik ke peringkat tujuh dengan mengumpulkan 30 poin, hanya berjarak tiga poin dari AC Milan yang menduduki tempat terakhir zona Eropa.

Ever Banega menjadi pembuka keunggulan Inter atas Lazio di menit 54. Gol tersebut kemudian diikuti gol kedua yang dicetak oleh Mauro Icardi pada menit 56. Sepuluh menit kemudian, Icardi kembali mencatatkan namanya di papan skor yang membuat Inter menang dengan skor 3-0.

Ketika pertandingan dimulai, Inter tak mengawali pertandingan dengan bagus. Tim tamu justru beberapa kali mengancam gawang Samir Handanovic. Baru saja memasuki menit kedua, Ciro Immobile memaksa kiper Inter jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya.

Gawang Handanovic kembali terancam di menit 19. Namun sejauh ini, gawang Inter masih terselamatkan.

Ketika pertandingan berjalan setengah jam, Inter baru bisa menemukan tempo permainannya. Sejumlah peluang pun mampu diciptakan. Namun hingga babak pertama usai, tak ada perubahan skor dalam pertemuan antara kedua kesebelasan.

Usai kembali dari ruang ganti, Inter menunjukkan permainan lebih bagus. Peluang pertama di babak kedua dari Inter diciptakan oleh Ivan Perisic. Namun gol pembuka baru tercipta di menit 54 lewat tendangan keras Banega dari luar kotak penalti.

Gol pertama tersebut tampaknya menginspirasi gol kedua Inter. Dua menit kemudian, Inter kembali mencetak gol. Setelah Danilo D’Ambrosio mengirim bola ke dalam kotak penalti, Icardi melakukan pergerakan ciamik dan menyambut bola dengan kepalanya. Bola meluncur indah ke dalam gawang Federico Marchetti dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 di menit 56.

Tak lama setelah itu, Icardi hampir saja mencetak gol lagi. Tapi penyerang asal Argentina tersebut baru menemukan gol keduanya di menit 65 setelah mendapat hadiah tendangan bebas. Bermula dari tembakan Banega, Icardi menyambutnya dengan sepakan mendatar kaki kanannya. Marchetti sempat membendungnya, namun laju bola yang keras terus bergulir melewati garis gawang dan masuk.

Tertinggal 3 gol, Lazio tampak belum menyerah dan ingin mengejar ketertinggalan di waktu tersisa. Namun hingga waktu habis, tak gol balasan yang mampu diciptakan. Maka, pertandingan pun ditutup dengan skor 3-0 untuk kemenangan tuan rumah.

  • Susunan Pemain

Inter Milan: Handanovic; D’Ambrosio, Murillo, Miranda, Ansaldi (Nagatomo 63); Brozovic, Kondogbia; Candreva (Gabriel Barbosa 85), Banega (Palacio 74), Perisic; Icardi

Lazio: Marchetti; Basta, De Vrij, Wallace, Patric (Keita 59); Parolo, Biglia (Cataldi 82), Milinkovic-Savic; Felipe Anderson, Immobile, Lulic (Lombardi 71).

Sumber : Bola.net

Inter Tak Peduli Permainan Cantik, yang Penting Bisa Menang

Menjamu Lazio tengah pekan ini, Inter Milan akan fokus saja meraup angka penuh. Soal estetika permainan, bagi Nerazzurri sementara ini dikesampingkan dulu.

Inter akan menjamu Lazio di Giuseppe Meazza, Kamis (22/12/2016) dinihari WIB di laga terakhir mereka tahun ini. Meraup angka penuh akan krusial untuk upaya mereka menapak naik di papan klasemen.

La Beneamata saat ini ada di posisi tujuh dengan nilai 27 dari 17 pekan. Sedang Lazio ada di urutan empat dengan 34 poin, atau tujuh angka di depan Inter.

Bagi Inter, kemenangan atas Lazio juga akan menjaga momentum kemenangan beruntun mereka berlanjut. Sudah tiga laga terakhir dimenangi.

