Sambangi Torino, Ini Daftar Lengkap Skuat AC Milan

Tim legendaris AC Milan bakal bertandang ke markas Torino dalam lanjutan Serie A, Selasa dinihari WIB (17/1/2017). Pelatih AC Milan, Vicenzo Montella telah menetapkan 23 nama yang akan diboyong dalam tur kali ini.

Situs resmi AC Milan melaporkan, trio Donnarumma, Plizzari, dan Storari masih jadi stok Montella di bawah mistar gawang. Di barisan pertahanan, Montella memboyong delapan nama, yakni Abate, Calabria, Ely, Gomez, Paletta, Romagnoli, Vangioni, Zapata. Sedangkan untuk memperkuat lini tengah, Montella membawa Bertolacci, Bonaventura, Honda, Kucka, Locatelli, Pasalic, dan Sosa.

Carlos Bacca yang mengakhiri paceklik golnya bersama Milan, pekan lalu, kembali mengisi amunisi penyerang Rossoneri. Montella juga tidak lupa membawa wonderkid Milan, Patrick Cutrone. Sedangkan tiga nama lainnya dihuni oleh Lapadula, Niang, dan Suso.

AC Milan saat mini masih berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 36 poin dari 18 laga. Rossoneri terpaut sembilan poin dari pimpinan klasemen Juventus yang telah mengoleksi 45 poin dari 19 pertandingan.

Usai jumpa pers jelang pertandingan, Montella masih menyempatkan pasukannya berlatih sebelum meninggalkan Turin. Selanjutnya para pemain Rossoneri mengawali persiapannya di pusat kebugaran sebelum kemudian menjajal lapangan utama. Latihan di awali dengan permainan di lapangan kecil dan dilanjutkan dengan pematangan strategi dan taktik yang dipimpin langsung oleh Montella.

Sumber : Liputan6.com

Lumat Lazio, Inter Catatkan Kemenangan Tiga Kali Beruntun

Inter Milan menang meyakinkan atas Lazio dalam pertemuan Serie A pekan ke-18 di San Siro, Kamis (22/12).  Kemenangan ini merupakan kemenangan tiga kali beruntun bagi Nerazzurri.

Berkat kemenangan ini, Inter naik ke peringkat tujuh dengan mengumpulkan 30 poin, hanya berjarak tiga poin dari AC Milan yang menduduki tempat terakhir zona Eropa.

Ever Banega menjadi pembuka keunggulan Inter atas Lazio di menit 54. Gol tersebut kemudian diikuti gol kedua yang dicetak oleh Mauro Icardi pada menit 56. Sepuluh menit kemudian, Icardi kembali mencatatkan namanya di papan skor yang membuat Inter menang dengan skor 3-0.

Ketika pertandingan dimulai, Inter tak mengawali pertandingan dengan bagus. Tim tamu justru beberapa kali mengancam gawang Samir Handanovic. Baru saja memasuki menit kedua, Ciro Immobile memaksa kiper Inter jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya.

Gawang Handanovic kembali terancam di menit 19. Namun sejauh ini, gawang Inter masih terselamatkan.

Ketika pertandingan berjalan setengah jam, Inter baru bisa menemukan tempo permainannya. Sejumlah peluang pun mampu diciptakan. Namun hingga babak pertama usai, tak ada perubahan skor dalam pertemuan antara kedua kesebelasan.

Usai kembali dari ruang ganti, Inter menunjukkan permainan lebih bagus. Peluang pertama di babak kedua dari Inter diciptakan oleh Ivan Perisic. Namun gol pembuka baru tercipta di menit 54 lewat tendangan keras Banega dari luar kotak penalti.

Gol pertama tersebut tampaknya menginspirasi gol kedua Inter. Dua menit kemudian, Inter kembali mencetak gol. Setelah Danilo D’Ambrosio mengirim bola ke dalam kotak penalti, Icardi melakukan pergerakan ciamik dan menyambut bola dengan kepalanya. Bola meluncur indah ke dalam gawang Federico Marchetti dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 di menit 56.

Tak lama setelah itu, Icardi hampir saja mencetak gol lagi. Tapi penyerang asal Argentina tersebut baru menemukan gol keduanya di menit 65 setelah mendapat hadiah tendangan bebas. Bermula dari tembakan Banega, Icardi menyambutnya dengan sepakan mendatar kaki kanannya. Marchetti sempat membendungnya, namun laju bola yang keras terus bergulir melewati garis gawang dan masuk.

Tertinggal 3 gol, Lazio tampak belum menyerah dan ingin mengejar ketertinggalan di waktu tersisa. Namun hingga waktu habis, tak gol balasan yang mampu diciptakan. Maka, pertandingan pun ditutup dengan skor 3-0 untuk kemenangan tuan rumah.

  • Susunan Pemain

Inter Milan: Handanovic; D’Ambrosio, Murillo, Miranda, Ansaldi (Nagatomo 63); Brozovic, Kondogbia; Candreva (Gabriel Barbosa 85), Banega (Palacio 74), Perisic; Icardi

Lazio: Marchetti; Basta, De Vrij, Wallace, Patric (Keita 59); Parolo, Biglia (Cataldi 82), Milinkovic-Savic; Felipe Anderson, Immobile, Lulic (Lombardi 71).

