Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas Indonesia

boaz-solossa

Selasa (1/11/2016) pagi WIB, Boaz Salossa tidak terlihat saat latihan Timnas Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Ternyata penyerang asal Persipura Jayapura itu pulang ke kampung halamannya di Jayapura, Papua.

Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl memang sudah mengizikan striker lincah itu pulang ke tanah kelahirannya. Boaz punya acara keluarga yang harus dipenuhinya.

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya,” kata Rield kepada wartawan.

Absennya Boaz membawa “berkah” tersendiri bagi Riedl. Dia jadi bisa mensimulasikan situasi permainan ketika Timnas Indonesia bermain dengan sepuluh pemain. Pagi ini, Riedl melakukan simulasi pertandingan kepada para pemainnya dengan durasi 3/15 menit.

“Itu bagus juga, kami bisa bermain 10 melawan sembilan saat simulasi pertandingan. Situasi seperti ini bisa terjadi ketika kami kena kartu merah,” ucapnya.

Pelatih asal Austria itu mengatakan bahwa fisik Irfan Bachdim dan kawan-kawan sudah meningkat. “Kami tekan keras fisik para pemain untuk dua pertandingan uji coba, karena itu penting untuk pertandingan. Sore ini kita juga akan ada latihan fisik,” ujar Riedl.

Sore ini, Riedl akan mengumumkan satu pemain yang tidak akan dibawa ke luar negeri untuk menghadapi dua laga uji coba. Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji coba tandang melawan Myanmar (4/11) dan Vietnam (8/11).

“Kita akan berangkat dengan 23 pemain dari sini, jadi dari 24 pemain di sini akan ada satu yang dicoret. Nanti setelah latihan sore kita umumkan siapa orangnya,” katanya menjelaskan.

Sumber : liputan6.com

Daftar Pesepak Bola Aktif Tertua dan Termuda di Indonesia

osvaldo-haay

Ajang Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo saat ini menjadi turnamen tertinggi di sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, turnamen jangka panjang tersebut banyak diisi pemain-pemain terbaik Indonesia.

Menariknya nama-nama pemain terbaik di Indonesia cukup beragam dari segi umur. Para pemain tersebut terdiri dari senior maupun junior.

Pemain senior merupakan deretan pemain yang bisa dibilang sudah melewati masa kejayaan. Namun, tenaga mereka masih dibutuhkan karena memiliki pengalaman segudang yang bisa diandalkan disaat melakoni laga krusial atau untuk membimbing pemain muda.

Di Indonesia sendiri pemain dengan usia paling tua dipegang oleh striker Arema Cronus, Cristian Gonzales dan juga gelandang Persiba Balikpapan, Bima Sakti. Kedua pemain tersebut saat ini sudah menginjak usia 40 tahun.

Akan tetapi, peran keduanya di klub sangat berbeda. El Loco (sapaan akrab Gonzales) masih menjadi andalan Singo Edan di lini depan untuk mencetak gol. Kendati sudah menginjak usia kepala 4, Gonzales tetap tak kehilangan ketajaman, dan itu dibuktikan dari koleksi 11 golnya untuk Arema di TSC 2016.

Pemain muda Persipura Jayapura, Osvaldo Haay mencetak gol perdana saat Persipura melawan Arema Cronus, Senin (24/10/2016) di Stadion Mandala, Jayapura. (GTS)

Sementara Bima Sakti bukan lagi pilar utama Beruang Madu di lini tengah. Mantan pemain Gresik United itu saat ini berstatus sebagai pemain cadangan, karena dia juga mengemban tugas sebagai asisten pelatih Jaino Matos di Persiba.

Pemain lain yang juga bisa dibilang sudah cukup uzur adalah bek Persija, Ismed Sofyan, gelandang Pusamania Borneo FC, Ponaryo Astaman, dan kiper Arema, Achmad Kurniawan. Ketiganya sekarang telah menginjak usia 37 tahun.

Sementara itu selain pemain tua, TSC 2016 juga diramaikan dengan kehadiran para pemain muda potensial. Nama-nama seperti jebolan eks timnas U-19, seperti Evan Dimas Darmono, Putu Gede Juni Antara hingga Hansamu Yama Pranata terus menunjukkan grafik meningkat.

