Teka-Teki Undangan untuk Ronaldo di Pesta Pernikahan Messi

Perencanaan pesta pernikahan megabintang Barcelona, Lionel Messi dan sang kekasih, Antonella Roccuzzo sudah disusun dengan rapi.

Dilansir media Argentina PrimiciasYa, rentetan prosesi pernikahan Messi akan digelar musim panas mendatang, bertepatan dengan jeda kompetisi.

Messi akan menikahi Antonella pada 24 Juni mendatang, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-30. Upacara pemberkatan bakal digelar di Gereja Katedral Rosario dan resepsi pernikahan akan dilaksanakan di Arroyo Seco, wilayah di mana Messi biasanya tinggal ketika pulang kampung.

Pesta pernikahan Messi diperkirakan bakal dihadiri total 600 undangan, termasuk para bintang lapangan hijau, atlet olahraga lain serta selebritis hiburan dunia.

Satu hal menarik dari pesta ini adalah teka-teki akan hadir atau tidaknya bintang Real Madrid sekaligus rival Messi, Cristiano Ronaldo. Namun kabar santer menyebutkan bahwa Messi tak mengundang Ronaldo ke pesta pernikahannya.

Sumber : bola.net

Pemain Sociedad Ini Sebut Messi Harusnya Dikartu merah

Gelandang Real Sociedad, Asier Illaramendi, kesal dengan kepemimpinan wasit di laga kontra Barcelona. Illarramendi menilai Lionel Messi harusnya dikartumerah.

Pada laga leg pertama perempatfinal Copa del Rey yang dihelat di San Sebastian, Jumat (20/1/2017) dinihari WIB tadi, Sociedad menjamu Barca dengan harapan bisa meraih kemenangan.

Namun, asa itu pupus setelah penalti Neymar di menit ke-21 tak mampu dibalas para pemain Sociedad hingga pertandingan berakhir. Alhasil beban Sociedad untuk lolos makin berat karena leg kedua digelar di Camp Nou pekan depan.

Kekalahan itu sudah pasti meninggalkan kekesalan di dalam diri pemain Sociedad, khususnya Illarramendi, yang geram dengan kepemimpinan wasit Jose Luis Gonzalez.

Menurut Illaramendi, Gonzalez harusnya mengusir keluar Messi di babak kedua karena menghalangi-halanginya mengambil free kick dengan cepat. Pasalnya Messi sudah menerima kartu kuning di akhir babak pertama karena mengulur-ngulur waktu.

Selain itu Illaramendi menilai harusnya tidak ada offside ketika rekan setimnya, David Zurutuza, menerima bola dalam posisi bebas di depan gawang.

“Harusnya Zurutuza tak dihukum offside dan Messi…itu harusnya dikartukuning,” ujar Illaramendi di Soccernet.

“Jika dia ada di tim lain pasti sudah dikartumerah. Tapi apapun itu, kami harus segera bangkit,” sambungnya.

Tak cuma itu, Illarramendi juga mencurahkan kekecewaannya di akun twitter-nya yang berisikan “Lagi-lagi! Selalu sama seperti ini… berulang lagi”

Sumber : Detik.com

Enrique: Messi Pemain Unik

Luis Enrique tidak bosan memuji Lionel Messi. Pelatih Barcelona itu kembali menyanjungnya setelah membawa timnya menang atas Espanyol,  Minggu (18/12/2016).

Dalam laga tersebut Messi menyumbang gol terakhir dalam laga yang berakhir dengan skor 4-1. Sementara tiga gol Barcelona lainnya diciptakan Luis Suarez (dua gol) dan Jordi Alba.

Kemenangan membuat Barcelona terus menempel Real Madrid di puncak klasemen. Blaugrana mengoleksi 34 poin dari 16 laga atau berselisih tiga poin dengan Los Galacticos.

“Tidak banyak yang bisa melakukan hal seperti Messi saat ini. Dia pemain yang unik,” kata Enrique seperti dilansir Soccerway.

“Di sini, Camp Nou Messi selalu melakukan hal luar biasa setiap 15 hari,” ucapnya menambahkan.

Menariknya, Enrique langsung memberikan kado Natal lebih awal bagi striker asal Argentina itu. Ia mengizinkan Messi bersama Luis Suarez. Neymar, dan Gerard Pique untuk berlibur lebuh awal.

“Ya, keempat pemain itu tidak akan bermain melawan Hercules tengah pekan ini. Sangat penting bagi mereka untuk berlibur,” kata Enrique.