Sumber : Bola.net

Roma Dapat Kabar Buruk Jelang Derby Della Capitale

mohamed-salah

AS Roma tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik saat melawan rival sekotanya, Lazio, di lanjutan Serie A akhir pekan nanti. Winger Mohamed Salah dipastikan absen pada derby della Capitale karena cedera.

Pemain berkebangsaan Mesir itu diganggu cedera pergelangan kaki. Cedera tersebut didapat saat Salah mengikuti sesi latihan bersama Roma hari Rabu (30/11/2016).

Belum jelas berapa lama Salah akan absen akibat cedera tersebut. Namun, Roma memastikan eks pemain Chelsea itu tidak akan bisa bermain saat melawan Lazio.

Absennya Salah bakal memusingkan pelatih Luciano Spalletti. Salah tengah dalam bentuk permainan terbaiknya pada musim 2016/2017. Dia jadi andalan Roma dalam mendulang gol.

Pemuda 24 tahun itu total sudah melesakkan delapan gol dari delapan penampilan di ajang Serie A.

Sumber : Liputan6.com

Masuki Pekan-Pekan Krusial, Roma Tak Boleh Telat Panas

as-roma-kontra-lazio

AS Roma sudah ditunggu serangkaian laga penting di bulan Desember. Meraup poin sebanyak-banyaknya sangat krusial bagi Roma agar tetap kompetitif di papan atas.

Roma akan mengawali Desember dengan pertandingan Derby della Capitale melawan Lazio di Serie A giornata 14, Minggu (4/12/2016) malam WIB. Roma yang ada di peringkat dua klasemen dengan 29 poin saat ini hanya unggul satu angka dari Lazio.

Usai menghadapi Lazio, Roma sudah ditunggu dua pertandingan lain yang tak kalah berat. Edin Dzeko dkk. berturut-turut kemudian akan melawan AC Milan –tim yang bersaing ketat dengan Roma dengan jumlah poin sama– dan tandang ke markas Juventus.

Roma sadar betul pentingnya pertandingan-pertandingan tersebut. Oleh karena itu, Giallorrossi wajib tampil maksimal.

“Kami terpaut empat poin dari puncak, sudah merangkai hasil-hasil bagus di kandang dan semoga meneruskan tradisi positif ini. Secara teknis kami adalah tim tamu, tapi tetap saja ini di Stadio Olimpico,” ujar CEO Roma, Umberto Gandini, soal pertandingan derby seperti dikutip dari Football Italia.

“Ini (derby) adalah bagian dari perjalanan, tapi secara terpisah pertandingan ini sangat penting untuk supremasi kota yang jelas sangat kami pedulikan,” lanjutnya.

“Kami akan menghadapi tiga pertandingan penting, menentukan, dan di level tertinggi: derby, menjamu Milan, dan tandang ke Juventus. Penting bagi kami untuk siap, memulai rangkaian pertandingan ini dengan benar dan terus bertahan di posisi yang kompetitif sampai akhir,” kata Gandini menambahkan.

Sumber : Detik.com

Candreva Sebut Inter Pantas Menang Atas AC Milan

antonio-candreva

Gelandang Inter Milan Antonio Candreva menilai timnya pantas menang atas AC Milan. Candreva juga menuntut timnya memperbaiki kelemahan di lini belakang.

Inter bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Milan pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di San Siro, Senin (21/11/2016) dinihari WIB. Gol Milan diborong Suso. Sementara gol Inter dicetak Antonio Candreva dan Ivan Perisic.

Dalam laga itu, Milan sempat unggul 2-1 hingga masa injury time. Namun, Perisic membuyarkan kemenangan Rossoneri di akhir laga.

“Sebuah derby bagus dari kami. Kami pantas meraih kemenangan dan mendapatkan poin,” kata Candreva kepada Mediaset Premium.

“Dua gol Milan berasal dari serangan balik. Jadi, kami perlu memperbaiki pertahanan kami.”

“Kami Inter, kami harus berada di posisi teratas klasemen. Sekarang kami perlu naik kembali di klasemen dan meningkatkan kinerja dengan menggunakan pertandingan ini sebagai fondasi, karena ini pertandingan yang bagus,” Candreva menambahkan.

Dengan hasil tersebut, Milan berada di peringkat tiga klasemen Serie A dengan 26 poin. Jumlah ini sama dengan yang dimiliki AS Roma di posisi dua. Namun, Milan masih kalah selisih gol. Sementara Inter di posisi sembilan dengan 18 poin.

Sumber : Liputan6.com

Juventus vs Napoli Panaskan Giornata 11

liga-italia-serie-a-juventus-napoli

Serie A pekan ke-11 akan menghadirkan pertandingan seru antara dua tim papan atas. Juventus sang pemuncak klasemen akan ditantang penghuni posisi tiga, Napoli.

Juve dan Napoli akan saling berhadapan di Juventus Stadium, Minggu (30/10/2016) dinihari WIB.

