Ventura Heran Costa dan Ramos Tak Dikartu Merah

Pelatih Italia, Giampiero Ventura

Pelatih Italia, Giampiero Ventura, merasa heran karena Diego Costa dan Sergio Ramos tak dikartu merah. Menurut Ventura, jika salah satu saja di antara dua pemain itu kena kartu merah, jalannya pertandingan bisa berubah.

Laga kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Italia dan Spanyol di Juventus Stadium, Jumat (7/10/2016) dinihari WIB, dipimpin oleh wasit asal Jerman, Felix Brych. Beberapa keputusan Brych pada laga tersebut dipertanyakan oleh Ventura.

Saat Ramos menjatuhken Eder di kotak penalti pada menit ke-81, Brych awalnya tak meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran. Dia membiarkan permainan terus berlanjut.

Setelah berkonsultasi dengan asisten wasit yang berdiri di dekat gawang, barulah Brych memberi hadiah penalti untuk Italia. Tapi, dia tak mengganjar Ramos dengan kartu kuning. Kalau Ramos kena kartu kuning akibat insiden itu, maka dia harus meninggalkan lapangan karena sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning.

Hadiah penalti itu akhirnya dikonversi menjadi gol oleh Daniele De Rossi. Italia pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sempat ketinggalan oleh gol Vitolo pada menit ke-55.

Sebelumnya, Costa juga tak kena kartu kuning kedua meski menendang bola dengan kesal setelah dinyatakan terjebak offside. Costa pun selamat dari kartu merah.

“Tidak diberikannya dua kartu merah sungguh mengejutkan,” kata Ventura seusai pertandingan.

“Mustahil tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Costa dan Ramos. Satu kartu merah saja akan mengubah permainan,” katanya seperti dikutip Football Italia.

Tambahan satu poin menempatkan Italia di peringkat tiga klasemen Grup G dengan empat poin. Mereka tertinggal dua angka dari Albania yang memuncaki klasemen dan kalah selisih gol dari Spanyol yang juga punya poin empat.

Sumber : Detik.com

Rakitic : Semoga Busquets atau Iniesta Memberiku Assist

Ivan Rakitic

Penggawa Kroasia, Ivan Rakitic, mengucapkan gurauan menjelang laga melawan Spanyol. Dia berharap Sergio Busquets atau Andres Iniesta akan memberinya assist.

Kroasia dan Spanyol akan saling berhadapan di Stade de Bordeaux, Rabu (22/6/2016) dinihari WIB. Rakitic akan berduel dengan rekan-rekannya di Barcelona.

Dalam tiga pertandingan terakhir saat melawan Spanyol, Kroasia selalu menelan kekalahan. Mereka juga cuma mampu mencetak dua gol dalam empat laga terakhir.

Ivan Rakitic pun bilang bahwa Kroasia memang mempunyai respek yang tinggi untuk tim yang ditangani oleh Vicente del Bosque itu. Dia juga berharap agar Busquet dan Iniesta kebingungan dengan keberadaannya di laga itu.

“Semoga mereka mengirimkan assist untukku. Mungkin mereka akan kebingungan,” kata Rakitic seperti dilansir oleh Soccerway.

“Kami hanya berpikir mengenai diri kami sendiri. Tapi, Spanyol juga ingin finis di posisi pertama grup, itu takkan menjadi kalulasi.”

“Kami mempunyai respek untuk mereka. Mereka tim nasional yang paling kuat di dunia. Aku tahu segalanya mengenai mereka,” imbuhnya.

Sumber : Detik.com