Demi Main di El Clasico, Suarez Sengaja Dikartu Kuning

luis-suarez

Luis Suarez menyebut kartu kuning yang didapat dalam laga dengan Sevilla justru baik untuknya. Dengan begitu dia dipastikan main pada El Clasico.

Suarez mendapat kartu kuning pada menit 89 saat Barcelona meraih kemenangan penting di kandang Sevilla. Wasit menilai striker asal Uruguay itu memprotes keputusannya secara berlebihan.

Kartu kuning tersebut merupakan yang kelima yang didapat Suarez, yang artinya dia akan absen pada laga Barca selanjutnya menghadapi Malaga. Namun begitu, Suarez malah terhindar dari kemungkinan absen pada laga yang lebih penting yakni saat Barca bertamu ke Real Sociedad dan menjamu Real Madrid.

Bakal menjalani hukuman larangan main kontra Malaga, Suarez akan dalam keadaan ‘bersih’ setelah itu. Sementara jika dia baru mendapat kartu kuning kelima ketika berhadapan dengan Malaga, mantan penyerang Liverpool dan Ajax Amsterdam itu bakal absen saat berhadapan dengan Sociedad. Atau bahkan absen di Clasico jika kartu kuning dia dapat di laga dengan Sociedad.

“Hukuman (akumulasi) kartu bagus karena untuk pertandingan sulit menghadapi Sociedad dan Madrid saya akan dalam kondisi bersih (kartu kuning),” ucap Suarez di akun Twitter Barcelona.

Laga dengan Malaga akan dilangsungkan pada 19 November, atau setelah jeda internasional di akhir pekan ini. Sementara duel dengan Sociedad dihelat seminggu setelahnya (27/11/2016), dan El Clasico pada 3 Desember.

Sumber : Detik.com

Ini Gol Terbaik Suarez Selama di Barca

barcelona-luis-suarez

Sejak memperkuat Barcelona, sudah 93 gol dibuat Luis Suarez. Ada dua gol terbaik menurut Suarez yang dicetaknya ke gawang Real Madrid.

Sudah tiga musim Suarez berseragam biru-merah setelah dibeli dari Liverpool. Ketajaman penyerang Uruguay itu makin menjadi-jadi setelah mencetak 93 gol dari 108 penampilan di seluruh kompetisi.

Itu artinya rata-rata Suarez hampir pasti mencetak satu gol di setiap pertandingan yang diikuti. Musim lalu jadi ajang pamer ketajaman Suarez ketika bikin 59 gol dari 53 penampilannya.

Gol demi gol dibuat Suarez dengan mudahnya ke gawang lawan. Jika ditanya mana gol terbaik sejauh ini bersama Barca, Suarez menyebut dua golnya ke gawang Madrid musim lalu saat menang 4-0 di Santiago Bernabeu.

Suarez benar-benar menghancurkan lini belakang Madrid lewat aksinya saat itu. Gol pertamanya dicetak lewat kaki kanan menyusul umpan dari Sergi Roberto.

Sementara gol kedua menunjukkan kualitas Suarez sebagai penyerang top. Mendapat bola di kotak penalti, Suarez menunggu dulu Keylor Navas menjatuhkan badan sebelum men-chip bola ke gawang.

Selain itu ada juga golnya ke gawang Atletico Madrid Februari di mana Barca menang 2-1 dan unggul tiga poin dalam perburuan gelar juara.

“Saya mencetak banyak gol indah selama karier saya, tapi jika harus memilih, saya memilih dua gol ke gawang Real Madrid di Bernabey dan satu di kandang melawan Atletico yang membuat kami unggul di puncak klasemen,” ujar Suarez seperti dikutip Soccerway.

“Ketika saya memulai karier di Ajax, saya belum mengenal sepakbola Eropa dan saya beruntun bisa mencetak banyak gol,” sambungnya.

“Mereka memberikan kesempatan saya bergabung dengan Liverpool. Saya bisa mencetak banyak gol tapi tidak bisa memenangi Premier League bersama Liverpool, yang mana itu adalah impian saya.”

“Lalu di Barcelona, semuanya menjadi lebih mudah dengan para pemain ini di sekitar Anda,” tutupnya.

Sumber : Detik.com

Suarez vs Ronaldo Memperebutkan Pichichi dan Sepatu Emas Eropa

Luis Suarez, Cristiano Ronaldo, Sepatu Emas Eropa

Bukan cuma Barcelona dan Real Madrid yang menjalani final. Luis Suarez dan Cristiano Ronaldo juga melakoni duel untuk jadi topskorer La Liga dan meraih Sepatu Emas Eropa.

