Lamela Tegaskan Ada di Roma Hanya untuk Pemulihan Cedera

Erik Lamela membantah isu yang menyebut dirinya ingin kembali ke AS Roma. Lamela menegaskan dirinya ada di Roma hanya untuk urusan pemulihan cedera.

Lamela sudah absen membela Tottenham Hotspur sejak bulan Oktober 2016 lalu karena cedera pinggul. Terakhir kali Lamela merumput adalah saat Spurs kalah 1-2 dari Liverpool di Piala Liga Inggris, 25 Oktober 2016.

Demi menyembuhkan cederanya, Lamela diizinkan untuk kembali ke bekas klubnya, Roma, untuk menemui fisioterapis lamanya. Namun hingga kini, kondisi pemain asal Argentina itu belum juga menunjukkan sinyal positif.

Sejumlah rumor lantas beredar. Laporan di Telegraph menyebut bahwa kondisi Lamela juga terpengaruh oleh kematian anjing peliharaannya. Selain itu, adik laki-lakinya juga sempat mengalami kecelakaan dan mengalami cedera serius. Laporan lain menyebut bahwa Lamela ingin kembali ke Roma secara permanen.

Untuk meredam segala spekulasi yang beredar soal dirinya, Lamela angkat bicara. Lewat akun Twitter-nya, Lamela menegaskan bahwa dirinya masih menjalani pemulihan di Roma.

“Untuk jelasnya, saya di Roma saat ini sedang pemulihan cedera dan tidak untuk hal lain yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola!” tulis Lamela seperti dikutip dari ESPN FC.

“Merindukan White Hart Lane setiap menit! Terima kasih untuk semua yang mendorong saya setiap hari!” lanjutnya.

Lamela direkrut Spurs dari Roma pada musim panas 2013 lalu. Pemain berusia 24 tahun itu masih terikat kontrak dengan Spurs hingga 2019.

Sumber : Detik.com

Jadwal Liga Inggris, Siaran Langsung Akhir Pekan Ini

Duel Manchester City melawan Tottenham Hotspur di Etihad bakal menjadi sorotan pertandingan Liga Inggris akhir pekan ini. Duel ini ibarat pertandingan dua klub dengan beda kondisi.

Tottenham dalam kondisi positif karena rentetan hasil yang dituai Hary Kane cs di beberapa pekan terakhir. Sebaliknya, City sedang memble gara-gara kekalahan telak 0-4 dari Everton di lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu.

Jika ingin mengejar Chelsea dalam perebutan juara, baik City atau Spurs wajib merebut kemenangan. Saat ini, Spurs paling dekat dengan The Blues karena berjarak 7 poin saja.

Sedangkan City semakin jauh saja dari perebutan juara usai kekalahan dari Everton. Ancaman pemecatan bakal membayangi Guardiola menghadapi laga seru Liga Inggris ini.

Selain laga Manchester City vs Tottenham Hotspur, ada beberapa menarik lain yang pantas disaksikan. Laga City vs Spurs bisa Anda saksikan di RCTI pada pukul 00.30.

Berikut jadwal lengkap siaran langsung akhir pekan ini:

  • Sabtu, 21 Januari 2017

19.30: Liverpool Vs Swansea City (bein Sport 1)

22.00: Middlesbroug vs West Ham (MNC TV)

22.00: Stoke City vs Manchester United (bein Sport 1)

22.00: Crystal Palace vs Everton (bein Sport 3)

  • Minggu, 22 Januari 2017

00.30: Manchester City vs Tottenham Hotspur (beIn Sport 1/RCTI)

19.00: Southampton vs Leicester City (beIn Sport 1)

21.15: Arsenal vs Burnley (beIn Sport 1)

23.30: Chelsea vs Hull City (beIn Sport 1/ RCTI).

Sumber : Liputan6.com

Klasemen Liga Inggris Pekan 20: Tottenham Menjauh dari MU

Tottenham Hotspur berhasil merangsek ke posisi tiga klasemen Liga Inggris pada pekan 20. Keberhasilan Tottenham tak lepas dari kemenangan 2-0 atas rival sekota Chelsea, Kamis (5/1/2017) dinihari WIB.

Dua gol dari gelandang Dele Alli membuat Tottenham menghentikan 13 kemenangan beruntun Chelsea. The Blues gagal mengukir rekor baru di ajang Liga Inggris dengan menang 14 kali berturut-turut.

Tambahan tiga angka ini membuat tim asuhan Mauricio Pochettino mengoleksi 42 poin. Mereka berhak naik ke posisi tiga klasemen Liga Inggris. Tottenham mendepak Manchester City dan Arsenal. Tottenham unggul selisih gol dari City dan satu poin saja dari Arsenal.

Tottenham meninggalkan Manchester United yang berada di posisi enam dengan 3 angka. MU sendiri sedang dalam tren positif. Dua hari sebelumnya mereka menang 2-0 atas West Ham United.