Namun, uniknya rekor pemain termuda di TSC 2016 tidak muncul dari jebolan eks Garuda Jaya. Adalah gelandang muda Persipura, Osvaldo Haay yang baru menginjak usia 18 tahun.

Haay adalah talenta muda Papua yang berposisi sebagai gelandang tengah. Dia memiliki pergerakan yang apik dan juga visi mengirimkan umpan sangat baik.

Di TSC 2016, Haay baru bermain dalam sembilan laga. Namun, dia baru saja mencetak gol perdananya ketika membantu Mutiara Hitam menang 2-0 atas Arema Cronus di pekan ke-25.

Sumber : Liputan6.com

Persib Bandung Hajar Persipura di Stadion Mandala

Persipura Jayapura, Persib Bandung

Persipura Jayapura harus menelan kekalahan kandang perdananya di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. Itu setelah mereka menyerah 0-2 dari Persib Bandung di Stadion Mandala, Kamis (21/7/2016).

Setelah tertinggal 0-1 di babak pertama, pelatih Jafri Sastra langsung melakukan pergantian pemain. James Koko Lomell yang perannya tak terlihat di babak pertama digantikan Dominggus Fakdawer. Tujuan Jafri tentu untuk memberikan keseimbangan tim.

Maklum, mereka harus melakoni babak kedua dengan 10 pemain. Itu setelah Ricardo Salampessy diganjar kartu merah akibat menghentikan tendangan Roberto Pugliara dengan tangannya. Insiden itu menghasilkan hadiah penalti yang dimaksimalkan Vladimir Vujovic di pengujung babak pertama.

Babak kedua baru berjalan enam menit, Persipura Jayapura nyaris menyamakan skor. Berawal dari sepak pojok Boaz Solossa, Eddy Boakay melanjutkannya dengan sebuah sundulan. Sayang, sundulan Eddy masih melenceng ke atas gawang Persib Bandung.

Di menit 55, peluang kembali didapat tuan rumah. Itu ketika Ferinando Pahabol melepaskan tendangan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti Persib. Ironisnya, lagi-lagi aksi kiper I Made Wirawan membuat Persipura belum mampu menyamakan skor.

Pergantian pemain kembali dilakukan Jafri karena pasukannya tak kunjung menyamakan skor hingga menit 60. Pahabol ditarik untuk digantikan dengan Thiago Fernandes.

Sayang, berbagai upaya yang dilakukan Jafri tak memberikan perubahan positif dalam permainan Persipura. Dominasi penguasaan bola memang menjadi milik mereka. Namun, tak ada peluang emas yang mampu diciptakan hingga akhir laga.

Di kubu Persib, sejak awal babak kedua mereka memang tak berniat untuk menambah gol. Mereka lebih fokus mempertahankan keunggulan sambil sesekali melancarkan serangan balik.

Lucunya, Persib justru mendapatkan gol kedua lewat serangan balik di menit 91+1. Atep yang baru masuk menggantikan Sergio van Dijk memberikan umpan cantik yang dimaksimalkan Samsul Arif.

Hingga laga berakhir, keunggulan 2-0 Persib tetap bertahan.

  • Susunan pemain:

Persipura Jayapura (4-3-3): Ferdiansyah; Ricardo Salampessy, Bio Paulin, Yustinus Pae, Jaelani Arey, M Tahir, Ferinando Pahabol (Thiago Fernandes 60), Izaac Wanggai, James Koko Lomell (Dominggus Fakdawer 46), Eddy Boakay (Riky Kayame 71), Boaz Solossa

Persib Bandung (4-2-3-1): I Made Wirawan; Yanto Basna, Vladimir Vujovic, Jajang Sukmara, Tony Sucipto, Hariono, Kim Kurniawan, Zulham Zamrun, Robertino Pugliara (Taufiq 83), Tantan (Samsul Arif 71), Sergio Van Dijk (Atep 91).

Sumber : Liputan6.com