Pelatih Inter Stefano Pioli mengantisipasi sebuah laga sulit melawan Lazio. Dia menegaskan fokusnya saat ini adalah membawa Inter meraih hasil maksimal, sementara soal main cantik nanti dulu.

“Kami menghadapi seorang rival yang sedang tampil baik. Mereka di depan kami di klasemen dan setiap laga yang memberikan kesempatan untuk kami merenggut sejumlah poin akan penting untuk kami,” kata Pioli dikutip Football Italia.

“Akan ada laga-laga besar lainnya, tapi kami ingin tampil baik. Sekarang ini kami tidak peduli dengan permainan cantik, tapi soal klasemen dan hasil yang mana satu-satunya yang dianggap saat ini,” tambahnya.

Pioli sebelumnya sudah menyatakan tekadnya untuk membawa Inter finis di zona Liga Champions.

Sumber : Detik.com

Roma Dapat Kabar Buruk Jelang Derby Della Capitale

mohamed-salah

AS Roma tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik saat melawan rival sekotanya, Lazio, di lanjutan Serie A akhir pekan nanti. Winger Mohamed Salah dipastikan absen pada derby della Capitale karena cedera.

Pemain berkebangsaan Mesir itu diganggu cedera pergelangan kaki. Cedera tersebut didapat saat Salah mengikuti sesi latihan bersama Roma hari Rabu (30/11/2016).

Belum jelas berapa lama Salah akan absen akibat cedera tersebut. Namun, Roma memastikan eks pemain Chelsea itu tidak akan bisa bermain saat melawan Lazio.

Absennya Salah bakal memusingkan pelatih Luciano Spalletti. Salah tengah dalam bentuk permainan terbaiknya pada musim 2016/2017. Dia jadi andalan Roma dalam mendulang gol.

Pemuda 24 tahun itu total sudah melesakkan delapan gol dari delapan penampilan di ajang Serie A.

Sumber : Liputan6.com

Masuki Pekan-Pekan Krusial, Roma Tak Boleh Telat Panas

as-roma-kontra-lazio

AS Roma sudah ditunggu serangkaian laga penting di bulan Desember. Meraup poin sebanyak-banyaknya sangat krusial bagi Roma agar tetap kompetitif di papan atas.

Roma akan mengawali Desember dengan pertandingan Derby della Capitale melawan Lazio di Serie A giornata 14, Minggu (4/12/2016) malam WIB. Roma yang ada di peringkat dua klasemen dengan 29 poin saat ini hanya unggul satu angka dari Lazio.

Usai menghadapi Lazio, Roma sudah ditunggu dua pertandingan lain yang tak kalah berat. Edin Dzeko dkk. berturut-turut kemudian akan melawan AC Milan –tim yang bersaing ketat dengan Roma dengan jumlah poin sama– dan tandang ke markas Juventus.

Roma sadar betul pentingnya pertandingan-pertandingan tersebut. Oleh karena itu, Giallorrossi wajib tampil maksimal.

“Kami terpaut empat poin dari puncak, sudah merangkai hasil-hasil bagus di kandang dan semoga meneruskan tradisi positif ini. Secara teknis kami adalah tim tamu, tapi tetap saja ini di Stadio Olimpico,” ujar CEO Roma, Umberto Gandini, soal pertandingan derby seperti dikutip dari Football Italia.

“Ini (derby) adalah bagian dari perjalanan, tapi secara terpisah pertandingan ini sangat penting untuk supremasi kota yang jelas sangat kami pedulikan,” lanjutnya.

“Kami akan menghadapi tiga pertandingan penting, menentukan, dan di level tertinggi: derby, menjamu Milan, dan tandang ke Juventus. Penting bagi kami untuk siap, memulai rangkaian pertandingan ini dengan benar dan terus bertahan di posisi yang kompetitif sampai akhir,” kata Gandini menambahkan.

Sumber : Detik.com