Cedera, Andik Vermansyah Bakal Absen di Leg Kedua Lawan Thailand?

Kemenangan 2-1 timnas Indonesia atas timnas Thailand yang tercipta di Stadion Pakansari, Rabu (14/12/2016) malam kemarin, memakan ‘tumbal’. Gelandang timnas Indonesia, Andik Vermansyah terkena cedera dan berisiko tak bisa bermain di leg kedua Final Piala AFF 2016.

“Saya tidak tahu, tapi saya pikir dia tidak akan bermain di leg kedua,” ujar pelatih timnas, Alfred Riedl dalam jumpa pers usai pertandingan.

Andik Vermansah harus ditarik keluar pada menit ke-18. Andik mengalami cedera setelah berbenturan dengan salah satu pemain Thailand dalam perebutan bola.

Usai benturan tersebut, pemain dengan julukan ‘Lionel Messi’ Indonesia sempat bermain lagi. Namun akhirnya, pemain Selangor FA itu tidak dapat menahan rasa sakit pada kaki kirinya. Andik pun harus ditandu keluar lapangan dan diganti oleh Zulham Zamrun pada menit ke-18.

Meski berbenturan dengan pemain Thailand, Riedl mengatakan Andik tidak cedera karena hal tersebut. “Dia cedera sendiri. Biasanya kalau seperti ini masalah otot. Malam ini (kemarin malam, red) Andik langsung dibawa ke rumah sakit untuk scan MRI,” ujar Riedl.

Sementara itu, dokter timnas, Syarif Alwi saat dihubungi mengatakan Andik langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Barat. “Saat ini belum ada hasil.  Tunggu 45 menit lagi, baru ada hasilnya,” kata Syarif, Kamis (15/12/2016) dinihari WIB.

Leg kedua Final Piala AFF 2016 akan dimainkan di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12/2016).  Dengan kemenangan 2-1, Indonesia cukup meraih hasil imbang 0-0 di laga tersebut untuk merengkuh juara Piala AFF 2016.

Sumber : Liputan6.com

Jadwal Bola Hari Ini, Siaran Langsung 7 Desember 2016

Sejumlah laga seru akan berlangsung pada Rabu (7/12/2016). Mulai dari pertandingan Timnas Indonesia, Liga Champions, dan Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada leg kedua babak semifinal Piala AFF 2016 di My Đình National Stadium, Hanoi. Pada leg pertama, Timnas Indonesia sudah mengantongi kemenangan 2-1.

Jadi skuat Garuda hanya membutuhkan hasil imbang. Namun, ini bukan tugas mudah mengingat Vietnam sangat agresif ketika bermain di kandang.

Selain Timnas, masih ada beberapa pertandingan seru di Liga Champions, salah satunya adalah Real Madrid vs Borussia Dortmund. Kedua tim ini akan berebut posisi juara grup.

Madrid saat ini di peringkat dua klasemen dengan 11 poin. Los Blancos tertinggal dua angka dari Dortmund di singgasana. Dengan satu laga sisa, hanya kemenangan yang dapat memastikan Madrid sebagai juara grup.

Menjadi juara grup sangat krusial. Sebab, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bisa menghindari lawan kuat di babak 16 besar.

Selain laga-laga di atas, masih ada lanjutan pertandingan Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo. Akan ada duel antara Persija Jakarta vs Persegres Gresik United.

Tiga poin penuh menjadi target dan harga mati bagi skuat Macan Kemayoran. Persija hanya tinggal menyisakan tiga laga hingga musim TSC 2016 berakhir.

Laga kontra Persegres Gresik United di Stadion Manahan, Solo, jadi pertandingan kandang terakhir Macan Kemayoran sebelum bertandang ke kandang PSM Makassar dan Bali United di pengujung musim.

  • Berikut Jadwal Siaran Langsung

Rabu 7 Desember 2016:

16.15 WIB: Persija Jakarta vs Persegres Gresik United (Indosiar)

19.00 WIB: Vietnam VS Indonesia (RCTI)

Kamis 8 Desember 2016:

02.45 WIB: Real Madrid vs Borussia Dortmund (SCTV)

Sumber : Liputan6.com

Berharap Lagi pada Kreasi Rizky Pora dan Ketajaman Boaz

Boaz Solossa dan Rizky Pora merupakan dua pemain penting timnas Indonesia di ajang AFF Suzuki Cup 2016. Keduanya akan kembali menjadi tumpuan di laga melawan Vietnam.

Dalam empat pertandingan yang sudah dilakoni Indonesia, Boaz dan Rizky selalu menjadi starter. Sebanyak tujuh dari delapan yang diciptakan skuat ‘Garuda’ selalu melibatkan kedua pemain ini.

