Madrid Kalah Lagi, Marcelo: Mungkin Efek Hasil di Sevilla

Setelah 40 laga tak terkalahkan, Real Madrid lantas menelan dua kekalahan beruntun. Bek Los Blancos Marcelo menduga hasil di Sevilla lalu memengaruhi.

Madrid kembali menelan kekalahan ketika menjamu Celta Vigo di Santiago Bernabeu, Kamis (19/1/2017) dinihari WIB di leg pertama perempatfinal Copa del Rey. Tertinggal lebih dulu oleh gol Iago Aspas, Madrid sempat menyamakan lewat Marcelo sebelum akhirnya kembali kebobolan melalui Jonny Castro.

Ini adalah kekalahan kedua Madrid secara beruntun setelah takluk 1-2 dari Sevilla di liga, Senin (16/1) kemarin. Di laga itu Madrid sempat memimpin sampai lima menit terakhir waktu normal, di mana pada prosesnya mereka kebobolan dua kali dan kalah.

Marcelo menyebut hasil itu kemungkinan memberikan pukulan secara mental untuk timnya, diikuti situasi di mana mereka tertinggal lebih dulu di laga tadi, hingga akhirnya dibungkam Celta.

“Mencatatkan laju 40 laga tak terkalahkan itu berat dan dua kekalahan ini tidak menyingkirkan sedikitpun hasrat kami untuk mewujudkannya lagi,” ujar Marcelo di situs resmi klub.

“Kami perlu menaikkan level kerja di latihan dan pada Sabtu nanti kami punya laga lainnya. Mungkin kekalahan di Sevilla, setelah mengontrol laga selama 85 menit, memberikan dampak buruknya,” imbuhnya.

Madrid selanjutnya akan menghadapi Malaga di lanjutan Liga Spanyol, Sabtu (21/1/2017) malam WIB.

Sumber : Detik.com

Madrid Kalah karena Kehilangan Fokus

Zinedine Zidane mengungkapkan faktor yang menyebabkan Real Madrid tumbang di markas Sevilla. Kekalahan Madrid akibat kehilangan fokus di lima menit terakhir.

Los Blancos dipaksa Sevilla menyerah dengan skor 1-2 saat bertandang ke Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (16/1/2017) dinihari WIB. Usai bermain ‘kacamata’ di 45 menit pertama, Madrid memecah kebuntuan lewat gol penalti Cristiano Ronaldo di tengah-tengah babak kedua, menyusul pelanggaran terhadap Dani Carvajal.

Memasuki lima menit terakhir, Sevilla menyamakan skor setelah kapten Madrid Sergio Ramos membuat gol bunuh diri. Sampai akhirnya pemain pengganti Stevan Jovetic menentukan kemenangan Los Rojiblancos setelah membuat gol di injury time.

“Kami santai selama lima menit dan itu sudah cukup untuk membuat kami kehilangan kemenangan,” kata pelatih Madrid itu yang dilansir Marca.

“Ini sulit diterima mengingat bagaimana pertandingannya berjalan, tapi begitulah sepakbola dan kami harus menerima hasil ini. Kami akan menggunakannya sebagai motivasi untuk pertandingan berikutnya.”

“Kami tampil bagus selama 85 menit, tapi kehilangan fokus hanya lima menit saja,” sungut Zidane.

Kekalahan ini praktis menghentikan laju tidak terkalahkan El Real yang sudah berjalan 40 pertandingan di seluruh kompetisi. Terakhir kali Madrid menelan kekalahan ialah saat ditekuk Wolfsburg 0-2 pada laga Liga Champions, April tahun lalu.

“Logis bahwa suatu hari laju tidak terkalahkan itu akan berakhir. Saya selalu bilang bahwa musim akan berjalan sulit sampai akhir. Kami tidak beruntung dengan gol bunuh diri itu. Tapi hal ini memang bisa terjadi. Saya sangat bangga dengan para pemain,” imbuh Zidane.