Sumber : Liputan6.com

Ayo Langsung Bangkit, Chelsea!

Antonio Conte yakin Chelsea tak akan terlalu larut dalam kekecewaan usai dikalahkan Tottenham Hotspur. Chelsea akan berusaha untuk merangkai kemenangan lagi.

Laju 13 kemenangan beruntun Chelsea dihentikan oleh Spurs. Bertanding di White Hart Lane, Kamis (5/1/2017) dinihari WIB, The Blues takluk 0-2 dari tuan rumah.

Kendati kalah, Chelsea masih belum tergusur dari takhtanya di puncak klasemen. Eden Hazard dkk. masih kukuh di puncak klasemen dengan 49 poin dari 20 pertandingan, unggul lima angka dari Liverpool yang menjadi pesaing terdekatnya.

Apa yang diraih Chelsea sejauh ini diakui Conte tidaklah mudah. Oleh karena itu, demi mempertahankan posisinya, Chelsea bertekad untuk langsung kembali ke jalur kemenangan.

“Kami di puncak klasemen karena kami bekerja keras. Dari musim lalu kami sudah banyak berkembang, tapi tentu liga ini sangat berat,” ujar Conte seperti dikutip dari ESPN FC.

“Untuk alasan ini, penting untuk terus bekerja. Kekalahan melawan Tottenham bisa terjadi. Mereka adalah tim yang benar-benar kuat.”

“Sekarang penting untuk memulai kembali. Setelah 13 kemenangan beruntun, sulit untuk menerima kekalahan, tapi inilah sepakbola,” katanya.

Chelsea selanjutnya akan menghadapi Peterborough United di Piala FA, Minggu (8/1/2017). Setelahnya, Chelsea akan tandang ke markas Leicester City di lanjutan Premier League, Minggu (15/1/2017) dinihari WIB.

Sumber : Detik.com

5 Tim Masih Unbeaten di 5 Liga Top Eropa

real-madrid

Di lima liga top Eropa musim ini, hanya ada lima tim yang masih belum sekalipun tersentuh kekalahan. Dari lima tim itu, tiga berasal dari Bundesliga, sedangkan satu dari Premier League dan satunya lagi dari La Liga.

Lima tim yang masih unbeaten itu adalah Bayern Munchen, Leipzig, Hoffenheim, Tottenham Hotspur dan Real Madrid.

  • Masih unbeaten di 5 liga top Eropa:

Real Madrid – 11 pertandingan, 27 poin (La Liga)

Tottenham – 11 pertandingan, 21 poin (Premier League)

Bayern Munchen – 10 pertandingan, 24 poin (Bundesliga)

Leipzig – 10 pertandingan, 24 poin (Bundesliga)

Hoffenheim – 10 pertandingan, 20 poin (Bundesliga).

Madrid saat ini memimpin La Liga dengan 27 poin hasil delapan kemenangan dan tiga kali imbang. Sementara itu, Tottenham menempati posisi lima Premier League dengan 21 poin hasil lima kemenangan dan enam kali imbang.

Di Bundesliga, Bayern, Leipzig dan Hoffenheim menguasai tiga besar klasemen sementara setelah sama-sama belum terkalahkan hingga pekan ke-10.

Tidak ada yang unbeaten di Serie A dan Ligue 1 musim ini. Juventus, AS Roma, Lazio dan Fiorentina masing-masing sudah dua kali kalah. Sementara itu, sang pemimpin klasemen Nice di Prancis sudah merasakan kekalahan pertama mereka musim ini saat akhir pekan kemarin ditekuk Caen 0-1.

Sumber : Bola.net

Liverpool Lebih Bugar, Spurs Antisipasi Laga yang Berat

piala-liga-inggris-liverpool-vs-tottenham-hotspur

Tanpa kompetisi Eropa, Liverpool punya keuntungan secara fisik dan kebugaran. Tottenham Hotspur pun mengantisipasi duel yang berat melawan ‘Si Merah’.

Spurs akan bertandang ke Anfield, Rabu (26/10/2016) dinihari WIB di laga babak keempat Piala Liga Inggris. Ada sejumlah faktor yang membuat The Lilywhites kurang diunggulkan di partai ini.

Mereka sedang dalam laju kurang oke setelah berimbang di tiga laga terakhir secara beruntun. Selain itu, bermain di kandang lawan jelas akan memberikan tekanan besar.

Satu hal lain, Liverpool akan lebih baik secara fisik karena tak punya kompetisi Eropa musim ini. Sementara Spurs sudah bermain tiga kali dalam sepekan, mulai melawan West Bromwich Albion, Bayer Leverkusen, dan Bournemouth pada akhir pekan kemarin.

