Zidane Janji Beri Morata Lebih Banyak Kesempatan

alvaro-morata

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memuji bomber Alvaro Morata yang jadi pahlawan kemenangan Los Blancos atas Athletic Bilbao. Zidane berjanji akan memberikan Morata kesempatan bermain lebih banyak.

Madrid menang 2-1 atas Athletic Bilbao pada lanjutan pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Senin (24/10/2016) dinihari WIB. Dalam laga itu, Morata masuk di babak kedua dan melesakkan gol kemenangan Madrid.

“Morata akan mendapatkan lebih banyak waktu bermain, tapi kita harus bersabar. Kami harus terus bekerja sama dan Morata akan mendapatkan menit bermain seperti pemain lainnya,” kata Zidane di Football Espana.

“Morata dan Lucas Vazquez tampil sangat baik. Mereka selalu bermain dengan baik ketika masuk ke lapangan. Keduanya akan jadi starter musim ini, tapi ini tidak mudah.”

Berkat kemenangan itu, Madrid naik ke puncak klasemen. Namun, Los Blancos hanya berjarak satu poin dari Sevilla dan tiga poin dari Barcelona, Villarreal dan Atletico Madrid.

“Ini akan sangat ketat sepanjang musim. Tidak ada permainan yang mudah dan kami akan menderita sampai akhir.”

“Saya sangat senang kami di puncak klasemen, tetapi yang terpenting saya senang dengan kinerja kami. Kami sedikit menderita, tapi itu normal dan kami harus terus berjuang sampai akhir musim,” Zidane menambahkan.

Sumber : Liputan6.com

Madrid Diimbangi Villarreal, Zidane Semprot Pemain

zinedine-zidane-real-madrid

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane kecewa dengan penampilan pemainnya yang tak tampil bagus sepanjang pertandingan saat Real Madrid imbang 1-1 melawan Villarreal pada Kamis (22/9/2016) dini hari WIB. Gol Bruno di babak pertama mampu dibalas Sergio Ramos.

Zidane mengatakan, Madrid tak mungkin selalu mengincar kemenenangan di menit-menit akhir. Ini mengacu kepada penampilan pemainnya yang gagal raih kemenangan.

“Kesalahan bisa terjadi di sepak bola, tapi itu hanya terjadi di babak pertama. Real Madrid kurang bergairah dan lalu tampil fantastis di babak kedua. Tapi Anda tak mungkin terus rebut kemenangan di menit-menit akhir,” ujarnya seperti dikutip Marca.

“Saya tak bisa hukum pemain dan sebaiknya tak perlu bicara soal rekor lagi.”

Ya, kegagalan Madrid rebut kemenangan membuat mereka tak bisa lewati rekor Barcelona. Pekan lalu, Madrid samai rekor Barcelona yang rebut 16 kemenangan beruntun di La Liga.

“Mari bicara soal pertandingan berikutnya dan ubah banyak hal, utamanya soal babak pertama. Kami kurang intensif dalam menyerang,” ucapnya.

Sumber : Liputan6.com

Intip Ritual Unik Zidane Sebelum Pertandingan Madrid

Zinedine Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane punya kebiasaan unik sebelum memimpin pasukannya bertanding. Legenda timnas Prancis ini biasa menyalami semua pemainnya sebelum bertanding.

Hal itu terungkap dalam sebuah video di akun resmi Real Madrid di Youtube. Dalam video itu terlihat Zidane menunggu di pintu keluar ruang ganti pemain. Ritual itu dilakukan saat Madrid bertanding melawan Real Betis, akhir pekan lalu.

Zizou -sapaan akrab Zidane- menyalami satu per satu para pemainnya sebelum mereka bertanding. Selain menyalami, Zidane juga menepuk dada para pemainnya.

Khusus untuk Ramos dan Marcelo, Zidane tak hanya melakukan dua hal itu. Zizou menambahkannya dengan rangkulan.

Hasilnya tidak sia-sia. Real Madrid menang telak 3-0 dalam partai melawan Real Sociedad di Anoeta, Minggu (22/8/2016). Dua gol Madrid dicetak Gareth Bale sementara satu gol sisa dicetak Marco Asensio.

Penunjukkan Zidane sebagai pelatih  berdampak signifikan bagi Madrid. Eks pemain El Real itu dianggap menyatukan kembali para peman Madrid pasca-rezim Rafael Benitez yang gagal total.

Hal itu dikatakan Kapten Madrid, Sergio Ramos. “Kami memiliki hubungan baik dengan Zizou. Hubungan baik dengan tim berubah jadi persahabatan dan itu membuat segalanya lebih mudah. Itu yang hilang di era Benitez,” ujar Ramos di La Gazetta Dello Sport, Mei lalu.

Zizou ditunjuk jadi pelatih Madrid di pertengahan musim 2014/15. Penunjukkan itu tak sia-sia. Di bawah asuhan Zidane, Madrid menggondol trofi Liga Champions di musim lalu.

“Hubungan baik dia dengan tim berubah menjadi persahabatan dan membuat segalanya lebih mudah. Itu yang telah hilang dengan Benitez,” ujar Ramos seperti dikutip La Gazetta dello Sport.

Sumber : Liputan6.com