Meski kalah Madrid masih memuncaki klasemen dengan perolehan 40 poin, unggul satu poin dari Sevilla di bawahnya tapi masih memiliki satu pertandingan di tangan. Barcelona di peringkat ketiga dengan selisih dua poin dan Atletico Madrid keempat usai mengantongi 34 poin.

Sumber : Detik.com

Meski Dicemooh, Ramos Tetap Beri Respek untuk Fans Sevilla

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, mendapatkan sambutan yang kurang menyenangkan dari suporter Sevilla. Dia tetap memberi respek atas cemoohan itu.

Madrid melawat ke Ramon Sanhez Pizjuan untuk melakoni pertandingan leg 2 babak 16 besar Copa del Rey. Laga yang berlangsung, Jumat (13/1/2016) dini hari WIB, selesai dengan skor akhir 3-3.

Sevilla sempat unggul 3-1 di laga itu setelah Danilo melakukan gol bunuh diri, yang bisa disamakan oleh Marco Asensio. Dua gol Sevilla lainnya dicetak oleh Stevan Jovetic dan Vicente Iborra.

Ramos menjadi penyumbang kedua untuk Madrid. Gol itu dicetak lewat titik putih dengan tendangan panenka. Seusia membobol gawang Los Rojiblancos, Ramos melakukan perayaan dengan menunjuk nomor punggung dengan kedua tangannya. Dia juga membuat bahasa tubuh untuk meminta maaf pada publik Sevilla.

Cemoohan untuk Ramos sudah berlangsung sejak akan melakukan eksekusi penalti, hingga melakukan perayaan.

Bagi Ramos, Sevilla merupakan klub yang membesarkannya sebelum pindah ke Madrid. Dia sembilan tahun di Sevilla sejak masih menjadi pemain akademi hingga tahun 2005.

“Saya datang ke sini untuk bermain bertahun-tahun yang lalu, ini bukan penerimaan yang saya harapkan, tapi Anda harus menghormati itu. Saya meminta maaf dan perayaan gol saya bukan berarti kurangnya respek dan untuk menghina siapapun,” kata Ramos di situs resmi Madrid.

“Tempat ini akan selalu menjadi rumah saya, terlepas dari mereka semua yang memilih untuk mencemooh saya.”

“Saya tak akan mengubah gaya bermain saya karena tim membutuhkan saya dan saya merupakan kapten Real Madrid. Saya merupakan Sevillista dan juga Madridista,” imbuhnya.

Sumber : Detik.com

Ultras Bentrok Jelang Sevilla Vs Juventus

liga-champions-sevilla-kontra-juventus

Pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup H Liga Champions yang mempertemukan Sevilla dan Juventus diprediksi bakal berlangsung dengan tensi tinggi di Estadio R. Sanchez Pizjuan, Rabu (23/11/2016) dinihari WIB. Ini terlihat ketika penggemar kedua tim sudah saling bentrok di pusat kota Sevilla.

Insiden itu terjadi di jalan Katolik Sevilla Reyes. Itu merupakan markas dari kelompok suporter tuan rumah di mana mereka menyebutnya dengan nama The Papelon.

Penggemar Juventus dengan sengaja berteriak “Hooligans Sevilla” dan teriakan itu langsung direspon oleh sekolompok suporter tuan rumah. Akibatnya perkelahian tersebut tak terelakan.

Menurut laporan Sport, Selasa (22/11/2016), ketika terjadi keributan itu masyarakat yang tengah berada di jalan tersebut panik. Namun pihak kepolisian setempat akhirnya berhasil menghentikan perkelahian antar kedua penggemar tersebut.

Peristiwa perkelahian ini menyebabkan beberapa penggemar kedua tim mengalami luka. Sementara bar dan toko-toko terkena imbasnya atau mengalami kerusakan.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang di Estadio R. Sanchez Pizjuan, kepolisian setempat terpaksa menerjunkan 800 personel untuk memastikan pertandingan perebutan puncak Grup H berlangsung aman.