“Kami tahu ini akan jadi sebuah laga yang sulit. Mereka tidak terlibat di kompetisi Eropa dan pastinya, mereka lebih bugar dan mereka juga punya skuat yang sangat bagus,” kata Pochettino di situs resmi klub.

“Tapi pada akhirnya ini adalah sebuah laga di mana kmai perlu bertarung dan yakin. Ini adalah sebuah kesempatan untuk menunjukkan kedalaman skuat kami,” imbuhnya.

Terlepas dari tantangan besar yang menunggu di Liverpool, Pochettino tetap akan melakukan rotasi. Michael Vorm akan tampil di bawah mistar gawang, sementara sejumlah pemain masih harus absen, antara lain Toby Alderweireld, Harry Kane, dan juga Moussa Sissoko.

“Benar bahwa ketika Anda terlibat di banyak kompetisi seperti kami, Anda bisa melihat saya akan merotasi skuat di laga-laga berbeda. Sekarang kami menelaah tim dan mengambil solusi terbaik untuk mencoba bermain di setiap laga dengan bugar dan mencoba bertarung dalam cara terbaik,” katanya.

“Kami menghadapi Liverpool dan kemudian laga-laga kunci melawan Leicester, Leverkusen, dan derby melawan Arsenal. Dan untuk alasan itu, penting untuk bertindak pintar terkait bagaimana kami merotasi dan mengatur skuat,” demikian Pochettino.

Sumber : Detik.com

Awal Musim Ini Son Sudah Samai Koleksi Golnya di Premier League Musim Lalu

son-heung-min

Son Heung-min menjadi bintang kemenangan di laga teranyar Tottenham Hotspur. Son pun sekaligus menyamai koleksi golnya sepanjang musim lalu.

Spurs menang 2-1 ketika melawat ke markas Middlesbrough di partai Premier League, Sabtu (24/9/2016) malam WIB. Kedua gol The Lily Whites dibuat Son di menit ke-7 dan ke-23, sedangkan Boro membalas lewat gol Ben Gibson di babak kedua.

Dengan gol-gol tersebut, Son sudah mengoleksi empat gol Premier League di awal musim ini, setelah sebelumnya juga bikin sepasang gol (bahkan plus satu assist) saat Spurs menang 4-0 dari Stoke City pada 10 September lalu.

Maka, seperti dicatat BBC, pesepakbola 24 tahun asal Korea Selatan tersebut sudah menyamai koleksi golnya dari Premier League musim lalu dalam tiga pertandingan saja di awal musim ini.

Son sendiri direkrut Spurs pada awal musim lalu dari klub Jerman Bayer Leverkusen. Musim debutnya tak berlangsung mulus sampai-sampai ia sempat dikabarkan bakal dilego pada musim panas. Sepanjang 2015-16, Son cuma membuat empat gol di Premier League–dari total delapan golnya di seluruh ajang.

Maka ketajaman Son dalam startnya di Premier League musim ini kontras dari musim debutnya lalu. Terlebih keempat golnya di Premier League 2015-16 lahir di bulan September dan Desember 2015, lalu dua gol di Mei 2016–masing-masing cuma satu gol dan tidak serutin awal musim ini.

“Memang sulit untuk semua pemain yang datang dari luar Inggris karena Premier League adalah liga terberat di dunia dan mereka butuh waktu untuk adaptasi,” kata manajer Spurs Mauricio Pochettino di ESPN.

“Setelah satu tahun dan musim panas lalu, ia seperti jadi orang yang berbeda–ia lebih matang dan mengenal liga ini, dan ia kini sudah beradaptasi dengan fantastis. Ketika seorang pemain depan bikin gol-gol, itu memudahkan adaptasinya,” lanjutnya.

Sumber : Detik.com

Jika Kane Absen Lama, Lloris Yakin Spurs Mampu Mengatasinya

harry-kane-cedera

Hugo Lloris menyebut Tottenham Hotspur tak akan punya masalah jika Harry Kane harus absen lama. Spurs disebutnya punya cukup kualitas untuk menggantikan Kane.

Kane menjadi pahlawan dalam kemenangan 1-0 Spurs atas Sunderland, Minggu (18/9/2016) lalu. Tapi Kane kemudian mengalami cedera yang membuat Spurs cemas.

Kane yang terpincang-pincang usai melakukan tekel terhadap Djilobodji kemudian digantikan oleh Vincent Janssen. Striker internasional Inggris itu kemudian terlihat meninggalkan stadion dengan menggunakan kruk dan sepatu pelindung di kaki kanannya.

Belakangan kabar yang beredar menyebut bahwa Kane mengalami cedera pada ligamen di engkelnya. Cedera tersebut kabarnya akan membuat Kane absen sampai dua bulan.

Lloris berharap cedera Kane tidak serius. Tapi, jika pada akhirnya Kane harus menepi cukup lama, Lloris yakin Spurs bisa mengatasinya.

