Firman Utina Bantah Gabung Persija

Gelandang Sriwijaya FC Firman Utina menjawab isu kepindahannya ke Persija Jakarta jelang kompetisi Liga 1 Maret 2017 mendatang. Firman mengakui hanya menjalin komunikasi dengan salah satu pemain klub Ibukota tersebut, Bambang Pamungkas.

Rumor kembalinya Firman ke klub lamanya itu berawal dari pengakuan pelatih anyar Macan Kemayoran Stefano Cugurra Teco. Teco menyebutkan telah melakukan kontak dengan salah satu gelandang serang lokal.

“Belum. Saat ini belum ada komunikasi dengan Persija karena saya masih ada ikatan kontrak dengan Sriwijaya FC sampe Maret. Jadi saya belum tahu musim depan akan kemana,” ucap Firman saat ditemui di Senayan, pada Kamis (2/2/2017) sore.

Eks-gelandang Arema dan Persib Bandung tersebut juga menegaskan bahwa nasibnya baru akan ditentukan setelah Piala Presiden. Meski tak ikut bermain dalam turnamen ini, dia masih berstatus pemain Sriwijaya.

“Kontak saya dengan Persija hanya dengan Bambang Pamungkas untuk sekedar tanya kabar. Setelah Piala Presiden saya baru memutuskan klub mana yang akan dipilih untuk kompetisi resmi,” kata Firman.

“Saat ini ada beberapa klub yang sudah menawarkan, dari klub ISL dan Divisi Utama. Tapi saya akan bicarakan dengan keluarga dulu. Mungkin agar dekat denan keluarga di Tangerang,” tuturnya.

Sumber : Liputan6.com

Resmi, Zein Al Hadad Tangani Persija Jakarta

Muhammad Zein Al Hadad, Persija Jakarta

Mantan asisten pelatih timnas U-23 Indonesia, Muhammad Zein Al Hadad resmi ditunjuk menangani Persija Jakarta pada putaran kedua Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo. Zein memulai sesi latihan pertamanya pada Rabu (31/8) pagi di lapangan Yon Zikon 14, Srengseng Sawah,  Jakarta.

Pelatih yang akrab disapa Mamak itu memiliki memiliki tugas berat untuk mengangkat Persija dari papan bawah klasemen. Hingga penutupan paruh musim TSC, Macan Kemayoran finis di peringkat 17 lewat raihan 14 poin dari 17 penampilan.

“Muhamad Zein Al Hadad resmi menjadi pelatih kepala Persija mulai hari ini #Persija #TSC2016ID,” begitulah pengumuman dalam akun Twitter Persija.

Lewat penunjukkan Mamak, caretaker Jan Saragih akan kembali menjadi asisten pelatih. Sebelumnya, manajemen juga telah mengumumkan wajah baru yang akan membela Persija di putaran kedua ini, yakni gelandang asal Brasil, Tarik Boschetti.

Mamak akan langsung melatih pada pekan ke-18 TSC melawan Semen Padang, Sabtu (3/9/2016) mendatang di Stadion H Agus Salim, Padang. Jadwal ini dimajukan sehari karena tim nasional Indonesia akan menjalani laga uji coba pada 6 September 2016 berhadapan dengan Malaysia.

Sebagai pelatih yang telah mengantongi lisensi pelatih A AFC, Mamak belum memiliki prestasi cemerlang. Di level klub, dia pernah dinobatkan sebagai pelatih terbaik Piala Indonesia (Copa Dji Sam Soe) 2009 bersama Deltras.

Sumber : Liputan6.com

Persib vs Persija : Ini Alasan Jakmania Dilarang Masuk Bandung

Persija Jakarta, Persib Bandung, Ridwan Kamil

Pelarangan suporter Persija Jakarta untuk menghadiri pertandingan di Kota Kembang melawan Persib Bandung, Sabtu (16/7) mendatang sangat disesali.

Operator Torabika Soccer Championship (TSC), PT. Gelora Trisula Semesta (PT GTS) menginstruksikan agar laga terpanas kedua tim tidak dihadiri oleh Jakmania di Bandung.

Sebelumnya, Ridwan Kamil selaku walikota Bandung mempersilahkan Jakmania untuk datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage untuk menyaksikan laga panas tersebut.

Menurut kang Emil, begitu ia biasa disapa, dirinya sudah mendapatkan dukungan dan persetujuan dari Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito.

Dalam pertemuan tertutup yang dihadiri oleh pentolan suporter Persija dan manajer Persib Haji Umuh Muchtar serta kang Emil, Kapolda Jabar akan menjamin keamanan Jakmania yang akan tandang ke Bandung.

“Saya yang undang. Kemarin saya sudah ketemu dengan pak Kapolda mengantar Jakmania, sehingga nanti insha Allah menurut pak Kapolda suporter Persija bisa hadir juga. Enggak ada masalah,” ujar Emil, sesuai laga Persib Bandung versus Mitra Kukar pekan lalu.

Jaminan yang diberikan oleh Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar ini dikeluarkan karena Jakmania hanya akan mengisi 10 persen dari kapasitas GBLA nanti.

“Tidak ada bedanya saat lawan Mitra Kukar (jumlah penonton tim tamu). Bedanya hanya mitos seolah akan terjadi sesuatu yang heboh. Itu mah mitos,” katanya seperti dikutip dari Simamaung.

Akan tetapi undangan dari Ridwan Kamil ditolak oleh PT GTS dengan pertimbangan faktor keamanan. Joko Driyono selaku Direktur Utama PT GTS masih melihat adanya pergesekan antara suporter kedua kesebelasan.

Namun demikian, Joko Driyono tidak memungkiri jika dikemudian hari laga tersebut akan bisa dihadiri oleh kedua suporter klub.

“Tentunya kita tidak boleh putus asa untuk mencari cara. Tapi untuk saat ini opsi agar suporter tidak ikut saat timnya bertandang menjadi pilihan tepat,” ungkapnya.

Pelarangan ini menimbulkan polemik, sebab akan menambah faktor gengsi dan juga mental berjuang kedua kesebelasan. Akan tetapi Umuh Muchtar memiliki pendapatnya sendiri.

“Yang dimaksud oleh PT GTS itu kalau Persija Jakarta main di Bandung, Jakmania tidak hadir. Begitu juga sebaliknya, Persib main di Jakarta, Bobotoh tidak bisa hadir,” ujarnya di kantor PSSI.

“Kalau nantinya pertandingan Persib Bandung versus Persija Jakarta tidak dihadiri oleh pentonton itu tidak tepat. Bubarkan saja GTS kalau pilihan itu dipakai. Tidak jelas kalau memang GTS menggunakan opsi tersebut.”

Sumber : Gilabola.com