Sumber : Liputan6.com

Lionel Messi Jadi Idola Selebritis Korea

lionel-messi-pemain-kesukaan-fc-men-korsel

Tim sepakbola artis-artis asal Korea Selatan, ‘FC Men’, mengaku kebanyakan dari mereka merupakan pendukung tim Barcelona. Selain itu, mereka juga mengidolakan bintang klub tersebut, Lionel Messi.

FC Men saat ini tengah berada di Indonesia. Mereka menggelar laga persahabatan melawan tim sepakbola artis Indonesia “Selebritis FC”. Laga itu sendiri digelar di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (5/11) malam.

Tim selebritis tersebut diperkuat oleh Myname Seyong, Beast Yoon Dujun, Xia Junsu ‘JYJ’, Beast Lee Gikwang, Bigstar Sunghak, K-Much Kiu, Lee Wan, Lee Sigang, Baek Seunghun, Kim Young, Wally, Jo Wanho, Lim Jay, Kang Hansol, Choi Yongin, Oh Minseok, Kang Ho, hingga Kim Eunho dan Seo Kyungjong.

Salah satu penggawa FC Men, Lee Sigang, mengaku mayoritas rekan-rekannya di tim tersebut sangat menyukai klub Barcelona. Mereka rata-rata juga sangat ngefans pada mesin gol klub tersebut, Messi.

“Kebanyakan di tim ini suka Barcelona. Kami suka Messi,” ujar Lee Sigang.

Para penggawa FC Men sendiri semuanya adalah penggemar olahraga sepakbola. Bahkan, tim tersebut sudah terbentuk sejak tahun 2010 silam.

“Saya suka sekali sepakbola, kami semua suka sepakbola. Sudah enam tahun kami bermain sepakbola bersama,” tutur Xia Junsu ‘JYJ’.

Sumber : Bola.net

Messi Sempat Muntah di Bangku Cadangan Barcelona

lionel-messi

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tampil mengesankan ketika timnya mengalahkan Deportivo La Coruna 4-0, Sabtu (15/10/2016) dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol. Dalam laga itu, Messi masuk dari bangku cadangan pada menit ke-55 menggantikan Sergio Busquets dan mencetak satu gol.

Namun, yang banyak menimbulkan pertanyaan adalah ketika muncul video Messi muntah di bangku cadangan sebelum dia dimainkan. Belum diketahui secara pasti penyebab Messi muntah.

Pemain internasional Argentina itu memang baru pulih dari cedera pangkal paha, yang didapatnya saat laga kontra Atletico Madrid pada 21 September lalu. Untuk alasan itu pula, Pelatih Barcelona, Luis Enrique baru menurunkan Messi di babak kedua.

Akan tetapi, pemain berjuluk La Pulga ini langsung menggila dengan mencetak gol hanya tiga menit setelah dimasukkan. Messi menerima umpan Neymar untuk memperdaya kiper La Coruna, German Lux pada menit ke-58.

lionel-messi-muntah

Seperti dilansir 90min, Messi diyakini dalam kondisi sedikit sakit ketika bermain sebagai pemain pengganti dalam pertandingan lawan La Coruna. Tapi, tidak sedikit yang berasumsi bahwa pemain berusia 29 tahun itu muntah karena dipengaruhi proses penyembuhan cederanya.

Terlepas dari itu, Messi membuktikan dalam kondisi tidak 100 persen tetap sanggup bersinar di lapangan. Selain Messi, tiga gol Barcelona ke gawang La Coruna lainnya dicetak Rafinha dua gol dan Luis Suarez satu gol.

Sumber : Liputan6.com

Debut di Tim U-20, Bocah 13 Tahun Ini Disebut Penerus Messi

karamoko-dembele

Bocah bernama Karamoko Dembele tengah jadi perbincangan di Skotlandia. Itu setelah ia membuat debut di tim U-20 Celtic, Senin (2/10/2016).

Padahal, usianya baru 13 tahun. Tak heran, karena hal ini, ia pun digadang-gadang sebagai penerus bintang Barcelona, Lionel Messi.

Seperti dilansir NBC, Celtic memasukkan Dembele ke tim U-20 lantaran kemampuan Dembele jauh di atas rata-rata anak seusianya. Dalam video yang beredar di YouTube, Dembele memang terlihat lihai memainkan dan mengoper bola.

“Fakta bahwa dia bermain melawan pemain yang tujuh tahun lebih tua darinya merupakan sebuah indikasi, betapa bagusnya kualitas Dembele,” kata Kepala Tim Muda Celtic, Chris McCart, seperti dilansir NBC.

Kendati telah menembus tim U-20, Dembele dipastikan tidak akan melangkah terlalu jauh ke tim yang lebih senior. McCart mengatakan, akan lebih bagus bagi Dembele untuk tetap menimba ilmu di tim U20.