“Kami punya tim yang kompetitif dan percaya sepenuhnya kepada setiap pemain. Ketika satu pemain absen, itu memberi kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan, energi, dan kualitasnya,” ujar Lloris seperti dikutip dari London Evening Standard.

“Ini adalah cerita dari musim ini dan itulah mengapa kami butuh semua pemain yang terlibat agar berkomitmen kepada klub karena ketika manajer membutuhkan Anda, Anda harus merespons dengan baik.”

“Kami hanya berharap itu (cedera Kane) tidak terlalu buruk. Benar bahwa jika Anda melihat gambarnya, kami bisa sedikit khawatir tapi staf medis akan mencoba untuk membuatnya kembali bermain sesegera mungkin. Kami harus menunggu diagnosisnya,” kata Lloris.

Sumber : Detik.com

Harry Kane Santai Saja Walau Belum Menciptakan Gol

Harry Kane, Tottenham Hotspur

Sejauh ini, Harry Kane tampaknya masih terus diragukan lantaran lumayan lama dirinya tak menciptakan gol. Namun, ternyata hal itu menjadikan Kane gelisah.

Seperti yang kita ketahui, hingga saat ini Kane masih belum mencatatkan gol di tingkat klub ataupun timnas. Sebelumnya gol terakhir yang diciptakannya terjadi di gawang Turki tepatnya di bulan Mei di laga ujicoba jelang Piala Eropa 2016 kemarin. Lantas di Tottenham Hotspur, penyerang yang baru menginjak 23 tahun itu juga belum mampu menciptakan gol di tiga laga pertama Premier League tahun ini.

Hal seperti ini sejatinya pernah dialami oleh Kane di tahun lalu. Saat itu, ia tak menciptakan satupun gol di enam laga pertama Premier League. Meski begitu, Kane masih mampu menuntaskan musim dengan torehan sebagai top skorer di liga dengan total 26 gol.

Dikarenakan sudah pernah merasakan situasi seperti itu, Kane mengaku tak terlalu gelisah. Ia menilai bahwa cuma mengenai waktu saja hingga dirinya dapat menciptakan gol lagi.

“Sayangnya ada banyak rumor di musim kemarin dan saya mampu membuktikan mereka itu salah, jadi hal yang sama juga akan terjadi di musim ini,” ucap Kane di lansir dari salah satu media asing.

“Ini merupakan salah satu bagian dari sepakbola. Beginilah yang mereka lakukan. Saya optimis dengan kualitas saya. Saya mengerti kalau saya terus lanjutkan apa yang tengah saya lakukan, gol bakal tercipta, inilah yang dapat saya lakukan.”

“Saya kira saya tidak menciptakan gol di tujuh atau delapan laga perdana dan lantas waktu berlalu dan saya mampu meraih sepatu emas serta menunjukkan bahwa semua itu cuma mengenai waktu.”

“Mereka dapat saja bicara saat ini ataupun kalau saya tak berhasil membuat gol di lima atau enam laga selanjutnya, itu tak bakal mengganggu saya. Saya pemain yang amat optimis.”

Sumber : Sepak.com

Antusiasnya Pochettino Pimpin Spurs di Liga Champions

Mauricio Pochettino

Setelah beberapa tahun absen, Tottenham Hotspur akan kembali tampil di Liga Champions. Pertama kali berkompetisi di Liga Champions sebagai manajer, Mauricio Pochettino mengaku amat bersemangat.

Spurs sudah lima tahun absen di Liga Champions. Kali terakhir The Lilywhites tampil di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu adalah saat menembus babak perempatfinal tahun 2011.

Setelah musim lalu finis di peringkat tiga Premier League, Spurs berhak tampil di Liga Champions. Mereka tergabung di Grup E bersama CSKA Moskow, Bayer Leverkusen, dan AS Monaco.

Bagi Pochettino, ini akan menjadi musim perdananya di Liga Champions sebagai manajer. Pria asal Argentina itu pun tak sabar merasakan kompetisi itu bersama Harry Kane dkk.

“Kami sangat bersemangat karena ini akan jadi kesempatan pertama saya memainkan sepakbola Liga Champions sebagai manajer,” ujar Pochettino seperti dikutip dari Sky Sports.

“Ini akan menyenangkan untuk saya dan juga para pemain. Untuk banyak pemain, ini adalah kali pertama mereka bermain di Liga Champions.”

“Bermain di Wembley adalah kemungkinan menyenangkan lainnya. Bermain di hadapan 90.000 orang akan jadi momen luar biasa bagi kami, Tottenham, dan juga suporter kami,” kata Pochettino.

Spurs akan memainkan laga kandangnya di Liga Champions di Stadion Wembley. Spurs akan mengawali dengan menjamu AS Monaco pada 14 September.

Sumber : Detik.com