Boaz merupakan pemain tersubur Indonesia dengan catatan tiga gol yang sudah dibuat. Salah satu gol Boaz dicetak saat Indonesia memetik kemenangan 2-1 atas Vietnam di laga leg I yang berlangsung di stadion Pakansari pada akhir pekan lalu.

Selain gol, Boaz juga sudah menyumbangkan satu assist. Dia menjadi otak gol Stefano Lilipaly saat menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Singapura di pertandingan terakhir fase grup.

Boaz, yang bermain selama 351 menit di sepanjang turnamen, dicatat Fox Sports mampu melakukan 114 operan dan 170 kali menyentuh bola.

Sementara itu, Rizky sudah menunjukkan diri menjadi salah satu pemain sayap yang paling berbahaya di AFF Suzuki Cup tahun ini. Dia menyumbangkan sebanyak tiga assist.

Berharap Lagi pada Kreasi Rizky Pora dan Ketajaman BoazFoto: Rachman Haryanto

Assist Rizky itu berbuah gol Boaz saat Indonesia kalah 2-4 dari Thailand, gol Andik Vermansah di laga melawan Singapura, dan gol dari Hansamu Yama Pranata di pertandingan leg 1 semifinal melawan Vietnam

Pertandingan semifinal AFF Suzuki Cup 2016 antara Vietnam melawan Indonesia akan dihelat, Rabu (7/12) malam hari ini. Tim ‘Merah-Putih’ tinggal membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak puncak.

Sementara itu, Vietnam harus memetik kemenangan dengan skor minimal 1-0 atau margin dua gol agar bisa lolos ke babak puncak.

Sumber : Detik.com

Bepe Enggan Komentari Penampilan Timnas Indonesia

bambang-pamungkas

Legenda tim nasional (timnas) Bambang Pamungkas enggan berkomentar banyak soal penampilan Indonesia di Piala AFF 2016. Bepe berujar kalau dirinya bukan bagian dari Skuat Garuda lagi, dan tak berhak menilai kinerja mereka yang telah menang 2-1 atas Vietnam dalam leg pertama semifinal tersebut.

Indonesia sukses menekuk Vietnam berkat gol Hansamu Yama Pranata serta Boaz Solossa. Hasil ini menjadi modal bagus sebelum tim asuhan Alfred Riedl tersebut bertandang pada leg kedua 7 Desember mendatang di Hanoi.

“Saya tidak bisa jawab karena saya bukan pemain tim nasional lagi,” kata Bepe usai jumpa pers peluncuran game sepak bola ASTARK Football, Minggu (4/12/2016) siang di Senayan, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, striker Persija Jakarta tersebut hanya mengakui kalau dirinya punya pemain favorit di timnas saat ini, yakni striker sekaligus kapten Boaz Solossa. Boaz adalah pemain paling senior yang masih memperkuat Piala AFF, selain penjaga gawang Kurnia Meiga.

Di sisi lain, Bepe juga bungkam soal spekulasinya pensiun dari sepak bola. Sebelumnya, Bepe sempat mengatakan ingin pensiun sebagai pemain Persija Jakarta, tim yang telah membesarkannya.

“Pensiun? Lihat saja nanti,” katanya.

Jelang penutupan turnamen Torabika Soccer Champhionship presented by IM3 Ooredoo yang menyisakan dua laga lagi, Bepe baru mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist untuk Persija. Namanya berada di bawah pencetak gol terbanyak Macan Kemayoran, seperti Emmanuel Kenmonge, Gunawan Dwi Cahyo, Greg Nwokolo (4 gol), dan Ramdani Lestaluhu (2 gol).

Sumber : Liputan6.com

Kisah Klasik Indonesia di Rizal Memorial yang Abadi

rizal-memorial-stadium-tempat-laga-timnas-indonesia

Perjuangan timnas Indonesia di Piala AFF 2016 memang belum selesai. Tapi, kemenangan atas Singapura di Rizal Memorial Stadium akan menjadi kisah klasik yang abadi.

Dua kali menjalani dua laga krusial, dua kali juga Indonesia meraih hasil bagus saat melakoni pertandingan di Rizal Memorial Stadium. Dua kemenangan itu mempunyai arti sangat penting untuk skuat ‘Garuda’.

Indonesia meraih gelar juara terakhir di tahun 1991, saat berlaga di ajang SEA Games yang kala itu berlangsung di Manila, Filipina.

