Pulih Usai Absen 7 Bulan, Kompany Cedera Lagi

Vincent Kompany

Kapten Manchester City, Vincent Kompany, akan absen selama beberapa pekan setelah mendapat cedera ligamen lutut. Cedera itu didapat Kompany ketika City menang 2-1 di markas Crystal Palace pada akhir pekan lalu.

Bek internasional Belgia itu melakukan penampilan perdananya di Liga Inggris dalam rentang waktu tujuh bulan. Namun, hanya bertahan selama 37 menit sebelum ia harus ditarik keluar lapangan menyusul tubrukkan dengan kiper timnya sendiri, Claudio Bravo.

“Ia memiliki masalah dengan lututnya. Ia dapat absen selama beberapa pekan,” kata Guardiola kepada para pewarta menjelang pertandingan City di Grup C Liga Champions di markas Borussia Moenchengladbach pada Rabu, seperti dilansir BBC melalui Antara.

“Dokter mengatakan beberapa pekan kepada saya, namun tidak menjelaskan seberapa banyak.”

Pemain internasional Belgia berusia 30 tahun itu mengawali musim dengan deraan cedera setelah cedera pahanya ketika City kalah 0-1 di semifinal Liga Champions dari Real Madrid pada Mei.

Ia kembali bermain saat mereka menang atas Swansea City di Piala Liga pada September, namun kembali harus ditarik keluar lapangan sebelum pertandingan usai karena cedera pangkal paha.

“Ia sedih namun ia berada dalam penanganan tangan-tangan terbaik. Ia pergi ke rumah sakit di Spanyol maka ia dapat memulihkannya sesegera mungkin,” kata Guardiola.

Saat ditanyai apakah Kompany akan bugar untuk fase gugur Liga Champions pada awal tahun depan, Guardiola berkata, “Sekarang bukan saatnya untuk ini. Pertama-tama kami harus lolos.”

City, menghuni peringkat kedua di Grup C dengan tujuh angka, akan mengamankan tiket ke fase gugur dengan kemenangan atas Gladbach, yang berada di peringkat ketiga. Barcelona, yang dikalahkan Manchester City pada pertandingan sebelumnya, memuncaki klasemen dengan sembilan angka.

“Gladbach merupakan tim yang benar-benar bagus dan mereka memiliki mentalitas yang bagus. Kami akan melihat besok apakah kami akan menang,” kata Guadiola. “Kami gembira dengan keberhasilan mengalahkan Barcelona, namun itu hanya satu pertandingan. Kami tidak dapat dipertimbangkan sebagai tim favorit untuk memenangi turnamen.”

Sumber : Liputan6.com