Menghadapi Napoli, Juve bermodalkan kemenangan telak 4-1 atas Sampdoria di laga tengah pekan. Kemenangan tersebut menjadi respons sempurna Bianconeri usai dikalahkan AC Milan di pekan sebelumnya. Hasil atas Sampdoria menjaga posisi Juve di puncak klasemen dengan 24 poin.

Absennya Paulo Dybala di laga tersebut tak mengurangi daya dobrak Juve. Mario Mandzukic yang diduetkan dengan Gonzalo Higuain menjawab kepercayaan Massimiliano Allegri dengan mencetak satu gol ke gawang Sampdoria.

Ketangguhan Juve akan diuji Napoli yang tengah berupaya untuk terus merangkai kemenangan. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Napoli bangkit dengan mengalahkan Crotone dan Empoli. Napoli kini menempati peringkat ketiga, tertinggal empat angka dari Juve.

Duel antara Juve dan Napoli disebut-sebut sebagai laga antara dua kandidat scudetto. Dalam beberapa musim terakhir, kedua tim memang selalu terlibat dalam perebutan gelar juara Serie A kendati pada akhirnya Juve yang meraih titel.

Meski demikian, pelatih Napoli Maurizio Sarri menepis anggapan bahwa laga melawan Juve merupakan duel scudetto. Dia tak ingin menambah tekanan pada timnya.

“Kami harus menghentikan tekanan yang keliru ini kepada kami,” ujar Sarri usai timnya membukukan kemenangan atas Empoli.

Juve dominan dalam delapan pertemuan terakhir dengan Napoli. ‘Si Nyonya Besar’ menang lima kali sementara Napoli hanya menang dua kali.

Dari pertandingan lainnya, AS Roma mengintip peluang untuk mengambil keuntungan dari laga antara Juve dan Napoli untuk merebut puncak klasemen. Roma akan tandang ke markas Empoli, Minggu (30/10/2016) malam WIB.

Giallorossi bermodalkan laju oke setelah membukukan empat kemenangan beruntun. Edin Dzeko juga tengah on fire menyusul rentetan golnya dalam empat laga terakhir. Striker Bosnia itu kini sudah mengoleksi 10 gol dari 10 kali penampilan dan memuncaki daftar top skorer.

Sementara itu, AC Milan berpeluang untuk bangkit usai dikalahkan Genoa 0-3 di laga tengah pekan. Rossoneri akan menjamu Pescara di San Siro. Sedangkan upaya Inter Milan untuk mendaki klasemen akan diuji di kandang Sampdoria.

Sumber : Detik.com

Senapan Mesin Roma

as-roma-serie-a

AS Roma musim ini ibarat sebuah senapan mesin yang kerap memberondong gawang lawan dengan gol-gol mereka. Hampir di tiap pertandingan, Roma selalu mencetak minimal tiga gol dan menang.

Pada giornata 10 dini hari tadi, Kamis (27/10), Roma menang 3-1 di markas Sassuolo. Sempat tertinggal oleh gol Paolo Cannavaro menit 12, Roma bangkit dan berbalik menang lewat dua gol Edin Dzeko menit 57 dan 76 (penalti) serta satu gol Radja Nainggolan menit 78.

Dengan hasil tersebut, berarti Roma selalu mencetak tiga gol atau lebih dalam enam dari 10 laga yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini. Dibandingkan tim-tim lain, Giallorossi lah yang paling sering melakukannya.

10 Pertandingan yang sudah dimainkan Roma di Serie A musim ini:

20-08-2016 Roma 4-0 Udinese

29-08-2016 Cagliari 2-2 Roma

11-09-2016 Roma 3-2 Sampdoria

19-09-2016 Fiorentina 1-0 Roma

22-09-2016 Roma 4-0 Crotone

25-09-2016 Torino 3-1 Roma

03-10-2016 Roma 2-1 Inter

15-10-2016 Napoli 1-3 Roma

24-10-2016 Roma 4-1 Palermo

27-10-2016 Sassuolo 1-3 Roma.

Dari segi perolehan poin, Roma (22) masih menempati peringkat dua dengan selisih dua poin dari Juventus di posisi teratas. Namun, dari segi produktivitas gol, Roma (26) adalah yang terdepan.

  • Gol terbanyak di Serie A 2016/17 sejauh ini:

26 – Roma

21 – Juventus

20 – Lazio

20 – Torino

19 – Napoli

17 – Cagliari

16 – Milan

13 – Atalanta

13 – Inter

13 – Sassuolo

12 – Fiorentina

12 – Genoa

11 – Chievo

11 – Bologna

11 – Sampdoria

10 – Udinese

9 – Pescara

8 – Crotone

6 – Palermo

2 – Empoli.

Total 26 gol sudah dicetak oleh Roma di Serie A musim ini. Gol-gol tersebut paling banyak disumbangkan oleh Dzeko (10) dan Mohamed Salah (5).

Dzeko sendiri sejauh ini memimpin daftar top scorer sementara dengan keunggulan dua gol atas Mauro Icardi (Inter Milan) dan Ciro Immobile (Lazio). Jika Roma adalah senapan mesin, maka Dzeko adalah pelurunya yang paling tajam.

Sumber : Bola.net