Di pertandingan final melawan Thailand, Indonesia memetik kemenangan lewat babak adu tendangan penalti. Sudirman menjadi penentu kemenangan Indonesia, setelah sebelumnya Edy Harto menepis tendangan pemain Thailand. Indonesia memetik kemenangan dengan skor akhir 4-3.

Berselang 25 tahun setelahnya, Indonesia mengulang memori yang bagus itu. Kali ini di laga terakhir Grup A ajang Piala AFF 2016, saat melawan Singapura.

Indonesia ada di posisi terjepit menatap pertandingan pamungkas Grup A melawan The Lions. Baru mengumpulkan satu angka, mereka ada di posisi paling buncit. Kemenangan wajib didapatkan saat melawan Singapura, sembari berharap Thailand tak bermain sabun dengan Filipina.

Ratusan pendukung timnas sempat dibuat was-was karena tim besutan Alfred Rield ketinggalan 0-1 di babak pertama. Seusai jeda, harapan Indonesia kembali terbuka saat Andik Vermansah menjebol gawang Singapura, seperti yang dilakukannya di Piala AFF 2012. Kemenangan Indonesia dipastikan dengan gol Stefano Lilipaly, yang merupakan gol pertamanya untuk tim ‘Merah-Putih’. Di laga lain, Thailand memenuhi janjinya bermain serius dengan mengalahkan The Azkals 1-0.

Dua cerita itu sepertinya akan begitu membekas dibenak para pendukung tim ‘Merah-Putih’, kemenangan ini berarti penting karena mengobati penantian panjang untuk melihat Indonesia melaju jauh di suatu turnamen, seusai mendapatkan sanksi dari FIFA selama satu tahun. Tak cuma itu, Indonesia juga mampu kembali menjejak ke babak semifinal setelah gagal dalam dua edisi terakhir.

Sementara Indonesia berpesta, Rizal Memorial Sports Complex ternyata sedang menghitung hari. Pemeerintah kota Manila sudah mencapai kesepakatan dengan sebuah konsorsium guna membangun pusat bisnis dan kondominium.

Komplek yang akan dirobohkan adalah Rizal Memorial Coliseum, yang merupakan ‘rumah’ bagi olaharaga bola basket, tenis, panahan, bola voli, dan baseball itu.

Protes atas rencana untuk melakukan pemugaran kompleks olahraga yang dibangun pada tahun 1934 itu sudah mendapatkan banyak protes dari banyak pihak. Apakah kita benar-benar butuh mall lagi? Demikian pertanyaan warga Manila untuk walikota mereka, Joseph Estrada.

Soal pusat perbelanjaan, salah seorang sopir taksi yang ditumpangi detikSport, Adrian Daynata, Martinez, mengungkapkan bahwa publik Manila sudah tak butuh lebih banyak mall lagi.

“Saya tak mengerti mengapa dibangun banyak mall. Ini hanya akan membuat kami menjadi lebih konsumtif lagi,” katanya dalam sebuah perjalanan menuju hotel Novotel, tempat timnas Indonesia menginap.

Andai Rizal Memorial Stadium bernasib seperti stadion Menteng dan stadion Lebak Bulus sebagai bagian dari pembangungan pusat bisnis di Manila, kenangan-kenangan indah Indonesia di stadion yang berkapasitas 12 ribu akan terus terekam di benak pemain, pelatih, dan juga para suporter tim ‘Merah-Putih’ yang memberikan dukungan langsung di sana. Rizal Memorial Stadium, selalu bersahabat untuk timnas Indonesia.

Perjuangan Indonesia di Piala AFF 2016, kini masih belum usai. Vietnam sudah menunggu di babak semifinal. Leg I akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/12). Empat hari setelahnya, giliran Vietnam yang akan menjadi tuan rumah saat menggelar laga di My Dinh National Stadium, Hanoi.

Mengutip ucapan bahasa tagalog sebagai penyemangat Baoz Solossa cs. agar bisa melaju jauh di Piala AFF 2016: Mabuhay, Indonesia!

Sumber : Detik.com

Jadwal Bola Hari Ini, Siaran Langsung 25 November 2016

jadwal-piala-aff-2016

Laga hidup mati tim nasional Indonesia (timnas) di Piala AFF 2016 akan tersaji, pada Jumat (25/11/2016) malam. Timnas Indonesia akan meladeni Singapura di Rizal Memorial Stadium, Manila dalam kondisi siap tempur.

Pada pertandingan lain di Grup A, Filipina juga membutuhkan kemenangan saat menantang Thailand di pertandingan terakhir mereka. The Azkals dan Indonesia masih memiliki peluang lolos menemani Thailand ke semifinal Piala AFF.

