MU Ditantang West Ham di Babak Kelima

piala-liga-inggris-manchester-united-west-ham-united

Usai melewati Manchester City, Manchester United berikutnya akan melawan West Ham United di perempatfinal Piala Liga Inggris. Sedang Arsenal diuji Southampton.

Piala Liga Inggris telah menuntaskan partai-partai babak keempat pada Kamis (27/10/2016) dinihari WIB. Enam tim Premier League lolos dan dua tim Championship melaju.

Enam tim Premier League tersebut adalah MU, Arsenal, Liverpool, West Ham, Soton, dan Hull City. Sementara dua wakil Championship adalah Newcastle United dan Leeds United.

MU, usai menyingkirkan City 1-0, akan diuji West Ham yang menghentikan laju Chelsea dengan kemenangan 2-1. Laga akan berlangsung di Old Trafford, yang tentu memberikan keuntungan untuk MU.

Arsenal juga akan menjamu Soton di kandangnya, Emirates Stadium. Begitu halnya Liverpool yang akan dikunjungi Leeds di Anfield.

  • Hasil undian babak kelima Piala Liga Inggris

Liverpool vs Leeds United

MU vs West Ham

Hull vs Newcastle

Arsenal vs Soton.

Sumber : Detik.com

Ogbonna Lupakan Sejenak Pertemanannya dengan Conte

Angelo Ogbonna

Chelsea akan melawan West Ham United di laga pertama Liga Inggris. Bek The Hammers, Angelo Ogbonna, akan sejenak melupakan pertemanan dengan Antonio Conte.

Pertandingan antara West Ham melawan Chelsea akan berlangsung di Stamford Bridge, Selasa (16/8/2016) pukul 2.00 dinihari WIB. Laga itu akan menjadi reuni antara Ogbonna dengan manajer baru Chelsea, Conte.

Ogbonna dan Conte pernah saling bekerja sama saat sama-sama memperkuat Juventus dan di tim nasional Italia. Bersama Conte di Juve, Ogbonna sedikitnya memenangi sebanyak dua trofi.

Menatap laga itu, Ogbonna menegaskan komitmennya pada West Ham. Dia juga memprediksikan pertandingan yang sengit antara West Ham melawan The Blues.

“Saya hanya akan menyapa Antonio! Kami memang teman, tapi tidak untuk di lapangan. Setiap manajer selalu ingin memetik hasil bagus di pertandingan pertama dan saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” kata Ogbonna di situs resmi West Ham.

“Saya pikir dia akan membawa gairah ke Premier League. Dia gemar untuk meningkatkan kemampuan pemainnya dengan metode fisik dan dia suka untuk menaikkan karakternya.”

“Saya memanggil dia ‘penjahit’ karena dia datang di Juventus saat mereka tak bermain bagus dan sama halnya dengan Italia, dan dia bisa memperbaiki mereka. Itu sama juga dengan Chelsea,” tambah bek asal Italia itu.

Sumber : Detik.com

Payet Jangan Pergi

Dimitri Payet, West Ham United

Nama Dimitri Payet sudah lebih dulu besar di Liga Prancis. West Ham United dan pendukungnya kemudian menyaksikan sendiri kebesaran Payet itu.

Dimitri Payet, 29 tahun, menghabiskan hampir seluruh kariernya di Prancis. Mencuat bersama Saint-Etienne dan Lille, Payet kemudian menghabiskan dua musim terakhirnya di Prancis bersama Olympique Marseille, di mana ia sempat bermain di bawah arahan Marcelo Bielsa selama satu musim.

Pada musim itu, Payet bersinar terang. Tampil 36 kali di Ligue 1, Payet mengkreasikan 134 peluang untuk Marseille dan menyumbang 17 assist. Kepiawaiannya dalam menjadi playmaker itulah yang kemudian membuat West Ham United menariknya.

Payet adalah salah satu pemain penting The Hammers musim ini dan salah satu alasan mengapa West Ham bisa duduk di papan atas. Kendati sempat dibekap cedera, Payet masih mampu membuat 9 gol dan 12 assist untuk West Ham dalam 30 pertandingan musim ini.

Peran Payet makin penting kalau melihat jumlah peluang yang dikreasikannya. Menurut catatan Squawka, Payet sudah mengkreasikan 116 peluang untuk West Ham musim ini, jauh lebih banyak dari Mark Noble, yang sejauh ini mengkreasikan 47 peluang.

Dengan performa apik itu, wajar kalau muncur kabar bahwa beberapa klub besar mengincarnya. Dari dalam Inggris, Arsenal sempat disebut membidiknya. Dari negara lain, sempat muncul kabar kalau Barcelona tengah memantaunya.

Namun, West Ham tidak ingin Payet pergi. Bek West Ham, Aaron Cresswell, juga berharapan serupa.

Pada 2016, Payet menandatangani kontrak berdurasi lima setengah musim, yang mana membuatnya diikat hingga 2021. Kontrak tersebut sudah cukup untuk meyakinknan Cresswell kalau Payet tidak akan pergi.

” Jika Anda bertanya kepada Dimi, saya yakin dia akan mengatakan bahwa dia baru berada di sini selama satu musim dan saya pikir, dia tidak akan pergi, ” ujar Cresswell kepada Daily Mail.

” Tidak ada alasan buatnya untuk pergi. Dia senang berada di sini, fans juga mencintainya, semuanya sempurna. Musim ini kami tampil bagus dan akan pindah ke stadion baru. Saya tahu dia menyukainya dan akan bertahan. ”

” Dimitri Payet begitu fantastis buat kami. Biasanya, butuh beberapa musim bagi seorang pemain asing untuk beradaptasi, belajar bahasa dan juga kultur, tapi lihatlah dia dan apa yang sudah dilakukannya musim ini, ” kata Cresswell.

Sumber : Detik.com