“Dembele masih anak kecil dan masih harus tumbuh lagi baik secara fisik maupun mental. Pelatih junior kami telah merawatnya dengan fantastis, tapi penting dicatat bahwa kami tidak akan memforsir kemampuannya terlalu dini,” kata McCart.

Untuk diketahui, Dembele bukan pemain pertama yang digaungkan sebagai penerus Messi. Sebelumnya, sudah ada nama Bojan Krkic hingga Alen Halilovic yang pernah menyandang predikat serupa. Sayangnya, tak ada yang mampu membuktikan kalau merekalah penerus Messi.

Sumber : Liputan6.com

Sacchi: Ronaldo Kalah Bakat Dibanding Messi, Tapi Dia Pemain Hebat

Lionel Messi, Cristiano Ronaldo

Pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi memberikan penilaian atas bagaimana perbandingan antara sosok Cristiano Ronaldo dengan sosok Lionel Messi. Kedua pemain saat ini disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Nama Ronaldo dan Messi memang telah terlibat persaingan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan tersebut mereka tunjukkan lewat bagaimana mereka mendominasi Ballon d’Or sejak 2010 silam.

Messi sendiri meraih Ballon d’Or empat kali, sementara Ronaldo meraihnya dua kali. Bahkan sebelum FIFA mengakuisisi penghargaan Ballon d’Or pada 2010, Ronaldo dan Messi sama-sama menyabet penghargaan pemain terbaik di dunia, Ronaldo pada 2008 dan Messi pada tahun 2009.

“Cristiano Ronaldo merupakan lambang dari seseorang yang sangat profesional. Dia tak memiliki talenta yang sama seperti Lionel Messi, tapi dia merupakan pemain yang hebat,” puji Sacchi seperti dilansir As.

“Saya pernah mengunjungi Carlo Ancelotti sekali saat di Madrid dan bahkan sebelum latihan dimulai, Ronaldo sudah berada di sana, melakukan latihan di ruang ganti sebelum pemain lain datang. Dia mempunyai banyak kemauan dan nafsu besar,” tandas Arrigo Sacchi.

Sumber : Bola.net

Ronaldo dan Messi Masuk Daftar Kandidat Pemain Terbaik di Eropa 2015-16

Pemain Terbaik di Eropa, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

UEFA merilis daftar pemain yang akan bersaing untuk jadi Pemain Terbaik di Eropa 2015-16. Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Antoine Griezmann termasuk di dalamnya.

Daftar itu didasarkan dari pilihan jurnalis dari ke-55 anggota asosiasi UEFA yang memilih lima pemain terbaik versi mereka; posisi pertama mendapat lima poin, posisi kedua empat poin, dan seterusnya.

Pada prosesnya terpilih 10 pemain dengan perolehan poin paling banyak. UEFA.com menyebut mereka akan memasuki fase pemilihan kedua, yang bakal menentukan tiga finalis pada 5 Agustus mendatang.

Pemenang kemudian akan ditentukan oleh pilihan juri, dengan pengumuman tersebut dilakukan pada pengundian fase grup Liga Champions di Monacoo pada 25 Agustus mendatang.

Penghargaan Pemain Terbaik di Eropa ini sendiri diberikan kepada para pesepakbola yang bermain untuk klub Eropa dan dikategorikan tampil paling jempolan pada musim sebelumnya.

Musim lalu penghargaan itu disabet oleh Lionel Messi dari Barcelona. Itu merupakan kali kedua ia meraih penghargaan tersebut.

Selain Messi ada pula nama-nama Cristiano Ronaldo, Franck Ribery, dan Andres Iniesta yang pernah menyandang penghargaan itu sejak diciptakan UEFA 2011 lalu.

  • Berikut 10 kandidat untuk musim 2015-16 (menurut susunan alfabetis):

Gareth Bale (Real Madrid & Wales)

Gianluigi Buffon (Juventus & Italia)

Antoine Griezmann (Atlético Madrid & Prancis)

Toni Kroos (Real Madrid & Jerman)

Lionel Messi (Barcelona & Argentina)

Thomas Müller (Bayern Munich & Jerman)

Manuel Neuer (Bayern Munich & Jerman)

Pepe (Real Madrid & Portugal)

Cristiano Ronaldo (Real Madrid & Portugal)

Luis Suárez (Barcelona & Uruguay)

Secara keseluruhan, ada 37 pemain yang menjaring suara dalam pemilihan awal; mereka yang tidak masuk daftar nominator 10 besar adalah sebagai berikut sesuai posisi finisnya:

11 Riyad Mahrez (Leicester & Aljazair)

12 Jamie Vardy (Leicester & Inggris)

13 Dimitri Payet (West Ham & Prancis)

14 Jérôme Boateng (Bayern Munich & Jerman)

15 Arturo Vidal (Bayern Munich & Chile)

16 Luka Modri (Real Madrid & Kroasia)

17 N’Golo Kanté (Leicester & Prancis)

18 Zlatan Ibrahimovi (Paris Saint-Germain/Manchester United & Sweden)

19= Eden Hazard (Chelsea & Belgia)

19= Andrés Iniesta (Barcelona & Spanyol)

19= Neymar (Barcelona & Brasil)

19= Renato Sanches (Benfica/Bayern Munich & Portugal)

23 Robert Lewandowski (Bayern Munich & Polandia)

24 Gonzalo Higuaín (Napoli & Argentina)

25= Giorgio Chiellini (Juventus & Italia)

25= Diego Godin (Atlético Madrid & Uruguay)

25= Will Grigg (Wigan & Irlandia Utara)

25= Hugo Lloris (Tottenham & Prancis)

25= Paul Pogba (Juventus & Prancis)

30= Toby Alderweireld (Tottenham & Belgia)

30= Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund & Gabon)

30= Kevin De Bruyne (Manchester City & Belgia)

30= Kevin Gameiro (Sevilla & Prancis)

30= Grzegorz Krychowiak (Sevilla/Paris Saint-Germain & Polandia)

30= Blaise Matuidi (Paris Saint-Germain & Prancis)

30= Georges-Kévin N’Koudou (Marseille & Prancis)

30= Jan Oblak (Atlético Madrid & Slovenia)

Sumber : Detik.com

Membandingkan Musim Panas Ronaldo dengan Messi

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi

Keberhasilan Cristiano Ronaldo juara Piala Eropa 2016 ikut memunculkan nama Lionel Messi. Memang, Messi tak main di Euro. Tapi namanya ikut disebut-sebut terkait statusnya dengan Ronaldo sebagai dua pemain terbaik dunia pada saat ini.

Ronaldo dan Messi adalah pesepakbola yang dalam beberapa waktu terakhir jadi langganan berada di jajaran pemain paling jempolan di dunia. Setumpuk pencapaian dari mereka turut memunculkan perdebatan mengenai siapa yang paling unggul.

Ada berbagai kriteria yang dapat dipilih-pilih dalam argumentasi tersebut, dengan Ronaldo dan Messi juga punya masing-masing pengagum dan barisan pendukung. Apa pun, faktanya tak terbantahkan kalau mereka kini merupakan “dewa” lapangan sepakbola. Read more “Membandingkan Musim Panas Ronaldo dengan Messi”

Messi Takkan Selamanya di Barca

Lionel Messi, Barcelona

Penggawa Barcelona, Lionel Messi, mengungkapkan bahwa dirinya takkan selamanya bersama klub asal Catalan itu. Dia ingin kembali ke Argentina.

Lionel Messi sudah menjadi pemain Azulgrana sejak masih berusia 14 tahun. Kala itu, Barca yang mengendus bakatnya mau merekrutnya sekaligus membantu biaya pengobatannya. Messi mengalami masalah pertumbuhan hingga harus disuntik hormon dengan biaya yang amat mahal.

Pengorbanan dan keyakinan tinggi Barca pada Messi berbuah manis dengan prestasi yang didapat bersama La Pulga. Sedikitnya ada 28 trofi yang sudah disumbangkan oleh Messi untuk Barca.

Kendati Barca sudah memberikan segalanya, Messi mengungkapkan niatnya untuk kembali ke kampung halaman di Rosario, Argentina suatu saat nanti. Dia ingin menikmati kota kelahirannya dan menikmati suasana bersama keluarga terdekat.

” Itu merupakan saat yang sulit. Di sisi lain, itu juga menyenangkan karena bisa datang dan bermain di Barcelona merupakan suatu hal yang spektakuler, ” kata Messi di Soccerway.

” Di sisi lain, itu menjadi saat yang sulit karena saya meninggalkan semua hal. Saya meninggalkan teman, sebagian keluarga, dan masa kecil saya. Datang ke negara di mana saya tak mempunyai apa-apa, memulai dari nol jelas sangat sulit. ”

” Suatu hari, saya bakal kembali ke Argentina karena saya meninggalkan negara saya di usia yang masih sangat muda. Saya tak bisa menikmati Rosario, kota kelahiran saya, dan mengenal orang-orang di sekitar saya, ” imbuh Lionel Messi.

Sumber : Detik.com