“Kami siap tempur demi meraih tiga poin. Singapura tim yang bagus dan mereka kuat dalam bertahan. Namun, saya rasa besok mereka juga akan main terbuka, karena ingin menang juga,” terang winger Andik Vermansyah kepada wartawan di Manila, Kamis (24/11/2016).

Pertandingan tidak kalah serunya bakal terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang antara Arema Cronus melawan PS TNI. Dalam pekan ke-30 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, Arema tengah berupaya mempertahankan posisinya di puncak klasemen.

Menyisakan lima laga lagi, tim berjuluk Singo Edan tersebut unggul kolektivitas gol dari peringkat dua Madura United (MU). Sementara klub Persipura Jayapura menguntit di bawahnya dengan raihan 53 poin, defisit dua angka dari Arema dan MU.

“Semua pertandingan final. Tidak ada lawan mudah. Kalau kita bisa raih semua poin sisa, perjuangan ini akan terbayar dengan juara,” kata pelatih Arema, Milomir Seslija dalam laman resmi klub.

Partai seru Arema Cronus melawan PS TNI bisa disaksikan secara langsung pada pukul 21.30 WIB di SCTV.

  • Jadwal Siaran Langsung Hari Ini, 25 November 2015

19.00 WIB Indonesia vs Singapura (RCTI)

21.30 WIB Arema Cronus vs PS TNI (SCTV)

Sumber : Liputan6.com

Indonesia vs Filipina: Jaminan Laga Terbuka

timnas-indonesia-kontra-filipina

Timnas Indonesia akan melawan Filipina di pertandingan lanjutan Piala AFF 2016. Kedua tim sama-sama butuh kemenangan, laga pun diprediksi berjalan terbuka.

Pertandingan antara skuat ‘Garuda’ melawan The Azkals akan dihelat di Phillipines Sports Stadium, Selasa (22/11/2016) malam pukul 19.00 WIB. Pertandingan itu menjadi laga hidup-mati untuk kedua tim.

Indonesia saat ini masih ada di posisi paling bawah Grup A, menyusul kekalahan di laga melawan Thailand 2-4. Sementara itu, Filipina sudah mengumpulkan satu poin usai memetik hasil imbang 0-0 menghadapi Singapura.

Saat melawan Singapura, Filipina gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol. Mereka juga tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di lapangan. Singapura bermain dengan 10 pemain sejak menit 34, usai Hafiz Abu Sujad mendapatkan kartu merah.

Pelatih Filipina, Thomas Doolay, mengeluhkan strategi Singapura yang banyak menumpuk pemain di dalam kotak penalti. Dia berharap Indonesia tak bermain defensif saat melawan tim besutannya.

“Saya hanya berharap bahwa Indonesia tak bermain seperti Singapura. Jelas sangat sulit untuk mencetak gol dengan banyaknya pemain di dalam kotak penalti,” kata Dooley kepada pewarta di Novotel Araneta. Senin (21/11/2016).

“Ada motivasi besar untuk menang, semua pemain dalam kondisi fit, semua pemain sudah siap, kita tunggu saja hasilnya besok,” imbuhnya.

Pelatih Indonesia, Alfred Riedl memberikan respons atas harapan Filipina itu. Dia menegaskan bahwa Indonesia jelas akan berjuang untuk bertahan di Piala AFF 2016 lebih lama.

Pelatih asal Austria itu mengungkapkan bahwa Indonesia akan tampil menyerang karena wajib memenangi pertandingan.

“Kami akan berusaha memenangi pertandingan karena kami tahu kalau kami kalah maka kami akan tersingkir. Filipina juga masih mempunyai peluang. Semua kemungkinan masih ada,” ujar Riedl.

“Tentu saja saat Anda harus menang, maka Anda tak bisa menungu di belakang. Andai strateginya bagus, maka Anda bisa mencetak gol,” tambah pelatih asal Austria itu.

Sumber : Detik.com

Filipina Takut dengan Kecepatan Pemain Indonesia

dan-palami

Manajer tim nasional Filipina, Dan Palami menegaskan bahwa timnya tak bakal mengulangi kesalahan saat menghadapi timnas Indonesia dalam pertandingan lanjutan penyisihan Grup A Piala AFF 2016, pada Selasa (22/11/2016) di Philippine Stadium, Bocaue. Palami berjanji akan memperbaiki kesulitan Filipina dalam mengonversi peluang menjadi gol.

Tim berjuluk Azkals tersebut hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Singapura di matchday pertama. Palami menerangkan saat itu lima gelandang yang diturunkannya kurang cepat memainkan bola.