Cuma terpaut satu poin, persaingan Barcelona dan Real Madrid untuk menjuarai Liga Spanyol akan ditentukan di akhir pekan ini. Pada pekan 38 tersebut The Catalans akan bertamu ke Granada sementara El Real menjalani lawatan ke Deportivo La Coruna.

Tapi persaingan bukan cuma milik kedua klub tersebut. Di akhir pekan ini Luis Suarez dan Cristiano Ronaldo punya kompetisinya sendiri, tentu saja dalam urusan adu tajam menjebol gawang lawan.

Saat ini Suarez sudah mengoleksi 37 gol di Liga Spanyol, unggul empat dari Cristiano Ronaldo. Pada akhir pekan kemarin, mereka berdua sama-sama bikin dua gol ke gawang lawan masing-masing.

Dengan kondisi seperti itu Suarez dalam posisi diuntungkan untuk merebut status Pichichi, alias topskorer Liga Spanyol. Jika itu terjadi maka Suarez akan mendobrak dominasi Ronaldo dan Lionel Messi yang bergantian merebut Pichichi Liga Spanyol sejak 2008/2009. Pemain terakhir selain Messi dan Ronaldo yang jadi topskorer Liga Spanyol adalah Diego Forlan dengan 33 golnya untuk Atletico Madrid.

Bukan cuma Pichichi, Suarez dan Ronaldo kini juga bertarung untuk memperebutkan Golden Shoe (pemain tersubur di Eropa). Saat ini Suarez mengumpulkan 74 poin, unggul delapan poin dari Ronaldo dan Gonzalo Higuain yang berada di posisi kedua.

Karena Liga Spanyol dan Liga Italia masih menyisakan satu pertandingan lagi, ketiga nama tersebut masih punya peluang untuk memperebutkan gelar Pemain Tersubur Eropa tersebut.

Berikut Klasemen Sepatu Emas Eropa:

  1. Luis Suarez 37 gol, 74 poin
  2. Cristiano Ronaldo 33 gol, 66 poin
  3. Gonzalo Higuain 33 gol, 66 poin
  4. Jonas Goncalves 31 gol, 62 poin
  5. Robert Lewandowski 29 gol, 58 poin

Sumber : Detik.com

Godin Angkat Bicara Mengenai Sikutan Suarez

Luis Suarez dan Diego Godin

Insiden mata kanan Diego Godin menjadi perhatian. Setelah sempat lebam karena sikutan Luis Suarez, namun Godin menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan memberi pengaruh buruk terhadap hubungannya dengan Suarez. Saat ini keduanya masih baik-baik saja dan kondisi Godin mulai membaik.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Atletico Madrid berhasil menghantam Barcelona dengan skor 2-0 di Vicente Calderon dalam pertandingan putaran kedua di babak perempatfinal Liga Champions, sepekan lalu. Di akhir laga, Diego Godin dan Atletico menjadi pemenang setelah laga berat tersebut usai dengan keunggulan aggregat 3-2.

Laga itu sendiri berlangsung dengan ketat dengan banyaknya tekanan dan tekel yang keras oleh para pemain dari kedua kesebelasan. Wasit, Nicola Rizzoli bahkan sampai mengeluarkan sekitar delapan kartu kuning dengan pemberian empat untuk masing-masing tim.

Luis Suarez menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kartu kuning tersebut di menit ke-70 setelah tanpa sengaja menyikut mata Godin. Hal tersebut, membuat penglihatan bek Atletico tersebut kurang jelas karena matanya yang bengkak.

” Saya ingin semuanya dapat berjalan dengan tenang. Hingga kini, saya dengan Luis masih memiliki hubungan yang baik. Kami berteman baik, ” ucap Diego Godin dan Twitternya. Dia menambahkan bahwa setelah laga usai, mereka berdua tetap salig berbincang dan saling menyapa.

“ Mengenai mata saya yang bengkak, hal-hal seperti ini merupakan hal yang memang biasa terjadi di lapangan dan dalam dunia sepakbola akan selalu bertemu dengan insiden semacam ini. Ini di mana saat dua pemain sedang berupaya keras bermain untuk membawa nama tim masing-masing, ” lanjut pemain Uruguay tersebut. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini, kapten Los Rojiblancos dan Luis Suarez baik-baik saja.