Sekadar mengingatkan, Sevilla saat ini berada di puncak Grup H dengan raihan 10 poin. Klub berjuluk The Red and Whites itu diketahui belum menelan kekalahan dari empat pertandingan terakhir mereka.

Sementara Juventus mengekor posisi Sevilla di urutan kedua dengan selisih dua poin. Kemenangan tentu menjadi harga mati buat kedua tim untuk memastikan lolos ke babak sistem gugur.

Sumber : Liputan6.com

Demi Main di El Clasico, Suarez Sengaja Dikartu Kuning

luis-suarez

Luis Suarez menyebut kartu kuning yang didapat dalam laga dengan Sevilla justru baik untuknya. Dengan begitu dia dipastikan main pada El Clasico.

Suarez mendapat kartu kuning pada menit 89 saat Barcelona meraih kemenangan penting di kandang Sevilla. Wasit menilai striker asal Uruguay itu memprotes keputusannya secara berlebihan.

Kartu kuning tersebut merupakan yang kelima yang didapat Suarez, yang artinya dia akan absen pada laga Barca selanjutnya menghadapi Malaga. Namun begitu, Suarez malah terhindar dari kemungkinan absen pada laga yang lebih penting yakni saat Barca bertamu ke Real Sociedad dan menjamu Real Madrid.

Bakal menjalani hukuman larangan main kontra Malaga, Suarez akan dalam keadaan ‘bersih’ setelah itu. Sementara jika dia baru mendapat kartu kuning kelima ketika berhadapan dengan Malaga, mantan penyerang Liverpool dan Ajax Amsterdam itu bakal absen saat berhadapan dengan Sociedad. Atau bahkan absen di Clasico jika kartu kuning dia dapat di laga dengan Sociedad.

“Hukuman (akumulasi) kartu bagus karena untuk pertandingan sulit menghadapi Sociedad dan Madrid saya akan dalam kondisi bersih (kartu kuning),” ucap Suarez di akun Twitter Barcelona.

Laga dengan Malaga akan dilangsungkan pada 19 November, atau setelah jeda internasional di akhir pekan ini. Sementara duel dengan Sociedad dihelat seminggu setelahnya (27/11/2016), dan El Clasico pada 3 Desember.

Sumber : Detik.com

Barcelona Fokus Penuh ke Sevilla

Barcelona, Piala Super Spanyol, Sevilla

Barcelona akan melakoni pertandingan Piala Super Spanyol melawan Sevilla di akhir pekan ini. Los Cules fokus penuh ke pertandingan melawan Los Rojiblancos.

Di leg I ajang Piala Super Spanyol, Barca akan melawat lebih dulu ke Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (15/8/2016) pukul 3.00 dinihari WIB. Tiga hari setelahnya, mereka akan gantian menjamu tim besutan Jorge Sampaoli di Camp Nou.

Barca baru saja melakoni pertandingan terakhir pramusim melawan Sampdoria. Di pertandingan itu, Azulgrana menuai kemenangan dengan skor akhir 3-2, berkat gol sumbangan dari Luis Suarez dan Lionel Messi (2 gol).

Kemenangan ini menjadi respons yang bagus atas hasil laga sebelumnya saat Barca takluk empat gol tanpa balas saat berhadapan dengan Liverpool.

Enrique menyambut kemenangan atas Sampdoria itu dengan gembira, dua juga senang dengan kembalinya pada penggawanya usai liburan. Dia pun mewaspadai Sevilla yang kini ditangani oleh Jorge Sampaoli.

“Banyak pemain baru saja kembali dari liburan mereka dan kami akan butuh waktu lebih. Tapi, tim sudah berlatih sangat keras setiap hari. Ada banyak hal berada di jalur positif,” kata Enrique di situs resmi Barca.

“Pikiran kami sekarang fokus ke Sevilla, sebuah tim yang sudah mengganti gaya bermain mereka dan mempunyai pelatih baru. Mereka tampak berbahaya,” imbuhnya.

Sumber : detik.com