“Penyelesaian akhir adalah masalah terbesar kami. Kami mampu membuat peluang kami tapi tidak dapat mengonversikannya. Kami memiliki tiga peluang yang bagus dan itulah hal yang merusak permainan kami. Kami seharusnya lebih sabar dan tidak terlalu banyak terburu-buru untuk mencetak gol,” ujar Palami dilansir dari Fox Sports, pada Senin (21/11) pagi.

Pelatih 46 tahun tersebut juga menyadari kalau Indonesia yang kalah dari juara bertahan Thailand dengan skor 2-4 bukan lawan yang mudah ditundukkan. Palami melihat kecepatan pemain skuat Garuda dapat diredam dengan gaya permainan bertahan.

“Saya pikir kami juga perlu untuk mengumpan bola sedikit lebih cepat. Ada momen selama pertandingan ketika gelandang kami bergerak sedikit terlalu tentatif,” tutur Palami.

“Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Mereka membuat Thailand kesulitan. Kami perlu melihat bagaimana kami dapat bertahan menghadapi pemain Indonesia yang cepat. Kami akan meninjau dahulu laga yang mereka lalui,” ujar Palami.

Sumber : Liputan6.com

Indonesia Langsung Hadapi Thailand, Evan Dimas: Biasa Saja, Tak Usah Panik

evan-dimas

Timnas Indonesia langsung menghadapi lawan kuat di Piala AFF 2016–Thailand. Evan Dimas menyebut tak perlu panik dengan kenyataan itu.

Di Piala AFF kali ini Indonesia menempati Grup A. Thailand jadi lawan pertama, Sabtu (19/11/2016), di Philippine Sports, Bocaue. Setelah itu, Boaz Salossa dkk. bakal melawan Filipina pada 22 November dan menghadapi Singapura tiga hari kemudian.

Thailand sendiri akan menghadirkan tantangan berat buat ‘Skuat Garuda’, salah satunya karena predikat juara bertahan yang mereka sandang. Tapi Evan tetap optimistis.

“Biasa saja, dianggap biasa saja. Tidak ada kewaspadaan tinggi. Santai saja tidak usah panik. Tapi saya akan tetap memberikan yang terbaik kalau pelatih menurunkan saya,” ujar Evan saat ditemui sebelum berangkat ke Filipina di Bandara Soekarno-Hatta.

Bek Beny Wahyudi melontarkan optimisme serupa. Ia menyadari Thailand adalah lawan yang berbahaya, tapi Indonesia pun sudah melakukan persiapan sebaik mungkin.

“Thailand tim kuat tetapi kita tidak boleh kalah sebelum bertanding. Kita sudah latihan juga. Kita siap untuk melawan Thailand. Buat masyarakat Indonesia kita minta restunya, doa dan dukungannya, terutama minta doa semoga bisa memberikan hasil yang terbaik,” kata Beny.

Sumber : Detik.com

Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas Indonesia

boaz-solossa

Selasa (1/11/2016) pagi WIB, Boaz Salossa tidak terlihat saat latihan Timnas Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Ternyata penyerang asal Persipura Jayapura itu pulang ke kampung halamannya di Jayapura, Papua.

Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl memang sudah mengizikan striker lincah itu pulang ke tanah kelahirannya. Boaz punya acara keluarga yang harus dipenuhinya.

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya,” kata Rield kepada wartawan.

Absennya Boaz membawa “berkah” tersendiri bagi Riedl. Dia jadi bisa mensimulasikan situasi permainan ketika Timnas Indonesia bermain dengan sepuluh pemain. Pagi ini, Riedl melakukan simulasi pertandingan kepada para pemainnya dengan durasi 3/15 menit.

“Itu bagus juga, kami bisa bermain 10 melawan sembilan saat simulasi pertandingan. Situasi seperti ini bisa terjadi ketika kami kena kartu merah,” ucapnya.

Pelatih asal Austria itu mengatakan bahwa fisik Irfan Bachdim dan kawan-kawan sudah meningkat. “Kami tekan keras fisik para pemain untuk dua pertandingan uji coba, karena itu penting untuk pertandingan. Sore ini kita juga akan ada latihan fisik,” ujar Riedl.

Sore ini, Riedl akan mengumumkan satu pemain yang tidak akan dibawa ke luar negeri untuk menghadapi dua laga uji coba. Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji coba tandang melawan Myanmar (4/11) dan Vietnam (8/11).

“Kita akan berangkat dengan 23 pemain dari sini, jadi dari 24 pemain di sini akan ada satu yang dicoret. Nanti setelah latihan sore kita umumkan siapa orangnya,” katanya menjelaskan.

Sumber : liputan6.com